4 Jenis Baja Ringan yang Umum Dalam Konstruksi

Meski namanya baja ringan, material satu ini tetap memiliki sifat dasar baja, yaitu kaku dan sangat kuat menopang beban berat. Dalam suatu konstruksi, peran baja ringan bisa menggantikan kayu untuk rangka atap. Justru dengan menggunakan baja ringan, atap rumah Anda akan memiliki massa lebih ringan dan tipis, namun kuat dalam menopang beban. Mari cari tahu jenis-jenis baja ringan untuk konstruksi atap di bawah ini.

Jenis baja ringan kaso atau trus

Pertama ada baja ringan kaso atau trus. Dalam konstruksi, baja ringan ini biasa dipakai untuk membuat kaki utama atau tiang utama bangunan. Baja kaso memiliki dua profil, yaitu jenis C dan W dengan ketebalan 0,8-1 mm. Perbedaan profil C dan W terletak pada ukuran, di mana profil W lebih besar daripada C. 
Jenis baja ringan kaso atau trus ini sangatlah fleksibel. Pemakaiannya dalam konstruksi bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Proses pengerjaan rangka atap dengan kaso pun bisa lebih cepat selesai karena prosesnya tak rumit. Kaso atau trus ini mudah dibentuk dan dipasang menyesuaikan bentuk rangka yang sudah direncanakan sebelumnya. 

Baja ringan reng atau profil B

Kedua, ada baja ringan reng atau yang sering disebut sebagai baja profil B. Baja reng adalah alternatif reng berbahan dasar bambu yang biasa dipakai untuk penahan genteng. Karena reng zaman dulu memakai bambu, maka proses pengolahan dan pemasangannya pun lebih lama. Reng harus direndam dulu dengan air agar tahan lama.
Demi mempersingkat proses konstruksi bangunan, dibuatlah versi reng berbahan dasar baja. Material ini selanjutnya disebut sebagai baja reng atau profil B. Dengan baja reng, proses pemasangan penahan genteng bisa lebih cepat dan singkat. Baja reng juga jauh lebih unggul dalam hal daya tahan dan kekuatannya. Bentuk baja reng yang menyerupai trapesium tipis ini akan membuat rumah Anda terlihat lebih keren. 

Baja ringan taso

Ketiga, ada jenis baja ringan taso. Taso adalah baja ringan dengan bentuk bidang menyerupai huruf A dan tampak luarnya mirip dengan balok berukuran kecil. Guna baja ringan taso adalah memperkuat konstruksi rangka atap bangunan sebelum genteng dipasang. Taso akan mengikat baja ringan profil B, lalu memperkuat dan mengikat kuda-kuda pada rangka demi menciptakan atap yang kokoh dan desain bangunan modern. Terakhir, taso akan memperkuat kondisi gording agar bisa meletakkan permukaan atap dengan baik.

Baja ringan Z

Keempat dan menjadi yang terakhir, ada jenis baja ringan Z. Bukan tanpa alasan jenis baja ini dinamakan Z karena bentuk pinggiran lapisannya mirip dengan huruf Z. Cara pasang atap baja ringan Z yaitu berguna sebagai profil utama dalam penyambungan, terutama pada struktur kuda-kuda di bagian rangka atap. Baja jenis ini memiliki titik berat tepat di bagian tengahnya sehingga membuatnya mudah menyeimbangkan dengan beban yang berada di kiri dan kanannya. 

Kelebihan baja ringan untuk atap rumah

Jenis atap baja ringan banyak dipilih untuk membuat cara pasang atap baja ringanrangka atap rumah karena menawarkan berbagai kelebihan. Baja jenis ini memiliki kekuatan tegangan tarik yang sangat tinggi, sekitar 550 Mpa sehingga membuatnya memiliki sifat lentur. Kalau dijadikan sebagai rangka atap, baja ringan tidak akan mudah hancur meski terkena panas matahari berlebih. 
Di samping itu, pemasangan baja ringan juga sangatlah mudah sehingga proses pembangunan rumah bisa selesai lebih cepat. Belum lagi sistem sambungan baja ringan yang mudah dirangkai dengan komponen kayu maupun beton, membuatnya gampang dibentuk untuk membuat berbagai model atap. 

Jenis baja ringan yang terbuat dari material logam berkualitas akan berdampak pada ketahanan yang membuatnya tidak gampang lapuk atau rusak. Perubahan cuaca ekstrem pun tidak akan memengaruhi baja ringan karena sudah didesain tahan terhadap segala cuaca. Kalau Anda berencana membangun atau merenovasi rumah, gunakan baja ringan APlus yang bisa dibeli di Klopmart. 


Cek harga klik disini
Media
Admin Klopmart
15 Jan 2021

Related Article