Apa Itu Wall Cladding? Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Harganya

Wall cladding atau dikenal juga dengan dinding lembaran merupakan salah satu elemen penting dalam desain bangunan yang tidak hanya berfungsi sebagai pelindung struktural, tetapi juga memberikan nilai estetika. 

Bagi Anda yang belum familier dengan istilah wall cladding, pada pembahasan kali ini akan dijelaskan secara detail apa itu wall cladding beserta fungsi, jenis, hingga perkiraan harganya. Apabila Anda menggunakan wall cladding pada hunian Anda, rumah Anda akan tampak lebih estetik. Kalau begitu, yuk simak seluruh informasi lengkap tentang wall cladding di bawah ini. 

Apa Itu Wall Cladding?

Wall cladding adalah proses penutupan atau pelapisan permukaan dinding bangunan menggunakan material tambahan yang berfungsi untuk melindungi struktur bangunan dan memberikan tampilan visual yang menarik. 

Cladding dalam konteks konstruksi, merujuk pada teknik penerapan berbagai jenis material sebagai lapisan pelindung pada tembok bangunan, terutama pada bagian eksterior rumah. Awalnya, teknik cladding ini digunakan untuk meningkatkan nilai estetika bangunan. 


Namun, seiring berjalannya waktu, cladding juga banyak dimanfaatkan untuk melindungi dinding dari air dan kelembapan lain yang dapat menyebabkan kerusakan. Teknik cladding dilakukan dengan tujuan untuk memperkuat struktur bangunan dengan menerapkan aspek estetika. Dalam proses ini, material dengan karakteristik tertentu dipasang dan ditempelkan.

Material yang digunakan dalam wall cladding beragam, seperti kayu, vinyl, metal, batu veneer, dan sebagainya. Tujuan utama dari penggunaan wall cladding untuk meningkatkan daya tahan dinding terhadap cuaca, panas, kelembapan, serta memberikan nilai estetika yang mempercantik tampilan bangunan.

Baca juga: Apa Itu Wall Moulding dan Kelebihannya untuk Dekorasi Rumah

Fungsi Wall Cladding


Wall cladding menjadi salah satu elemen penting dalam desain bangunan yang tidak hanya memberikan nilai estetika, tetapi juga memiliki fungsi praktis yang penting. Wall cladding tidak hanya melindungi struktur bangunan dari kerusakan dan cuaca ekstrem, tetapi juga memberikan tampilan visual yang menarik. Mari simak secara lebih rinci fungsi-fungsi penting dari wall cladding berikut ini. 

1. Cat Bangunan Jadi Tidak Mudah Pudar

Salah satu fungsi penting dari wall cladding yaitu melindungi cat bangunan agar tidak mudah pudar. Dinding yang terkena sinar matahari secara langsung atau cuaca ekstrem seperti hujan dan angin kencang dapat menyebabkan cat bangunan menjadi kusam dan memudar. 

Bila Anda menggunakan wall cladding, Anda dapat melindungi cat dari paparan langsung sinar matahari dan faktor lingkungan lainnya, sehingga warna dan kecerahan cat tetap terjaga dalam jangka waktu yang lebih lama.

2. Menambah Estetika Bangunan

Salah satu alasan utama mengapa banyak orang memilih wall cladding adalah untuk memberikan tampilan visual yang menarik pada bangunan. Tersedia berbagai pilihan material dan desain yang tersedia, wall cladding dapat mengubah tampilan dinding yang monoton menjadi lebih menarik dan estetis. Misalnya, penggunaan kayu pada wall cladding memberikan sentuhan alami dan hangat, sementara logam memberikan kesan modern dan futuristik.

3. Rumah Jadi Lebih Nyaman

Wall cladding juga memiliki fungsi sebagai lapisan tambahan yang membantu meningkatkan kenyamanan di dalam bangunan. Beberapa jenis wall cladding memiliki sifat isolasi termal dan akustik yang dapat mengurangi transfer panas dan suara dari luar. Hal ini membuat suhu di dalam bangunan tetap nyaman dan mengurangi tingkat kebisingan dari luar. Alhasil, wall cladding dapat memberikan kenyamanan bagi Anda saat berada di dalam rumah. 

Baca juga: 10 Ide Wall Moulding Ruang Tamu Minimalis

4. Sumber Energi

Beberapa jenis wall cladding juga memiliki kemampuan sebagai sumber energi alternatif. Misalnya, wall cladding dengan panel surya terintegrasi dapat menghasilkan energi listrik yang dapat digunakan untuk memasok kebutuhan listrik di dalam bangunan. 

Jika Anda memanfaatkan teknologi ini, wall cladding tidak hanya berfungsi sebagai pelindung dan penghias bangunan, tetapi juga memberikan manfaat energi yang dapat mengurangi ketergantungan pada sumber daya listrik konvensional.

Jenis-jenis Wall Cladding


Dalam dunia desain bangunan, terdapat berbagai jenis wall cladding yang dapat digunakan untuk memperindah tampilan dinding eksterior. Setiap jenis wall cladding memiliki karakteristik dan keunikan tersendiri yang dapat memberikan nuansa yang berbeda pada bangunan. Penting bagi Anda mengetahui berbagai jenis-jenis wall cladding ini sebagai bahan pertimbangan. Yuk simak selengkapnya di bawah ini. 

1. Kayu

Penggunaan kayu sebagai pelapis dinding eksterior memiliki banyak keunggulan. Kayu memiliki sifat tahan terhadap cuaca, memiliki kekuatan yang baik, dan mampu mengurangi suhu panas di dalam bangunan. 

Terdapat beragam jenis kayu yang dapat dipilih, seperti kayu pinus dan oak. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan kayu dalam cladding membutuhkan perawatan khusus dan pengecatan ulang secara berkala untuk menjaga keawetannya.

Baca juga: Inilah Cara Plitur Kayu Supaya Mengkilap dan Terlihat Menarik

2. Vinyl

Sebagai material pelapis, vinyl terbuat dari Polyvinyl Chloride (PVC) dan panel resin yang memiliki keunggulan harga yang lebih terjangkau. Vinyl juga dikenal karena kemudahan penggunaannya, baik saat pemasangan maupun saat penggantian akibat kerusakan. Bahan vinyl dapat dengan mudah dipotong sesuai kebutuhan. 

Selain faktor harga dan kemudahan penggunaan, vinyl juga memiliki masa pakai yang panjang dan membutuhkan sedikit perawatan untuk tetap menjaga penampilannya tetap menarik. Keunikan lain dari bahan ini adalah ketersediaan vinyl dalam berbagai bentuk, termasuk bentuk 3D yang memberikan kesan yang lebih realistis pada ornamen-ornamen yang terkait.

3. Exterior Isolation and Finish System (EIFS)

EIFS adalah sistem wall cladding yang menggunakan campuran semen, bahan isolasi, dan finishing coat. Sistem ini dapat memberikan tampilan yang halus dan menyerupai permukaan plesteran tradisional. EIFS menjadi jenis wall cladding yang sangat populer, karena digunakan dalam bangunan komersial seperti sekolah, apartemen, dan kantor. 

Material yang digunakan dalam EIFS sering disebut mirip dengan stucco karena hasil akhirnya tampak seperti stucco. Tekstur yang unik tersebut sering membuat orang mengira bahwa jenis cladding EIFS terbuat dari batu alam.

4. Glass Reinforced Concrete (GRC)

GRC merupakan jenis wall cladding yang terbuat dari campuran beton yang diperkuat dengan serat kaca. Kelebihan GRC yaitu tahan terhadap kelembapan, tahan lama, serta memiliki beragam pilihan desain.

Material sejenis beton yang diperkuat serat ini umum digunakan sebagai pelapis dinding eksterior. Apabila Anda menginginkan pelapis dengan ornamen tertentu, maka Anda bisa menggunakan GRC. Pelapis GRC tersedia dalam bentuk polos ataupun ornamen yang bernilai seni, sehingga Anda dapat memilih sesuai kebutuhan.

5. Metal atau Logam

Material logam dalam wall cladding umumnya terdiri dari berbagai jenis seperti logam bergelombang (corrugated steel), aluminium, dan baja. Material aluminium sering digunakan pada bangunan yang berlokasi di daerah pesisir karena memiliki ketahanan terhadap karat yang lebih baik dibandingkan baja konvensional. 

Di sisi lain, material baja lebih umum digunakan pada bangunan yang berada di daerah daratan. Harga material cladding logam ini bervariasi tergantung pada jenis logam yang digunakan. Material logam yang sering digunakan antara lain aluminium, baja galvanis, dan tembaga. 

6. Batu Veneer

Batu veneer merupakan material cladding yang menggunakan batuan dengan tekstur berlubang. Tekstur tersebut memiliki manfaat sebagai pengontrol suhu ruangan. Material cladding dengan batu veneer ini sangat populer di Indonesia, salah satunya karena tahan terhadap cuaca panas dan hujan yang sesuai dengan iklim tropis. 

Tidak hanya itu, batu veneer juga sangat kuat dan kokoh saat terpapar angin kencang. Biasanya, jenis batu yang digunakan adalah batu granit. Jenis batu granit ini banyak ditemukan di daerah gunung berapi di Indonesia dan memiliki warna hitam atau abu-abu gelap yang khas. 

Sebelum diterapkan pada dinding, batu tersebut harus dipotong menjadi bentuk kotak tipis terlebih dahulu agar memudahkan pemasangan cladding pada dinding luar rumah. Secara keseluruhan, batu veneer memberikan tampilan alami dan elegan, serta memiliki daya tahan yang baik terhadap cuaca.

Baca juga: 12 Warna Cat Dinding Luar Rumah yang Elegan dan Mewah

Kelebihan Wall Cladding


Wall cladding memiliki sejumlah kelebihan, sehingga tidak heran jika wall cladding ini menjadi pilihan yang populer dalam desain dan konstruksi bangunan. Mulai dari kekuatan struktural yang meningkat, kemampuan tahan terhadap cuaca ekstrem, hingga beragam variasi tampilan yang dapat disesuaikan dengan gaya dan preferensi Anda. Ada pun kelebihan lain dari wall cladding akan diuraikan secara lebih lanjut berikut ini. 

1. Memperkuat Struktur Bangunan

Wall cladding tidak hanya memberikan nilai estetika, tetapi juga berfungsi untuk memperkuat struktur bangunan. Ini terjadi karena cladding memiliki elemen-elemen yang mampu melindungi bagian dalam bangunan dan rumah dari berbagai faktor seperti polusi, kotoran, air, udara, dan lain-lain. Struktur dinding bangunan pun menjadi lebih kuat dan mampu menahan guncangan serta tahan dari perubahan suhu yang ekstrem.

2. Minim Perawatan

Beberapa jenis wall cladding, seperti vinyl dan logam tidak memerlukan perawatan khusus, seperti pengamplasan atau pengecatan ulang secara berkala. Hal ini tentunya menghemat waktu dan biaya perawatan jangka panjang. Rumah Anda pun jadi lebih awet dan tahan lama berkat pemasangan wall cladding ini. 

3. Memiliki Banyak Variasi Tampilan

Wall cladding memberikan fleksibilitas dalam memilih tampilan bangunan yang diinginkan. Tersedia berbagai jenis material, warna, dan tekstur yang dapat Anda pilih sesuai dengan preferensi. Bahkan, Anda dapat mengkombinasikan wall cladding sesuai dengan gaya dan desain yang diinginkan. Estetika bangunan juga akan bertambah berkat tampilan wall cladding yang memiliki banyak variasi ini. 

4. Cepat dalam Pengerjaannya

Proses pemasangan wall cladding relatif cepat jika dibandingkan dengan metode penutupan dinding tradisional. Pemasangan wall cladding dilakukan dengan metode khusus yang memungkinkan pengerjaan yang lebih efisien dan cepat. Hal ini dapat menghemat waktu dan biaya dalam proses konstruksi atau renovasi bangunan.

Baca juga: Biaya Renovasi Rumah per Meter: Biaya Pekerja, Material, dan Lain-Lain


Harga Wall Cladding


Media

Klopmart

KlopMart adalah platform digital untuk solusi terkini kebutuhan material bahan bangunan yang terhubung ke berbagai suplier dan distributor terpercaya dengan jaminan kualitas terbaik dan harga terjangkau.

Inspirasi Lainnya

4 Cara Agar Besi Tidak Berkarat yang Jarang Diketahui

Besi Bangunan

4 Cara Agar Besi Tidak Berkarat yang Jarang Diketahui

Selengkapnya
7 Cara Cuci Karpet Bulu Rasfur yang Benar Agar Lebih Awet

Tips & Trik

7 Cara Cuci Karpet Bulu Rasfur yang Benar Agar Lebih Awet

Selengkapnya
6 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Sofa secara Praktis dan Hasil Kinclong

Tips & Trik

6 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Sofa secara Praktis dan Hasil Kinclong

Selengkapnya