Apa yang Menjadi Perbedaan Pernis dan Plitur?

Apa perbedaan pernis dan plitur? Keduanya adalah bahan yang sering digunakan untuk bisa memberikan sentuhan akhir pada kerajinan, perabotan, atau konstruksi yang berbahan dasar kayu. Hal ini menghasilkan sebuah kilauan yang memberikan sebuah estetika pada barang-barang tersebut. Memberikan kesan mewah pada seisi rumah. Lalu mengapa keduanya berbeda walaupun punya fungsi yang hampir sama? Mari kita mengenal apa yang membuat pernis dan plitur sesuatu yang berbeda. Perhatikan berbagai informasi penting di bawah ini.

Perbedaan Pernis dan Plitur

Pernis dan plitur yang menjadi bahan finishing dari kayu ini memiliki beberapa perbedaan yang harus juga kita perhatikan. Hal ini bisa berkaitan dengan hasil akhir yang terlihat pada perabotan atau konstruksi kayu nantinya. Berikut ini adalah perbedaan dari keduanya.

1. Bahan Baku

Ternyata kedua benda ini terbuat dari bahan baku yang berbeda, walaupun sama-sama digunakan pada bahan kayu. Pernis kayu adalah sebuah cairan kimia yang dibuat dari resin, drying oil, dan pelarut. Pelarut yang biasa digunakan untuk membuat pernis kayu berjenis solvent based, yakni merupakan kombinasi dari thinner sebagai pelarut atau water based yang akan menggunakan air untuk bisa melarutkannya.

Plitur merupakan cat transparan yang berbahan utama oker yang merupakan ranah lunak yang sudah mengalami proses oksidasi. Hal inilah yang menyebabkan oker memiliki variasi warna dari cokelat, kuning muda, sampai kuning keemasan. Kita tidak akan memerlukan pelarut lagi jika menggunakan plitur sebagai bahan finishing dari perabotan kayu.

2. Perbedaan dari Cara Penggunaan

Dikarenakan memiliki bahan baku yang tidak sama, maka akan ada juga perbedaan dari cara penggunaanya. Pernis kayu akan bisa langsung diaplikasikan tanpa campuran apapun. Cukup oleskan pernis kayu pada bidang atau permukaan yang ingin dilapisi menggunakan kuas, maka bidang tersebut akan langsung tertutupi dengan pernis kayu hingga memberikan kesan yang mengilap.

Baca Juga: Pilihan Merk Pernis Kayu yang Bagus untuk Furnitur

Jika menggunakan plitur maka tidak akan bisa langsung dioleskan pada bidang kayu yang diinginkan. Plitur harus terlebih dahulu dicampur dengan bahan pelarut. Dulu, spiritus adalah bahan baku yang digunakan untuk bisa mengencerkan plitur ini. Namun, saat ini kita bisa menggunakan thinner untuk membuat plitur lebih encer sehingga bisa diaplikasikan pada berbagai macam permukaan kayu.

3. Hasil yang Berbeda

Ada perbedaan detail antara kayu yang dilapisi dengan pernis kayu dan plitur, yaitu warnanya. Pernis kayu tidak akan memberikan warna apapun pada bidang kayu, sehingga akan terlihat seperti warna bahan dasarnya yang memperlihatkan serat-serat dari kayu. Sedangkan itu karena terbuat dari oker, plitur akan memberikan warna untuk bidang atau permukaan kayu yang dioleskan. Warna permukaan kayu yang dioleskan berubah sesuai dengan warna oker yang menjadi bahan utama.

4. Fungsi Tambahan

Pernis kayu memiliki keunggulan karena memiliki fungsi lain untuk mempertahankan keawetan material kayu yang dilapisi. Kayu akan bisa tahan dengan lama karena pernis kayu membuat serat-serat kayu menjadi lebih kuat. Alhasil, kayu menjadi tidak cepat lapuk atau rusak. Sedangkan itu, plitur hanya digunakan untuk mengilapkan dan mewarnai permukaan kayu.

Itulah beberapa perbedaan dari kedua bahan finishing pada permukaan kayu ini. Semoga ini bisa membantu Anda memilih mana yang diperlukan dan akan dipergunakan. Anda bisa juga mencoba Propan wood stain yang bisa mengkilapkan permukaan kayu dari bangunan Anda. Temukan barang tersebut hanya di Klopmart. Kenali perbedaan pernis dan plitur di atas ya!

Baca Juga: 5 Cara Membersihkan Furniture Kayu dengan Mudah dan Efektif


Cek harga klik disini
Media
Admin Klopmart
30 Nov 2021

Related Article