Bagaimana Cara Menghitung Keramik untuk Kebutuhan Lantai?

Keramik banyak digunakan sebagai pelapis permukaan lantai. Umumnya, keramik hadir dalam berbagai jenis corak atau motif sehingga bisa Anda pilih sesuai kebutuhan desain interior bangunan. Mulai dari keramik bercorak marmer, batu alam, hingga kayu, semuanya tersedia untuk kebutuhan permukaan lantai Anda.

Keramik ini tidak hanya hadir dalam corak berbeda, ukuran yang dipasarkan pun cukup beragam. Beberapa yang cukup sering ditemui di pasaran adalah 20x20 cm, 30x30 cm, hingga 60x60 cm. Agar permukaan lantai bisa tampak rapi dengan keramik, tentunya Anda harus mengetahui cara menghitung keramik untuk kebutuhan lantai. Bagaimana caranya?

Ukur dulu luas lantai yang akan dipasangi keramik

Dalam satu rumah atau bangunan, biasanya keramik yang digunakan bisa lebih dari satu. Bahkan tiap ruangan bisa dipasangi keramik dengan corak yang berbeda antara satu dengan lainnya. Untuk itu, sebagai cara menghitung keramik yang pertama, Anda wajib mengukur luas lantai terlebih dulu.

Jika memang keramik yang digunakan untuk tiap ruangan akan berbeda, hitung tiap luas lantainya. Misalnya, luas lantai kamar utama adalah 4x5 meter, yaitu 20 meter. Sedangkan, ruang tamu memiliki luas 3x4 meter, yaitu 12 meter. Pengukuran luas lantai sangat penting dilakukan untuk membantu Anda membeli keramik dalam jumlah tepat.

Cari tahu luas satu kotak keramik

Sudah mengetahui luas lantai yang akan dipasangi keramik? Saatnya Anda menyesuaikannya dengan keramik yang akan dibeli. Anggaplah Anda akan membeli keramik untuk melapisi lantai di kamar utama seluas 20 meter tadi. Nah, cara menghitung keramik selanjutnya adalah dengan mencari tahu luas satu kota keramik.

Katakanlah Anda akan membeli keramik berukuran 40x40 cm per kepingnya. Lalu, satu kotak berisi 25 keping keramik. Berarti, luas satu kotak keramik adalah 25 keping x 0,4 meter x 0,4 meter = 4 meter persegi. Kemudian, bagilah luas ruangan dengan luas satu kotak keramik tersebut. Berarti, luas kamar utama : luas satu kotak keramik = 20 : 4 = 5. Artinya, Anda membutuhkan 5 kotak keramik untuk melapisi permukaan lantai kamar utama di rumah Anda.

Mari kita ambil contoh lain untuk ruang tamu seluas 12 meter di atas. Untuk ruang tamu, katakanlah Anda berencana menggunakan keramik berukuran 30x30 cm per kepingnya, di mana satu kotak berisi 20 keping keramik.

Menggunakan perhitungan yang sama, berarti luas satu kotak keramik adalah 0,3 meter x 0,3 meter x 20 = 1,8 meter persegi. Lalu, jika luas ruang tamu dibagi dengan luas satu kotak persegi, maka hasilnya adalah 12 : 1,8 = 6,67 (dibulatkan menjadi 7). Jadi, Anda memerlukan 7 kotak keramik untuk melapisi permukaan lantai ruang tamu.

Tambahkan 5% sebagai cadangan

Sebagai langkah berjaga-jaga, biasanya banyak orang menerapkan cara menghitung keramik dengan menambahkan 5%. Misalnya, untuk kebutuhan kamar utama tadi, Anda memerlukan 5 kotak keramik. Jika ditambahkan 5%, hasil akhirnya memang tidak bulat, yaitu menjadi 5,25.

Jadi, Anda bisa menambahkan 1 kota keramik lagi. Hal ini dilakukan untuk antisipasi jika mungkin terjadi salah pemotongan keramik atau ada keramik yang pecah. Jadi, Anda pun tidak perlu bingung atau harus bolak-balik ke toko bangunan untuk membeli keramik dengan model sama.

Sekarang tidak perlu lagi bingung harus membeli berapa dus keramik untuk kebutuhan permukaan lantai Anda di rumah atau bangunan lain. Semoga panduan singkat di atas bisa membantu Anda!


Cek harga klik disini
Media
Admin Klopmart
24 Okt 2019

Related Article