4 Bahan Bangunan yang Dibutuhkan untuk Merenovasi Rumah Anda

Merenovasi rumah umumnya tidak perlu bahan bangunan sebanyak saat Anda membangun rumah. Untuk renovasi, ada beberapa bahan bangunan yang lebih baik untuk dioptimalkan. Oleh sebab itu, berikut beberapa jenis bahan bangunan yang sering digunakan untuk merenovasi rumah.

Cat

Salah satu alasan merenovasi rumah yang paling umum dijumpai adalah untuk mengubah suasana rumah. Misalnya, usia rumah sudah terlalu tua sehingga bangunan rumah pun terlihat usang dan kusam. Jika hal ini terjadi pada Anda, maka cat adalah bahan bangunan yang layak untuk dipertimbangkan.

Cat bisa diaplikasikan pada dinding atau bahkan perabotan yang ada di rumah Anda. Dengan warna baru yang dihasilkan cat, kesan usang dan kusam pun bisa lenyap. Bukan hanya itu, cat juga bagus untuk menyamarkan kerusakan-kerusakan kecil pada rumah seperti retak ringan atau jamur pada dinding.

Keramik

Selain menggunakan cat, Anda juga bisa menggunakan keramik saat merenovasi rumah. Sama seperti cat, lantai keramik mampu menghadirkan nuansa baru pada rumah Anda dan digunakan sebagai bahan dekorasi yang indah. Cukup pasang keramik dengan warna atau motif yang diinginkan, maka Anda sudah bisa mendapatkan nuansa baru pada rumah.

Lantai keramik pun relatif lebih murah jika dibandingkan dengan bahan penyusun lantai lainnya seperti batu alam atau kayu. Kelebihan lainnya adalah keramik lebih mudah terlihat menyatu dengan furnitur atau aksesoris lain yang ada dalam satu ruang. Dengan begitu, Anda pun tidak perlu kebingunan menata ulang ruang.

Baja ringan

Jika masalah utama Anda ada pada atap rumah maka bahan bangunan yang sebaiknya dipilih saat renovasi rumah adalah baja ringan. Di Indonesia, rangka atap rumah lebih sering dibuat dari kayu. Padahal kayu lebih rentan rusak karena lapuk atau terkena serangan rayap. Bukan hanya itu, kayu juga relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan baja ringan.

Menurut laporan Cost vs Value 2019 dari website Remodeling, baja ringan adalah bahan bangunan yang sangat efisien. Nilai investasi dari baja ringan bahkan dapat mencapai 91.3% dari dana awal yang Anda gunakan untuk membelinya. Keuntungan lainnya adalah baja ringan lebih awet, tahan rayap, dan instalasinya pun mudah.

Batu bata

Renovasi rumah Anda tergolong besar? Maka bahan bangunan yang satu ini tidak dapat dilewatkan. Batu bata adalah elemen penting untuk membentuk bangunan. Mulai dari dinding hingga lantai, semua memerlukan batu bata dalam pembuatannya. Bersama dengan campuran semen, pasir, serta kerikil, batu bata adalah penyusun utama rumah. Bahan material batu bata disusun sedemikian rupa kemudian direkatkan dengan semen sudah bisa menjadi dinding atau lantai yang kokoh.

Jika renovasi rumah Anda memasukkan perluasan ruangan atau penambahan jumlah ruang, batu bata jelas harus ada dalam daftar bahan bangunan yang harus dipersiapkan. Pilih batu bata berkualitas baik agar bangunan kokoh dan awet. Salah satu jenis batu bata yang paling kuat dan baik kualitasnya adalah batu bata merah yang padat.

Dengan bahan-bahan bangunan yang telah disebutkan di atas, Anda sudah bisa memberikan sentuhan baru pada rumah. Jangan lupakan juga material penting seperti semen, pasir, kerikil, hingga besi penyangga, terlebih jika renovasi yang Anda lakukan tergolong besar. Setelah memilih bahan bangunan yang akan digunakan, Anda juga sebaiknya segera membuat perkiraan anggaran belanja agar budget yang dikeluarkan tidak membengkak.


Cek harga klik disini
Media
Admin Klopmart
08 Okt 2019

Related Article