Apa Itu Wiremesh? Ukuran, Berat, dan Keuntungan Menggunakannya

Apabila hendak melakukan konstruksi, maka Anda harus mengetahui apa itu wiremesh. Material yang satu ini banyak sekali digunakan untuk berbagai macam jenis konstruksi. Wiremesh sendiri terdiri baris besi paralel dan kolom kawat yang saling berpotongan.

Pada artikel ini, Anda akan membaca mengenai apa itu wiremesh serta ukuran apa saja yang tersedia. Mari simak selengkapnya di bawah ini!

besi wiremesh, wire mesh, mesh, tulangan, besi beton, fungsi wiremesh, lembaran, ukuran wiremesh, baja, gulungan, plat, memiliki ukuran, wiremesh adalah rangkaian

Apa Itu Wiremesh?

Wiremesh adalah material yang terbuat dari besi dan berbentuk jaring-jaring persegi. Wiremesh ini biasa digunakan sebagai rangkaian besi pada berbagai macam konstruksi, mulai dari pengecoran jalan, dak rumah, hingga lantai bangunan. Wiremesh berfungsi untuk memperkuat struktur bangunan.

Wiremesh seringkali disebut sebagai anyaman besi karena bentuknya yang mirip seperti pola jajaran genjang seperti jaring. Pada dasarnya, wiremesh ini adalah serangkaian besi panjang yang disambung menjadi jaring-jaring menggunakan teknik las.

Baca juga: Struktur Atap Dak Beton: Kriteria, Kelebihan & Tips Membuat

Fungsi Wiremesh

Berikut fungsi wiremesh yang sangat umum digunakan dalam dunia konstruksi:

1. Sebagai Besi Tulangan

Penggunaan besi anyam sangat umum dalam fungsi sebagai tulangan untuk saluran drainase beton, seperti u ditch precast, culvert box, dan penutup buis beton. Selain itu, besi anyam juga sering dimanfaatkan sebagai tulangan dalam beton.


2. Penguat Lantai dan Jalan

Fungsi berikutnya dari besi anyam adalah sebagai penguat lantai dan jalan karena kemampuannya dalam menopang beban berat. Besi anyam dapat digunakan sebagai penguat dalam pengecoran lantai atau jalan beton.

Tidak hanya itu, besi anyam juga dapat digunakan untuk lantai bangunan sebagai plat penopang. Keandalannya sebagai penopang tidak diragukan lagi, sehingga aman digunakan untuk lantai tingkat dua dan seterusnya.

3. Plat Menggantung

Wiremesh juga memiliki fungsi dalam pembangunan plat menggantung pada bangunan bertingkat, seperti pembangunan balkon atau saluran pembuangan air hujan. 

4. Sebagai Pagar Rumah Maupun Pembatas Lahan

Penggunaan besi anyam saat ini juga populer untuk bagian eksterior bangunan, seperti pagar rumah. Keunikan bentuknya dan daya tahannya yang tinggi membuatnya menjadi pilihan yang banyak diminati. Selain itu, besi anyam juga dapat digunakan sebagai pembatas lahan.

Biasanya, besi anyam yang digunakan sebagai pagar telah dilapisi dengan lapisan galvanis untuk memberikan ketahanan terhadap karat. Penggunaannya  cocok untuk mereka yang ingin memberikan tampilan yang berbeda pada eksterior rumah mereka.

Tabel Ukuran dan Berat Wiremesh

Wiremesh yang biasa dijual di pasaran umumnya memiliki diameter antara 4 hingga 12 milimeter. Namun, biasanya ukuran diameter tersebut ditulis dan dibulatkan dalam ukuran 5 hingga 10 milimeter. Satuan ukuran untuk wiremesh umumnya ditulis dengan huruf M. Jadi, jika Anda menemukan wiremesh dengan kode M10, berarti wiremesh tersebut memiliki diameter 10 milimeter.

Tidak hanya itu saja, wiremesh ini juga memiliki toleransi terhadap ukuran diameternya. Biasanya, toleransi ukuran tersebut berkisar dari 0,3 mm; 0,5 mm; dan 0,7 mm. Jadi, jika Anda membeli wiremesh dengan spesifikasi M10, maka Anda bisa mendapatkan ukuran mulai dari 10 mm; 10,3 mm; hingga 10,7 mm.

Untuk bobotnya, berat wiremesh ditentukan berdasarkan ukuran diameternya. Makin besar ukuran diameter wiremesh, maka makin berat pula bobotnya. Tidak hanya makin berat saja, wiremesh dengan ukuran diameter yang lebih besar juga biasanya lebih kuat menahan beban.

Baca juga: Jenis-Jenis Wiremesh dan Fungsinya yang Wajib Anda Pahami

Untuk lebih jelasnya, mari simak tabel ukuran dan berat wiremesh di bawah ini.

Ukuran

Diameter (mm)

Lebar (m)

Panjang (m)

Berat per Lembar (kg)

Wiremesh Ulir M4 (SNI) 4.00 mm 2.10 M 5.40 M 15.45 kg
Wiremesh Ulir M5 (SNI) 5.00 mm 2.10 M 5.40 M 25.14 kg
Wiremesh Ulir M5 (5mm) 4.70 - 5.00 mm 2.10 M 5.40 M 21.33 kg
Wiremesh Ulir M5 (4.7mm) 4.50 - 4.70 mm 2.10 M 5.40 M 19.55 kg
Wiremesh Ulir M5 (4.5mm) 4.30 - 4.50 mm 2.10 M 5.40 M 17.85 kg
Wiremesh Ulir M6 (SNI) 6.00 mm 2.10 M 5.40 M 34.76 kg
Wiremesh Ulir M6 (6mm) 5.70 - 6.00 mm 2.10 M 5.40 M 31.37 kg
Wiremesh Ulir M6 (5.7 mm) 5.50 - 5.70 mm 2.10 M 5.40 M 29.20 kg
Wiremesh Ulir M6 (5.5mm) 5.30 - 5.50 mm 2.10 M 5.40 M 27.12 kg
Wiremesh Ulir M7 (SNI) 7.00 mm 2.10 M 5.40 M 47.31 kg
Wiremesh Ulir M7 (7mm) 6.70 - 7.00 mm 2.10 M 5.40 M 43.34 kg
Wiremesh Ulir M7 (6.7 mm) 6.50 - 6.70 mm 2.10 M 5.40 M 40.79 kg
Wiremesh Ulir M7 (6.5mm) 6.30 - 6.50 mm 2.10 M 5.40 M 38.32 kg
Wiremesh Ulir M8 (SNI) 8.00 mm 2.10 M 5.40 M 61.79 kg
Wiremesh Ulir M8 (8mm) 7.70 - 8.00 mm 2.10 M 5.40 M 57.24 kg
Wiremesh Ulir M8 (7.7mm) 7.50 - 7.70 mm 2.10 M 5.40 M 54.31 kg
Wiremesh Ulir M8 (7.5mm) 7.30 - 7.50 mm 2.10 M 5.40 M 51.45 kg
Wiremesh Ulir M9 (SNI) 9.00 mm 2.10 M 5.40 M 78.21 kg
Wiremesh Ulir M9 (9mm) 8.70 - 9.00 mm 2.10 M 5.40 M 73.08 kg
Wiremesh Ulir M9 (8.7mm) 8.50 - 8.70 mm 2.10 M 5.40 M 69.76 kg
Wiremesh Ulir M9 (8.5mm) 8.30 - 8.50 mm 2.10 M 5.40 M 66.51 kg
Wiremesh Ulir M10 (SNI) 10.00 mm 2.10 M 5.40 M 96.55 kg
Wiremesh Ulir M10 (10mm) 9.70 - 10.00 mm 2.10 M 5.40 M 90.84 kg
Wiremesh Ulir M10 (9.7mm) 9.50 - 9.70 mm 2.10 M 5.40 M 87.13 kg
Wiremesh Ulir M10 (9.5mm) 9.70 - 10.00 mm 2.10 M 5.40 M 83.50 kg


Baca juga: Ukuran Kawat Bendrat yang Beredar di Pasaran & Kegunaannya

Bagaimana Cara Menghitung Ukuran Wiremesh?

Perhitungan berat wiremesh dapat didasarkan pada prinsip-prinsip yang sama dengan perhitungan berat besi beton karena wiremesh terbuat dari wirerod atau kawat baja. Dalam hal ini, perhitungan berat wiremesh dapat disederhanakan dengan menggunakan formula berikut:

Berat Wiremesh = 0.006165 kg/m3 x Diameter^2

Di mana:

  • 0.006165 kg/m3 adalah konstanta yang mengacu pada rumus perhitungan berat besi beton.

  • Diameter adalah diameter wiremesh dalam satuan meter.

Rumus ini memperhitungkan berat wiremesh per satuan panjang (biasanya per meter) berdasarkan diameter kawatnya. Jika diketahui diameter wiremesh, Anda dapat menggunakan rumus ini untuk memperkirakan beratnya per satuan panjang tertentu.

Contoh Perhitungannya

Untuk menghitung berat wiremesh M6 dengan dimensi lembar 2.1 meter x 5.4 meter, perlu dihitung jumlah besi beton yang terdapat dalam lembar wiremesh tersebut.

Untuk wiremesh M6 (diameter 6 mm), ada 36 batang besi beton secara vertikal dan 15 batang besi beton secara horizontal.

Jadi, Berat Wiremesh = 0.006165 kg/m3 x Diameter^2 x Total Panjang Besi Beton

= 0.006165 kg/m3 x Diameter^2 x[(Lebar Sisi x 36 batang) + (Panjang Sisi x batang)]

= 0.006165 kg/m3 x 6^2 x [(2.1m x 36 batang) + (5.4m x 15 batang)]

= 0.006165 kg/m3 x 36 x [(75.6m + 81m)]

= 34.75 kg

Keuntungan Menggunakan Wiremesh

Keuntungan menggunakan besi wire mesh

Ketika sedang melakukan konstruksi, ada banyak sekali keuntungan yang didapatkan jika menggunakan wiremesh. Berikut ini adalah beberapa keuntungan menggunakan wiremesh.

  • Kualitas struktur bangunan yang sedang dibangun dapat lebih kuat karena wiremesh berperan sebagai tulang atau rangka untuk beton bangunan.

  • Proses konstruksi di lapangan dapat lebih cepat karena wiremesh tidak perlu dirakit lagi, Anda tinggal memasangnya sebagai rangka bangunan langsung.

  • Proses pengawasan pemasangan besi di lapangan dapat lebih mudah.

  • Proses pengiriman wiremesh lebih mudah dan cepat karena ukurannya yang tidak begitu panjang.

3 Cara Memilih Besi Wiremesh yang Berkualitas

Berikut cara memilih besi wiremesh bekualitas agar Anda tidak salah beli. Berikut caranya:

1. Mengetahui Ukuran Wiremesh yang Dibutuhkan

Sebelum membeli wiremesh, perhatikan dengan cermat terlebih dahulu ukuran diameter kawat wiremesh yang akan dipakai.

2. Memilih Wiremesh yang Bersih serta Tidak Berkarat

Wiremesh merupakan bahan bangunan terkuat dari besi yang mudah untuk berkarat. Oleh karena itu, Anda harus teleti dalam memilih wiremesh yang berkualitas baik, bersih, dan belum berkarat. Pemilihan wiremesh yang tidak berkarat ini penting karena akan mempengaruhi kuat atau tidaknya struktur bangunan yang dibuat. 

Walaupun besi terkena karat sedikit, Anda jangan menganggap remeh hal tersebut, karena seiiring berjalannya waktu, karat tersebut akan menyebar ke seluruh bagian wiremesh dan mengakibatkan kualitas wiremesh rentan untuk rusak dan patah. 


3. Wiremesh Berkualitas Baik Menggunakan Sistem Las Otomatis

Dengan maraknya oknum produsen yang menjual wiremesh dengan kualitas yang buruk, sebagai pembeli harus cermat ketika memilih wiremesh yang baik dengan mengetahui wiremesh berkualitas untuk diproduksi menggunakan sistem las otomatis. 

Perbedaan hasil produksi sistem las manual dan las otomatis pada wiremesh terlihat pada penampakannya. Wiremesh dengan sistem las manual akan terlihat struktur anyaman besi berantakan dan jarak antar anyaman kurang teratur. Sedangkan untuk wiremesh dengan sistem las otomatis terlihat bersih, jarak antar anyaman rapi, dan menjadi kokoh. 

Apabila Anda sedang mencari harga besi ulir yang murah untuk digunakan pada konstruksi bangunan, coba cek Klopmart untuk mendapatkannya. Selain besi ulir, masih ada banyak material lain yang dapat ditemukan di sana. Semoga penjelasan mengenai apa itu wiremesh ini dapat membantu.

Media

Klopmart

KlopMart adalah platform digital untuk solusi terkini kebutuhan material bahan bangunan yang terhubung ke berbagai suplier dan distributor terpercaya dengan jaminan kualitas terbaik dan harga terjangkau.

Inspirasi Lainnya

Rekomendasi 7 Merk Kabel Listrik Terbaik Di Indonesia

Lampu & Listrik

Rekomendasi 7 Merk Kabel Listrik Terbaik Di Indonesia

Selengkapnya
6 Cara Membuat Sumur Resapan

Tips & Trik

6 Cara Membuat Sumur Resapan

Selengkapnya
6 Cara Membuat Biopori Sederhana

Tips & Trik

6 Cara Membuat Biopori Sederhana

Selengkapnya