7 Cara Mengatasi Tembok Lembab dan Berjamur dalam Menjaga Kesehatan keluarga

Bagaimana cara mengatasi tembok lembab dan cat mengelupas? Kedua masalah ini menjadi satu kesatuan yang membuat penampilan tembok rumah Anda menjadi tidak sedap dipandang. Bahkan bisa merusak bagian lainnya serta membuat kotor. Ingin tahu bagaimana cara mengatasi masalah ini? Simak rangkumannya di bawah ini.

Namun, sebelum itu mari kita bahas apa saja bahaya-bahaya yang dapat ditimbulkan jika tembok lembab dan berjamur.

Apa Bahaya Tembok Lembab dan Berjamur?

Merujuk Klikdokter, ternyata tembok yang lembab dan berjamur dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan untuk keluarga Anda, yaitu:

1. Alergi

Periksa kembali masalah kesehatan anggota keluarga Anda, apabila sering mengalami bersin dan gatal-gatal tanpa sebab, bisa jadi jamur yang menempel di tembok rumah Anda menjadi penyebabnya.

Jika gatal dan bersin tersebut mereda setelah anggota keluarga Anda berada di luar rumah, berarti menandakan gejala tersebut dipicu oleh alergi jamur. Dalam dunia medis, peristiwa tersebut dikenal sebagai mold allergy.

Baca juga: 14 Cara Mengecat Tembok yang Benar

2. Sukar Bernapas

Anda perlu berhati-hati jika ada jamur yang menempel di tembok rumah Anda, karena itu bisa menjadi iritan penghasil racun, mengiritasi tenggorokan, hidung, dan paru-paru.

Apalagi jika ada di antara anggota keluarga Anda yang merupakan pengidap asma. Gejala sesak napas dapat saja langsung muncul saat mereka menghirup spora jamur.


3. Sinusitis

Bahaya selanjutnya adalah berisiko terkena sinusitis. Ya, sinusitis adalah peradangan pada rongga sinus yang dipicu oleh proses infeksi virus, bakteri, atau jamur.

Oleh karena itu, risiko Anda sekeluarga terkena sinusitis sangat tinggi apabila tembok rumah banyak ditumbuhi jamur mildew dan mold.

4. Terinfeksi Bakteri Escherichia coli

Bahaya selanjutnya apabila tembok Anda lembab dan berjamur yaitu Anda dapat terserang berbagai penyakit seperti infeksi saluran kemih, pneumonia, dan diare.

Adapun gejala yang dapat Anda rasakan yaitu lesu, nyeri perut, muntah, lemah, lesu bahkan dehidrasi.

5. Terinfeksi Staphylococcus aureus

Selain bakteri E.coli, bahaya lain yang bisa mengintai apabila memiliki tembok yang lembab adalah terinfeksi bakteri Staphylococcus aureus.

Bakteri ini dapat menyerang berbagai organ tubuh, seperti sendi, kulit, dan saluran cerna. Gejalanya pun bermacam-macam, sesuai dengan organ tubuh yang diserang. Secara umum gejalanya yaitu nafas menjadi lebih cepat, demam, tekanan darah rendah, bahkan gelisah.

​Baca juga: Pilihan Cat yang Bisa Di Lap Untuk Memperindah Rumah

Cara Mengatasi Tembok yang Lembab, Cat Mengelupas dan Berjamur dengan Efektif

Cara Mengatasi Dinding Rumah yang Lembab

Oleh karena bahaya yang diakibatkan oleh tembok yang lembab, maka Anda perlu mengatasinya.

Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kecantikan tembok rumah Anda agar tidak lembab dan berjamur:

1. Cek Atap Rumah

Cara mengatasi tembok yang lembab dan berjamur yang wajib untuk dilakukan sebagai langkah awal adalah mengecek atap rumah Anda. Biasanya di bagian dinding yang lembab, ada kebocoran atap sehingga bisa merembes masuk ke dalam tembok. Inilah yang membuat tembok menjadi lembab sehingga lama kelamaan cat pasti mengelupas juga. 

Kalau memang sudah terbukti ada kebocoran pada bagian atap, jangan dibiarkan begitu saja. Selain pasti akan terus bocor ketika hujan datang, tembok Anda akan semakin rusak. Sebaiknya segera perbaiki atap yang bocor. Jangan lakukan langkah ini sendiri. Lebih disarankan memanggil tukang yang sudah ahli agar pekerjaan berjalan lancar dengan hasil maksimal.

2. Buat Sirkulasi Udara

Sirkulasi udara dapat membantu Anda untuk mencegah dinding rumah mengalami lembab. Hal ini dapat berujung pada rusanya cat dinding rusak hingga mengelupas yang berujung pada tumbuhnya jamur. Kalau dinding rumah sudah lembab dan berjamur, Anda tinggal menunggu saja sampai dinding rumah mengalami bocor.

Salah satu cara untuk membuat sistem sirkulasi udara yang baik adalah dengan membiarkan pintu ruangan terbuka. Jangan sungkan untuk membuka pintu ruangan yang sedang tidak digunakan. Buka pintu ruangan tersebut selama beberapa jam untuk mengatasi tembok lembab dan berjamur.

3. Membersihkan Cat Terkelupas

Cara selanjutnya untuk membuat penampilan tembok kembali sempurna adalah membersihkan cat yang terkelupas. Anda bisa membersihkannya dengan cairan paint remover. Cairan ini sangat bagus untuk menjadi langkah awal dalam pengecatan ulang serta pembersihan tembok. 

Kandungan kimia yang ada di dalam paint remover mampu merontokkan sisa cat lama sehingga Anda dapat menggantinya dengan cat baru. Jika sudah memberikan paint remover, langsung sikat dengan kasat agar pengelupasan bisa terjadi secara optimal.

Ingat, tetap jaga diri dengan menggunakan sarung tangan dan masker dalam proses membersihkan cat terkelupas menggunakan paint remover.

​Baca juga: Ini Dia Cara Menyemen Tembok dengan Mudah dan Tepat

4. Amplas Dinding

Sebelum mengecat ulang dinding rumah Anda, ada baiknya Anda mengamplas dinding terlebih dahulu. Mengapa demikian? Karena dinding yang menjadi bekas bagian cat terkelupas memiliki permukaan yang kasar. Untuk mendapatkan permukaan dinding yang halus, Anda harus mengamplas dinding secara terus menerus hingga mendapatkan hasil yang Anda inginkan.

Bagaimana jika ada dinding yang bolong? Tambahkan sedikit semen putih untuk menambal bagian tersebut. Semen putih memiliki proses pengeringan yang lebih cepat ketika digunakan. Oleh karena itu, gunakan semen putih agar bisa langsung menuju ke tahap terakhir.

5. Gunakan Anti Jamur

Cairan anti jamur juga dapat Anda gunakan sebagai salah satu tindakan preventif. Anda juga bisa menyemprotkan cairan tersebut di dinding yang terkena jamur.

Caranya cukup mudah, bersihkan dinding menggunakan lap kering, kemudian semprotkan cairan anti jamur.

6. Manfaatkan Dehumidifier

Cara selanjutnya untuk mengatasi dinding tembok yang lembab adalah dengan memanfaatkan dehumidifier. Anda dapat menggunakannya untuk mengurangi kelembaban pada tembok rumah.

Bentuknya mirip seperti AC portabel sehingga sangat mudah dipindah-pindahkan. Anda bisa memanfaatkan alat yang satu ini terlebih saat musim hujan tiba.

7. Cat Dinding dengan Cat Waterproof

Cat Tembok untuk dinding lembap

Setelah Anda mengamplas ulang dinding, sekarang Anda sudah bisa mulai mengecat ulang tembok rumah Anda. Untuk mengatasi dinding lembab dan mengelupas ke depannya, Anda bisa mengaplikasikan cat dasar yang memiliki sifat anti air atau waterproof.

Cat waterproof sangat cocok digunakan sebagai lapisan dasar atau lapisan pertama untuk melindungi dinding rumah. Jika dinding Anda sudah kedap air, maka dinding rumah Anda akan terhindar dari ancaman serangan jamur yang dapat membuat cat dinding terkelupas.

Jika sudah memberikan cat waterproof, Anda baru dapat menambahkan cat warna lain sesuai keinginan. Mudah, bukan?

Untuk pemilihan cat waterproof sendiri, sebaiknya jangan sembarangan. Anda harus menggunakan cat waterproof dengan kualitas terbaik dan sudah terbukti hasil kerjanya. Klopmart memberikan rekomendasi No Drop sebagai cat pelapis anti bocor dengan teknologi waterproof terdepan.


Kesimpulan

Itulah dia cara mengatasi tembok lembab dan cat mengelupas yang dapat Anda terapkan. Jika Anda mendapati tembok lembab dan cat mengelupas di rumah, Anda tidak perlu panik. Segera rencanakan untuk membuat sistem sirkulasi udara yang baik dan perbaiki cat dinding rumah Anda dengan menggunakan cat waterproof.

Anda dapat langsung membeli cat waterproof No Drop dari berbagai ukuran bersama Klopmart. Dengan informasi cara mengatasi tembok lembab dan cat mengelupas, cek harga cat No Drop di Klopmart sekarang juga.

Media

Klopmart

KlopMart adalah platform digital untuk solusi terkini kebutuhan material bahan bangunan yang terhubung ke berbagai suplier dan distributor terpercaya dengan jaminan kualitas terbaik dan harga terjangkau.

Inspirasi Lainnya

4 Cara Agar Besi Tidak Berkarat yang Jarang Diketahui

Besi Bangunan

4 Cara Agar Besi Tidak Berkarat yang Jarang Diketahui

Selengkapnya
7 Cara Cuci Karpet Bulu Rasfur yang Benar Agar Lebih Awet

Tips & Trik

7 Cara Cuci Karpet Bulu Rasfur yang Benar Agar Lebih Awet

Selengkapnya
6 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Sofa secara Praktis dan Hasil Kinclong

Tips & Trik

6 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Sofa secara Praktis dan Hasil Kinclong

Selengkapnya