MENGENAL FUNGSI dan JENIS PINTU (Bagian 1)

Kita sudah sangat familiar dengan pintu, sebuah benda yang sering kita buka, tutup, bahkan banting. Sebagai salah satu bagian yang cukup penting dalam rumah, pintu berfungsi sebagai jalur keluar dan masuk ke bagian dalam atau luar rumah, sebagai pemisah antar ruang, sebagai pemberi privasi dan proteksi bagi pemilik rumah, dan sebagai sirkulasi udara.

Ada berbagai jenis pintu yang dapat digunakan untuk eksterior dan interior sebuah rumah. Kita akan kategorikan jenis pintu berdasarkan tipe bukaan atau sistem kerjanya dan berdasarkan materialnya.

 

 

Kali ini kita akan membahas jenis pintu berdasarkan tipe bukaan atau sistem kerjanya, sebagai berikut:

  1. Pintu Ayun (Swing Door)

Jenis pintu yang menggunakan engsel dan sistem ayun untuk membuka dan menutup pintu, baik ke arah luar, ke arah dalam atau keduanya. Diperlukan ruang yang cukup untuk pergerakan daun pintunya. Pintu ayun merupakan jenis pintu yang paling umum digunakan di rumah.

 

  1. Pintu Geser (Slide Door)

Pintu geser sering digunakan untuk menghemat ruang. Cara buka tutup pintu ini adalah dengan menggeser daun pintunya ke kanan ataupun ke kiri. Pintu geser menggunakan sistem gantung dengan memasang rel dan roda di atas atau di bawah daun pintu. Kita harus senantiasa memastikan rel dalam keadaan baik agar pintu tidak macet dan sulit dibuka. Pintu geser sering digunakan juga untuk lemari pakaian karena memberikan kesan rapi.

 

  1. Pintu Lipat (Folding Door)

Pintu lipat sering digunakan untuk menutupi ruang seperi garasi, kloset, lemari atau dapur. Pintu lipat merupakan penggabungan dari beberapa daun pintu yang dihubungkan dengan engsel dan saat dibuka akan membentuk lipatan dari beberapa daun pintu tersebut. Pintu lipat bisa memberikan bukaan yang lebih maksimal dibandingkan pintu geser.

 

  1. Pintu Putar (Pivot Door)

Sistem bukaan pintu putar atau pivot ini memutar dan bersumbu pada sisi atas dan bawah daun pintu. Walaupun pintu pivot ini masih jarang ditemukan pada perumahan, jenis pintu ini bisa dijadikan alternatif desain pintu utama karena bentuknya yang tidak umum dapat memberi kesan unik dan menarik. Pintu pivot ini membuthkan area yang luas untuk ruang gerak bukaan pintunya.

 

  1. Pintu Rel

Pintu rel umumnya digunakan untuk pintu garasi mobil. Sistem kerjanya mirip dengan pintu geser hanya saja mampu memberikan bukaan yang lebih luas. Pintu rel terdiri dari beberapa daun pintu yang dipasang berjajar di atas atau di bawah satu jalur rel. Saat dibuka, pintu ini akan mengikuti rel tersebut dan bahkan pintu bisa berbelok sesuai pemasangan jalur rel tersebut.

Dengan mengenali jenis pintu berdasarkan tipe bukaan atau sistem kerjanya, dapat memudahkan kita untuk menentukan jenis pintu yang cocok dengan bentuk rumah dan sesuai kebutuhan ruang.


Cek harga klik disini
Media
Admin Klopmart
12 Apr 2019

Related Article