Konstruksi

8 Jenis Paku yang Harus Anda Ketahui dalam Pekerjaan Konstruksi

Media
21 Mar 2022

Klopmart

KlopMart adalah platform digital untuk solusi terkini kebutuhan material bahan bangunan yang terhubung ke berbagai suplier dan distributor terpercaya dengan jaminan kualitas terbaik dan harga terjangkau.

Untuk mempermudah pekerjaan konstruksi yang sedang Anda lakukan, ada baiknya jika Anda mempelajari macam-macam paku terlebih dahulu. Dalam setiap jenis konstruksi, Anda pasti menggunakan paku untuk mengikat setiap komponen dalam bangunan agar tidak lepas dan membuat bangunan berdiri dengan sempurna.

Lantas, apa saja sih macam-macam paku yang ada? Apa saja perbedaannya? Yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Macam-Macam Paku

Tahukah Anda bahwa ada banyak jenis paku yang dapat digunakan dalam konstruksi? Setiap jenis yang berbeda memiliki kelebihan dan fungsi yang berbeda sehingga konstruksi Anda dapat diselesaikan dengan sempurna dan meminimalkan kesalahan atau kekurangan.

Agar Anda dapat memahami dengan baik macam-macam paku, berikut ini adalah bahasan lengkapnya:

1. Paku Beton

Paku beton merupakan salah satu jenis paku yang sangat umum digunakan dan memiliki fungsi yang luas dalam sebuah konstruksi bangunan. Paku ini adalah jenis paku yang paling sering Anda temukan.

Dari segi kekuatan, paku beton merupakan salah satu jenis paku yang paling kuat dibandingkan paku lainnya. Ukuran dari paku beton ini biasanya berkisar antara 2 cm hingga 15 cm.

Baca juga: Apa Itu Paku Bumi? Pahami Fungsi dan Kegunaannya dalam Konstruksi

2. Paku Tembok

Salah satu paku yang multifungsi dan bisa digunakan untuk berbagai keperluan adalah paku tembok. Meski namanya paku tembok, sebenarnya fungsi utama dari paku ini adalah untuk mengikat balok kayu buatan seperti papan tulis tebal ke kayu jati. Keunikan dari jenis paku ini adalah memiliki kepala seperti kerucut terbaik sehingga proses pemasangannya membutuhkan sedikit keahlian. Ukuran pasak berkisar antara 3 cm hingga 8 cm.


3. Paku Cacing

Paku cacing, atau biasa dikenal dengan sebutan paku jepit papan, berfungsi untuk mengikat antar papan kayu agar tidak lepas dan terikat erat. Sesuai dengan namanya, paku cacing memiliki bentuk yang bergelombang seperti cacing berjalan. Paku cacing juga memiliki ukuran yang sangat kecil, yaitu hanya 3 mm.

Baca juga: 7 Cara Cepat Untuk Membuat Kursi Kayu Minimalis

4. Paku Bengkirai

Jika Anda sedang membangun kusen jendela atau pintu yang menggunakan balok kayu solid dan keras, maka Anda bisa menggunakan paku bengkirai sebagai bahan pengikat utama. Paku bengkirai memiliki ukuran antara 3 cm sampai 10 cm.

5. Paku Kawat Baja

Meski memiliki bentuk yang menyerupai paku beton, paku kawat baja memiliki ciri khas yang bisa membuatnya berbeda. Kepala paku kawat baja biasanya tebal dan memiliki guratan sehingga paku dapat tetap kuat dan tidak mudah rusak saat dipalu. Tekstur leher paku kawat baja. Paku ini juga memiliki ukuran yang mirip dengan paku beton, berkisar antara 2 cm hingga 15 cm.

6. Paku Duplex

Dalam proses pengecoran, biasanya perajin akan menggunakan kawat yang diikat menjadi satu sehingga bisa menjadi penanda atau patokan untuk pengecoran. Paku duplex adalah jenis paku yang memiliki ujung kepala yang unik dan memiliki fungsi agar kawat dapat diikat dengan mudah.

Selain itu, pada batangnya juga terdapat benang yang berfungsi agar jenis paku ini memiliki daya cengkeram yang kuat dan tidak mudah lepas. Ukuran kuku duplex berkisar antara 8 cm hingga 15 cm.

Baca juga: 5 Jenis Kayu Olahan Untuk Furniture

7. Paku Rivet

Paku rivet memiliki fungsi untuk mengikat atau menyambung pelat logam secara permanen tanpa harus takut lepas. Usahakan untuk melakukan perhitungan yang baik dan tepat sebelum memasang paku keling karena setelah dipasang maka paku keling tidak akan bisa lagi dilepas atau dibongkar.

Paku rivet sendiri dibagi menjadi tiga jenis yang berbeda, yaitu rivet kepala penuh, rivet kepala setengah tertanam, dan rivet kepala terendam. Untuk ukurannya, paku ini memiliki panjang sekitar 4 cm dan diameter antara 12 mm - 50 mm.


8. Paku Seng

Jika Anda memiliki rencana untuk membangun atap seng, maka salah satu paku yang bisa Anda gunakan adalah paku seng. Paku ini terbuat dari besi yang sudah diberi lapisan galvanis sehingga awet dan bisa digunakan dalam waktu yang lama. Paku ini juga bisa digunakan untuk menyambung asbes dan papan fiber agar tidak lepas. Salah satu keunikan paku seng adalah memiliki batang yang sedikit berulir. Ukuran paku ini bisa Anda temukan berkisar antara 7 cm hingga 10 cm.

Nah, jika Anda sedang membutuhkan paku seng, Anda dapat menemukannya di Klopmart. Pemesanannya mudah dilakukan, serta barang dapat diantar ke alamat yang Anda tentukan. Semoga penjelasan mengenai macam-macam paku ini dapat membantu Anda, ya!

Inspirasi Lainnya

9 Merk Besi Beton SNI Paling Bermutu di Indonesia 2024

Konstruksi

9 Merk Besi Beton SNI Paling Bermutu di Indonesia 2024

Selengkapnya
10 Rekomendasi Merk Mortar Terbaik: Lebih Kuat dan Tahan Lama

Konstruksi

10 Rekomendasi Merk Mortar Terbaik: Lebih Kuat dan Tahan Lama

Selengkapnya
10 Merk Semen Terbaik di Indonesia untuk Proyek Bangunan yang Kokoh

Konstruksi

10 Merk Semen Terbaik di Indonesia untuk Proyek Bangunan yang Kokoh

Selengkapnya