7 Perbedaan Baut dan Sekrup, Jangan Sampai Salah Ya!

Ada beberapa perbedaan baut dan sekrup yang tidak banyak diketahui oleh orang-orang. Baut dan sekrup memang sekilas terlihat mirip, karakteristik dan fungsi dari keduanya juga hampir sama, tetapi baut dan sekrup sebenarnya adalah dua alat pengikat yang memiliki keunikannya masing-masing.

Lantas, apa saja sih perbedaan sekrup dan baut? Sebelum mendapatkan jawaban atas pertanyaan tersebut, sebaiknya Anda membaca penjelasan lebih lanjut mengenai baut dan sekrup terlebih dahulu di bawah ini.

Apa Itu Baut?

Baut adalah alat pengencang atau penyambung tidak runcing yang menggunakan ring dan mur untuk menahan beberapa benda bersama-sama. Baut dapat digunakan untuk merakit objek yang tidak memiliki ulir dengan menggunakan mur.

Baut biasanya digunakan untuk membuat sambungan dengan menggunakan mur untuk menerapkan gayanya, sedangkan batangnya digunakan sebagai pasak. Untuk alasan tersebut, ada banyak baut memiliki batang yang tidak berulir, membuatnya lebih efektif untuk dijadikan sebagai pasak.

Ada banyak jenis baut yang berbeda, mulai dari ukuran, panjang, hingga kegunaannya. Selain itu, baut juga tersedia dalam berbagai bahan, seperti baja, stainless steel, perunggu, kuningan, dan nilon. Namun, kebanyakan baut terbuat dari baja karena banyak perusahaan manufaktur lebih menyukai bahan tersebut.

Baca juga: Tabel Ukuran Baut, Lengkap dengan Cara bacanya

Apa Itu Sekrup?

Sekrup adalah alat pengencang atau penyambung mekanis dengan batang berulir yang dirancang untuk menjadi sambungan antara dua benda atau lebih secara sekaligus. Sekrup biasanya dipasang di lubang berulir, kecuali sekrup self-tapping yang membuat ulirnya sendiri.


Tidak seperti baut, sekrup tidak memerlukan mur karena sekrup dapat dipasang dengan mengencangkannya ke dalam lubang menggunakan obeng yang sesuai dengan kepalanya. Sekrup umumnya berukuran lebih pendek dari lebar bahan yang dipasangi sehingga sekrup tidak menonjol di sisi lain.

Sama seperti baut, sekrup memiliki ukuran, panjang, bahan, dan kegunaan yang berbeda-beda. Selain itu, sekrup juga memiliki berbagai macam bentuk dan ukuran kepala, seperti pan, kancing, bulat, jamur, oval, bohlam, keju, laring, dan flensa.

Baca juga: 7 Jenis Sekrup dan Kegunaannya yang Wajib Anda Pahami

Perbedaan Baut dan Sekrup

Walaupun secara bentuk baut dan sekrup sekilas terlihat sama, sebenarnya ada beberapa perbedaan baut dan sekrup dari segi fungsinya. Selain itu, baut dan sekrup juga memiliki karakteristik dan fungsinya masing-masing.

Baut dan sekrup memang sama-sama digunakan untuk menyambungkan atau mengencangkan benda, tetapi ada perbedaan di antara kedua alat tersebut. Berikut ini adalah perbedaan baut dan sekrup yang perlu Anda pahami.

1. Ulir

Perbedaan baut dan sekrup yang paling menonjol adalah bentuk dari ulirnya. Sekrup memiliki ulir penuh, dari mulai ujung batangnya hingga kepalanya. Di sisi lain, ulir pada baut hanya ada di batangnya saja, tidak sampai kepalanya.

Ujung ulir dari sekrup juga cenderung runcing, karena digunakan untuk melubangi permukaan benda. Sedangkan baut memiliki ujung ulir yang tirus dan tumpul agar lebih mudah dimasukkan ke dalam mur penguncinya.

Selain itu, ulir sekrup memiliki kemiringan yang tajam dibandingkan dengan baut, karena digunakan untuk mengikis permukaan benda secara langsung. Sedangkan baut memiliki ulir yang lebih halus karena digunakan pada benda yang sudah berlubang.

Baca juga: Apa Saja Macam-Macam Baut dan Kegunaannya?

2. Penggunaan Mur

Pada dasarnya, baut tidak dapat digunakan jika tidak ada mur. Ketika Anda hendak menggunakan baut, mur tersebut akan berfungsi sebagai pengunci agar baut dapat menempel. Di sisi lain, sekrup tidak memerlukan mur karena sekrup bisa langsung mengunci pada bagian benda yang dipasanginya.

3. Obeng dan Kunci

Alat yang digunakan untuk memasang baut dan sekrup juga berbeda. Ketika Anda ingin menggunakan baut, alat yang digunakan untuk memasangnya adalah kunci pas (wrench). Sedangkan jika Anda ingin menggunakan sekrup, alat yang digunakan untuk memasangnya adalah obeng (screwdriver).

Baca juga: Fungsi Obeng Ketok dan Cara Menggunakannya

4. Kekuatan

Baut cenderung lebih kuat sebagai alat pengencang atau penyambung daripada sekrup. Mur yang digunakan sebagai pengunci baut dapat memastikan bahwa baut tidak akan lepas, kecuali karena berkarat. Di sisi lain, sekrup hanya mengandalkan bahan yang dipasanginya saja untuk menempel. Ketika bahan tersebut mulai melemah, maka sekrup juga akan sangat mudah lepas.

5. Penggunaan

Faktor terbesar apakah Anda harus menggunakan sekrup atau baut adalah apa yang sedang dikerjakan. Anda dapat menggunakan sekrup pada proyek konstruksi ringan hingga sedang, seperti pembuatan pagar atau pembingkaian.

Jika Anda sedang mengerjakan proyek kelas berat, maka sebaiknya Anda menggunakan baut. Selain dapat memberi kekuatan yang lebih, baut juga dapat dilepas dan dipasangkan atau bongkar pasang dengan lebih mudah.

Baca juga: Cara Menggunakan Obeng dengan Tepat

6. Material yang Dipasangi

Material yang dipasangi baut dan sekrup cenderung berbeda. Kedua alat pengencang tersebut memiliki keunggulannya masing-masing pada material tertentu. Sekrup biasanya dapat digunakan pada lebih banyak material, seperti:

  1. Kayu
  2. Papan
  3. Dinding
  4. Lembaran logam
  5. Dek

Di sisi lain, baut lebih biasa digunakan pada material kelas berat, seperti:

  • Beton
  • Papan logam
  • Balok

Ada beberapa bahan yang mungkin memerlukan sekrup atau baut untuk mengencangkannya. Pastikan untuk mempertimbangkan beban yang diletakkan pada alat pengencang dalam kombinasi dengan bahan saat memilih antara baut dan sekrup.


7. Harga

Harga selalu menjadi faktor saat menganggarkan sebuah proyek, terutama jika Anda akan membutuhkan banyak alat pengencang. Pada dasarnya, harga baut relatif lebih mahal dibanding sekrup.

Meskipun harga baut tergolong lebih mahal, penggunaan alat pengencang yang benar akan menghemat uang Anda dalam jangka panjang. Jika Anda akhirnya harus melakukan perbaikan pada proyek karena menggunakan alat yang salah, sama saja tidak menghemat uang tersebut bukan?

Jika Anda membutuhkan baut baja ringan untuk keperluan konstruksi, Anda dapat menemukannya di Klopmart. Semoga penjelasan mengenai perbedaan baut dan sekrup ini dapat membantu ya!

 
Media

Klopmart

KlopMart adalah platform digital untuk solusi terkini kebutuhan material bahan bangunan yang terhubung ke berbagai suplier dan distributor terpercaya dengan jaminan kualitas terbaik dan harga terjangkau.

Inspirasi Lainnya

4 Cara Agar Besi Tidak Berkarat yang Jarang Diketahui

Besi Bangunan

4 Cara Agar Besi Tidak Berkarat yang Jarang Diketahui

Selengkapnya
7 Cara Cuci Karpet Bulu Rasfur yang Benar Agar Lebih Awet

Tips & Trik

7 Cara Cuci Karpet Bulu Rasfur yang Benar Agar Lebih Awet

Selengkapnya
6 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Sofa secara Praktis dan Hasil Kinclong

Tips & Trik

6 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Sofa secara Praktis dan Hasil Kinclong

Selengkapnya