Baut & Perkakas

17 Jenis Mata Bor dengan Fungsinya dari Masing-Masing Jenisnya

Media
04 Sep 2019

Klopmart

KlopMart adalah platform digital untuk solusi terkini kebutuhan material bahan bangunan yang terhubung ke berbagai suplier dan distributor terpercaya dengan jaminan kualitas terbaik dan harga terjangkau.

Setelah kita mengerti cara memilih mesin bor yang tepat sesuai keperluan dan budget, sekarang kita perlu mengenal jenis-jenis mata bor. Pernahkah Anda mengalami patahnya mata bor saat sedang mengebor tembok beton? Pernahkah Anda tidak puas dengan hasil kerja mesin bor Anda? Padahal Anda sudah membeli mesin bor  terbaru dan paling canggih di pasaran! Kemungkinannya adalah, Anda tidak menggunakan mata bor yang sesuai dengan jenis pekerjaannya.

Oke… Mari kita perhatikan satu persatu…

mata-bor

 

1. Mata Bor High Speed Steel (HSS Bits)

Mata bor HSS adalah mata bor yang umum dipakai. Dikenal juga sebagai Twist Bits. Mata bor HSS terdiri dari 3 macam:

  • HSS reguler. Mata bor ini cocok untuk penggunaan sehari-hari atas material kayu, plastik dan logam.
  • HSS Titanium Nitride. Ini adalah mata bor HSS yang diberi coating Titanium Nitride sehingga usia pakainya lebih panjang daripada mata bor HSS reguler. Mata bor ini sesuai untuk pengerjaan material kayu, plastic dan logam.
  • HSS Cobalt berbahan dasar logam campuran antara High Speed Steel dengan cobalt. Mata bor ini lebih tahan temperatur tinggi, HSS Cobalt adalah jenis mata bor untuk stainless steel, high tensile steel, besi tuang, kuningan dan sambungan las.


2. Mata Bor Kayu (Brad Point/Spur Bits)

Ini juga disebut Spur Bits karena memiliki ujung yang runcing. Mata bor ini digunakan untuk melubangi kayu. Ujung runcing ini berfungsi untuk mempertahankan posisi mata bor tetap lurus terhadap permukaan kayu sehingga lubang yang dihasilkan cukup halus dan presisi.

3. Mata Bor Kipas (Spade Bits)

Memiliki bentuk melebar dengan ujung runcing tipikal mata bor untuk pengerjaan kayu. Lubang yang dihasilkan lebih lebar diameternya dibandingkan mata bor kayu spur bits.

4. Mata Bor Auger (Auger Bits)

Memiliki alur yang dapat mendorong mesin bor untuk maju sambil mengebor, sehingga mesin bor tidak perlu didorong terlalu kuat. Mata bor ini untuk membuat lubang berdiameter besar pada material kayu yang tebal dan keras.

Baca juga: 3 Cara Mengasah Mata Bor Besi yang Sudah Tumpul

5. Mata Bor Beton (Masonry Bits)

Memiliki ujung yang dilapisi tungsten carbide yang keras sehingga cocok untuk pengerjaan material batu bata, semen, beton dan batu. Mata bor ini untuk digunakan pada mesin bor impact

6. Mata Bor Multifungsi (Multi-Purpose Bits)

Memiliki ujung yang sangat keras sehingga dapat digunakan untuk pengerjaan material kayu, plastik, hampir segala jenis logam, dan juga beton/batu. Dapat digunakan pada mesin bor impact, baik dalam mode drill ataupun hammer. Walaupun begitu tetap direkomendasikan untuk menggunakan mata bor yang sesuai dengan jenis pekerjaannya sehingga hasilnya dapat optimal.

7. Mata Bor Kaca (Spear Point Bits)

*gambar mata bor kaca

Memiliki ujung seperti ujung mata tombak sehingga dijuluki spear point bits. Mata bor ini memiliki ujung dari tungsten carbide yang keras sehingga cocok untuk pengerjaan material kaca, keramik dan porselen. Mata bor ini harus menggunakan putaran mesin yang rendah dan perlu dilumasi dengan air, terpentin atau minyak tanah supaya temperatur kerja tetap rendah. Hal ini perlu untuk memperpanjang usia pakainya.

8. Hole Shaw Bits

Memiliki fungsi yang sama dengan jenis sebelumnya, mata bor ini digunakan dalam berbagai mesin bor dan media berbeda. Mata bor ini umumnya digunakan untuk membuat lubang dengan diameter 25 mm hingga 60 mm. Untuk penggunaannya hanya pada plat tipis logam saja, tidak bisa terlalu tebal. 

9. Bor Senter (Center Drill)

Bor senter atau center drill adalah mata bor yang umumnya digunakan pada mesin bubut atau pada mesin bor duduk. Bor ini digunakan untuk membuat lubang permulaan pada permukaan benda keras logam atau fiber. 

10. Twist Bits

Mata bor ini adalah mata bor yang seringkali kita jumpai, karena sifatnya yang universal. Hal ini dikarenakan, jenus mata bor ini sering digunakan di berbagai jenis mesin bor. 

Mata bor ini digunakan untuk mengebor besi, kayu atau plastik. Ukuran mata bor ini umumnya tersedia dengan diameter 4 mm sampai 12 mm. Mata bor mansory bits ini mempunyai fisik yang sama dengan tiwst bits, tetapi sedikit berbeda karena terdapat pisau khusus yang terbuat dari bahan keras pada ujungnya. 

Fungsi dari mata bor ini adalah membuat lubang pada tembok, beton, dan batu. Umumnya, mata bor ini digunakan pada mesin bor dengan setelan martil yang memiliki gerakan pengeboran seperti ketukan martil. 

11. Mansory Bits

Mata bor mansory bits ini mempunyai fisik yang sama dengan tiwst bits, tetapi sedikit berbeda karena terdapat pisau khusus yang terbuat dari bahan keras pada ujungnya. 

Fungsi dari mata bor ini adalah membuat lubang pada tembok, beton, dan batu. Umumnya, mata bor ini digunakan pada mesin bor dengan setelan martil yang memiliki gerakan pengeboran seperti ketukan martil. 

12. Countersink Bits

Countersink bits adalah mata bor kayu yang berfungsi untuk membuat lubang 45 derajat pada permukaan kayu. Lubang ini umumnya digunakan untuk tempat sekrup agar sama rata dengan kayu. Bentuk sudut dari mata bor ini adalah 90 derajat. 

13. Forstner Bits

Forstner bits merupkan alat perkakas yang digunakan untuk membuat lubang engsel sendok pada permukaan kayu. Unutk menggunakannya, mata bor ini harus menggunakan meson bor duduk karena getara yang dihasilkan cukup besar shingga sulit unutk menstabilkannya. 

14. Router Bits

Router bits adalah mata bor yang berfungsi untuk membuat produk pada permukaan kayu atau benda lunak lainnya. Umumnya, mata bor ini digunakan untuk mesin outer atau trimmer

Baca Juga: 7 Rekomendasi Bor Listrik Terbaik pada Tahun 2022

15. Chisel Bits

Chisel bits adalah mata bor yang terbilang unik karena lubang yang dihasilkan berbentuk kotak, yang membuat mata bor ini berbeda dengan mata bor jenis lainnya. Umumnya, untuk menggunakannya dengan mesin hollow chisel mortiser


16. Drag Bits

Drag bits adalah jenis mata bor yang umumnya digunakan untuk membuat lubang pada lapisan formasi lunak. Dengan bentuk yang memiliki nozzle jet yang berfungsi unutk menyemprot blander agar selalu bersih dan mampu mengeluarkan lumpur yang ada pada rangkaian pipanya. 

Bagian mata tajamnya terbuat dari baja paduan dan pada bagian muka (faced) yang keras diperkuat dengan tungsten carbide.

Maslaah yang biasanya terjadi pada mata bor jenis ini adalah lubang pengeboran sumur yang bengkok, yang mengakibatkan diameter kurang simetris tanpa adanya pemadatan pada bagian sisi lubang.

Baca juga: Perbedaan mesin bor 10mm dan 13mm

17. Flat Bits

Flat bits adalah mata bor yang memiliki benntuk menyerupai spur bits dengan runcing yang terdapat pada ujungnya. Akan tetapi, memiliki fungsi yang berbeda dengan spur bits, yaitu menghasilkan lubang dalam yang besar. 

Itulah beberapa mata bor yang umum dipakai dalam pekerjaan sehari-hari. Ada lagi beberapa jenis mata bor lain yang dipakai untuk keperluan khusus. tetapi hal itu akan kita bahas dalam artikel yang lain. Apabila Anda ingin memulai mengasah mata bor dengan mesin bor, Anda bisa gunakan mesin bor Bosch GBH 2-24 DRE yang memiliki kecepatan bor terbaik dengan suku cadang yang mudah dirawat. Dapatkan berbagai pilihan mata bor dengan harga terbaik hanya di klopmart!

 

Inspirasi Lainnya

9 Merk Besi Beton SNI Paling Bermutu di Indonesia 2024

Konstruksi

9 Merk Besi Beton SNI Paling Bermutu di Indonesia 2024

Selengkapnya
10 Rekomendasi Merk Mortar Terbaik: Lebih Kuat dan Tahan Lama

Konstruksi

10 Rekomendasi Merk Mortar Terbaik: Lebih Kuat dan Tahan Lama

Selengkapnya
10 Merk Semen Terbaik di Indonesia untuk Proyek Bangunan yang Kokoh

Konstruksi

10 Merk Semen Terbaik di Indonesia untuk Proyek Bangunan yang Kokoh

Selengkapnya