5 Perbedaan Irigasi dan Drainase yang Perlu Anda Ketahui

Apakah Anda sudah tahu perbedaan irigasi dan drainase? Keduanya merupakan elemen penting yang harus dimiliki lahan pertanian untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Contohnya seperti banjir, lingkungan yang tidak bersih, hingga sumber penyakit.

Namun jika berbicara mengenai kedua hal ini dalam konteks rumah dan bangunan, keduanya mempunyai aplikasi yang sangat berbeda dengan fungsi masih serupa. Untuk bisa membuat sistem irigasi dan drainase yang baik, Anda tentu harus paham dan mengerti tentang kedua hal tersebut. Tanpa informasi yang jelas, maka sangat sulit menghasilkan sistem yang baik. 

Mari simak beberapa informasi tentang keduanya untuk memiliki pemahaman yang baik dalam menciptakan sistem irigasi dan drainase yang efektif di rumah atau bangunan. Temukan informasi selengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Irigasi?

Apa Itu Irigasi

Irigasi adalah proses pemberian air kepada tanaman secara artifisial untuk dapat memenuhi kebutuhan air mereka. Hal ini dilakukan untuk menggantikan peran hujan yang secara alami akan menyirami lahan. Secara lebih sederhana, irigasi adalah sistem pengadaan air ke tempat yang sebelumnya tidak ada.

Untuk rumah dan bangunan, hal ini bisa diaplikasikan dalam dua macam konteks. Pertama, irigasi bisa digunakan untuk menyirami halaman rumah Anda yang ditanami rumput dan berbagai macam tanaman lainnya.

Kedua, sistem irigasi bisa dimanfaatkan untuk membantu pengaliran black dan grey water menuju sistem pembuangan yang digunakan. Bisa septic tank atau selokan. Hal ini dilakukan dengan membuat saluran menggunakan dan memanfaatkan gravitasi membawa air yang kotor menuju pembuangan.

Jenis-jenis irigasi secara umum berbentuk:

  • Irigasi permukaan
  • Irigasi bawah permukaan
  • Irigasi dengan pancaran
  • Irigasi pompa air

Untuk memahami jenis irigasi secara detail, Anda dapat membacanya dalam artikel berikut ini "Jenis-Jenis Irigasi yang Wajib Anda Ketahui".


Apa Itu Drainase?

Apa Itu Drainase

Bayangkan jika bangunan Anda harus menampung begitu banyak air limbah. Tentu hal ini bisa menciptakan ketidaknyamanan yang luar biasa. Aroma tidak sedap akan muncul lalu bibit penyakit mulai tumbuh.

Demi menghindari kejadian tersebut, Anda memerlukan sistem drainase yang baik dan efektif agar mampu membuang air limbah. Drainase merupakan sistem yang dibuat untuk menyalurkan air limbah menuju tempat pembuangan seperti selokan atau septic tank.

Rangkaian pipa disusun untuk mengalirkan air bersih yang mendorong limbah menuju saluran pembuangan. Kemudian aliran udara akan mengeringkan jalur drainase ini.

Aplikasi drainase pada lahan juga punya fungsi serupa, yaitu menyerap air berlebih sehingga tidak terjadi penggenangan yang menyebabkan banjir atau sumber penyakit.

Beberapa jenis drainase secara umum berupa:

  • Drainase alami
  • Drainase terbuka
  • Drainase single purpose
  • Drainase multi purpose

Baca juga: Pengertian Drainase dan Jenis-jenisnya

5 Perbedaan Irigasi dan Drainase

Untuk makin bisa memahami sistem irigasi dan drainase, beberapa poin perbedaan antara keduanya bisa membantu Anda. Simak berbagai macam hal yang membuat kedua sistem pengairan ini tidak bisa disamakan satu dengan yang lainnya.

1. Tujuan Dari Penggunaannya

Irigasi akan bisa dengan mudah Anda temui pada daerah persawahan. Hal ini dikarenakan para petani membutuhkan sistem pengairan agar tanaman mereka bisa mendapatkan nutrisi yang cukup. 

Selain itu jika Anda berkunjung ke daerah yang kesulitan air, maka penggunaan sistem irigasi ini menjadi makin umum. Terlebih jika sumber air utamanya tidak berada dekat dengan permukiman atau lahan.

Sebaliknya, drainase digunakan untuk tujuan penyerapan air berlebih. Tempat dengan curah hujan berlebih benar-benar membutuhkan sistem ini. Sebenarnya peran sistem drainase bisa didapatkan secara alami dari tanah. Namun pembangunan kota besar mempersulit hal ini.

Anda bisa menemukan di sisi jalan berupa sistem drainase buatan yang digunakan untuk mengalirkan air hujan berlebih. Ini diperlukan untuk mencegah banjir akibat air tergenang setelah curah hujan tinggi.

Baca juga: 5 Inspirasi Desain Rumah Anti Banjir

2. Objek Sistem Irigasi dan Drainase

Tentu saja objek keduanya sangat berbeda. Sistem irigasi diperlukan pada daerah dengan aliran air yang tidak terlalu banyak. Sedangkan drainase perlu digunakan pada daerah dengan air yang berlebih.

3. Aplikasi Pada Rumah dan Bangunan

Untuk rumah dan bangunan, sistem irigasi digunakan untuk kebutuhan taman, seperti menyiram rumput dan tanaman hias. Namun juga bisa dimanfaatkan untuk mengalirkan air yang ada di rumah menuju selokan.

Sebaliknya, drainase memiliki peran membuang air limbah menuju selokan atau septic tank untuk mencegah terjadinya ketidaknyamanan.

Baca juga: Roof Drain: Pengertian, Spesifikasi dan Fungsi

4. Cara Pembuatan

Agar dapat memasok air dengan merata pada lahan, sistem irigasi dibuat dengan kemiringan yang landai. Menggunakan cara ini, air dapat dengan mudah mengalir menuju lahan yang lebih luas.

Pada sistem drainase, kemiringan curam yang jauh lebih dimanfaatkan. Hal ini bisa mempermudah mengalirkan air berlebih ataupun air limbah secara cepat menuju pembuangan.

5. Perbedaan Tinggi dari Permukaan Tanah

Sistem irigasi dibuat lebih tinggi dari permukaan tanah yang akan dipasok dengan air. Kegunaannya adalah untuk memperlancar aliran air dengan memaksimalkan gravitasi sehingga dapat menghemat tenaga sekaligus mengurangi biaya. Terkadang bantuan alat dan tangan manusia juga diperlukan untuk menghasilkan sistem irigasi efektif.

Pada sistem drainase, permukaan tanah akan lebih tinggi. Tentu hal ini juga memanfaatkan gravitasi guna mengalirkan air berlebih menuju tempat penyerapan. Pada saluran drainase untuk limbah, hal ini juga diterapkan.


Kesimpulan

Itulah beragam perbedaan irigasi dan drainase. Keduanya merupakan sistem pengairan yang diperlukan oleh berbagai pihak. Terutama pada rumah dan juga bangunan.

Sistem drainase rumah dimulai dari wastafel, kloset, dan juga saluran pembuangan air kamar mandi. Untuk mencegah barang berharga atau barang yang seharusnya tidak terbuang, Anda bisa menggunakan floor drain stainless yang bisa ditemukan di Klopmart.

Cek harga barangnya, kemudian pesan, dan tunggu barang diantar ke rumah. Proses yang mudah dengan banyak promo menarik untuk Anda. Hubungi kami sekarang juga di sini untuk tahu lebih banyak atau melakukan pesanan secara langsung. 

Media

Klopmart

KlopMart adalah platform digital untuk solusi terkini kebutuhan material bahan bangunan yang terhubung ke berbagai suplier dan distributor terpercaya dengan jaminan kualitas terbaik dan harga terjangkau.

Inspirasi Lainnya

4 Cara Agar Besi Tidak Berkarat yang Jarang Diketahui

Besi Bangunan

4 Cara Agar Besi Tidak Berkarat yang Jarang Diketahui

Selengkapnya
7 Cara Cuci Karpet Bulu Rasfur yang Benar Agar Lebih Awet

Tips & Trik

7 Cara Cuci Karpet Bulu Rasfur yang Benar Agar Lebih Awet

Selengkapnya
6 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Sofa secara Praktis dan Hasil Kinclong

Tips & Trik

6 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Sofa secara Praktis dan Hasil Kinclong

Selengkapnya