Ketahui Cara Menghitung Luas Atap Dengan Kemiringan 30 Derajat

Bagaimana cara menghitung luas atap dengan kemiringan 30 derajat? Mungkin ini pertanyaan yang tidak ditanyakan banyak orang. Namun mengetahui hal yang satu ini cukup penting. Terutama bagi yang terjun dalam dunia konstruksi. Pembangunan rumah maupun gedung bertingkat membutuhkan perhitungan yang cermat. Agar hasil akhirnya bisa sesuai dengan yang direncanakan sebelumnya.

Bangunan juga diharapkan bisa berdiri kokoh serta tahan lama. Kebutuhan material juga akan bisa diperkirakan jika kita bisa menghitung hal ini. Oleh karena itu, mari cari tahu caranya menghitung luas atap dengan kemiringan tertentu.
 

Cara Menghitung Luas Atap

Sebelum Anda mulai menghitung berapa luas atap rumah, yang pertama kali dilakukan adalah melihat bentuk atap. Berikut macam-macam atap yang sering digunakan:
 

Atap Pelana

Menjadi jenis atap yang banyak digunakan pada rumah. Atap ini mempunyai bentuk yang sederhana. Seperti segitiga yang memiliki kemiringan 30 derajat.
 

Atap Limas

Bisa dibilang lebih menarik dibanding atap pelana. Dilihat dari depan, atap limasan berbentuk segitiga juga. Namun jika dilihat dari samping bentuknya terlihat seperti trapesium. Atap ini tampak lebih proporsional dibandingkan dengan atap jenis pelana. Biaya dan tingkat kesulitannya cukup tinggi.
 

Atap Miring

Sesuai dengan namanya, ciri khasnya berada pada tampilannya yang miring di satu sisi. Meski begitu sudut kemiringannya tergolong landai. Desain yang unik ini membuat atap miring dapat mengalirkan air ke salah satu sisi rumah.
 

Atap Kombinasi

Atap kombinasi adalah atap yang memadukan desain atap pelana dan atap limasan. 

Baca juga: Rumus Tinggi Kuda-Kuda Atap Rumah

 

Untuk kemiringan atap, ada 2 cara yang digunakan untuk menghitungnya, yaitu:

Kemiringan dengan Derajat

Kemiringan atap biasanya diukur dengan satuan derajat, contohnya kemiringan 30 derajat. Arsitek akan mendesain atap dengan cara tersebut. Standar tersebut merupakan standar baku dalam dunia konstruksi.
 

Kemiringan dengan Tinggi

Cara mengukur kemiringan atap dengan tinggi ini biasanya digunakan oleh banyak tukang bangunan karena lebih mudah dipahami dan dimengerti. Sebab penghitungannya memang lebih sederhana.
Setelah mengenal berbagai jenis atap rumah, kini saatnya kita mengenal cara menghitung luas atap rumah dengan kemiringan tertentu. Ada rumus yang bisa digunakan yaitu:

Luas atap rumah = (panjang x lebar) / cosinus (z)

  • Z merupakan sudut kemiringan atap rumah.
  • Cosinus atau kosinus merupakan istilah dalam matematika yang menyatakan perbandingan sisi segitiga yang terletak di sudut dengan sisi miring.
  • Gunakan satuan meter persegi dalam menghitung luas atap (m2)

Mari kita ambil contoh berikut ini:

Atap sebuah rumah memiliki ukuran 5 meter x 15 meter dengan overstek 1 meter. Atap tersebut juga memiliki sudut kemiringan 30 derajat. Maka untuk menghitung luasnya adalah seperti ini:

Luas atap = (5 meter + 2 meter) x (15 meter + 2 meter) / (cosinus/cos 30)
= (7 meter x 17 meter) / cos 30
= 119 meter / 0,83
Luas atap = 143,37 meter persegi

Diketahui bahwa luas atap tersebut yang memiliki kemiringan 30 derajat adalah 143,37 m2.

Itulah dia sedikit informasi yang bisa kami berikan mengenai cara menghitung luas atap. Menghitung dengan tepat akan bisa membantu Anda dalam banyak hal. Terutama dalam perhitungan biaya dan budget. Semoga informasi cara menghitung luas atap dengan kemiringan 30 derajat ini bisa membantu, cari tahu juga harga Solartuff dari Klopmart untuk atap Anda.


Cek harga klik disini
Media
Admin Klopmart
10 Jun 2021

Related Article