Mengenal Macam-Macam Semen Beserta Fungsinya

Tahukah Anda, ternyata ada begitu banyak macam-macam semen yang digunakan dalam proyek pembangunan rumah, gedung, hingga infrastruktur. Mayoritas orang berpikir bahwa semen hanya terdiri dari 1 jenis saja, termasuk Anda.

Semen memiliki berbagai jenis dan fungsi yang berbeda. Setiap jenisnya pun memiliki harga dan terdiri dari komposisi yang berbeda-beda pula.

Melalui artikel ini, Klopmart akan memberikan informasi lengkap kepada Anda mengenai berbagai macam semen yang digunakan dalam proyek pembangunan. Mari kita simak bersama-sama apa saja macam-macam semen tersebut.

Apa Saja Macam-macam Semen?

Dalam proyek pembangunan, setidaknya ada 7 macam semen yang sering digunakan, yaitu:

1. Semen Portland Biasa

Jenis semen pertama yang digunakan dalam proyek pembangunan rumah adalah semen Portland biasa. Semen ini yang paling sering Anda lihat di setiap proyek pembangunan dengan warna abu-abunya yang halus seperti bubuk.

 

Baca Juga: Jenis Semen yang Tersedia di Pasaran

 

Semen Portland sendiri memiliki 5 tipe yang masing-masing tipenya digunakan untuk kebutuhan bangunan dengan kondisi yang berbeda-beda. Kondisi yang dimaksud di sini misalnya seperti lokasi pembangunan yang dekat dengan pantai, lokasi pembangunan dengan kadar asam sulfat yang tinggi, lokasi pembangunan yang berada di daerah rawa-rawa, dan lain sebagainya.

2. Portland Composite Cement (PCC)

Berbagai jenis semen memiliki campuran yang digunakan untuk fungsi yang berbeda-beda. Portland Composite Cement ini adalah salah satu jenis semen campur yang digunakan sebagai bahan pengikat beton. Semen ini memiliki berbagai macam komposisi di antaranya yaitu gypsum, terak, dan bahan-bahan anorganik lainnya. 

3. Oil Well Cement (OWC)

Oil Well Cement atau semen sumur bumi, merupakan semen yang digunakan dalam proyek pengeboran sumur minyak dan gas. Semen ini memiliki daya tahan yang tinggi terhadap asam sulfat dan pada suhu temperatur tertentu.

4. Special Blended Cement (SBC)

Proyek pembangunan infrastruktur seperti pembangunan jembatan menggunakan Special Blended Cement. Semen ini juga sering digunakan dalam proyek konstruksi yang berada dekat dengan area pantai atau laut.

5. Super Masonry Cement (SMC)

Super Masonry Cement merupakan jenis semen yang digunakan dalam pembangunan rumah, khususnya digunakan sebagai bahan baku tegel, hollow brick, hingga paving block. Selain proyek pembangunan rumah, semen ini juga digunakan dalam proyek irigasi.

 

Baca Juga: 10 Bahan Bangunan Untuk Konstruksi Rumah Anda

6. Super Portland Pozzolan Composite Cement (PPC)

Proyek pembangunan yang berada di daerah rawa-rawa biasanya menggunakan Super Portland Pozzolan Composite Cement. Jenis-jenis semen yang digunakan di daerah tersebut harus memiliki ketahanan yang baik terhadap sulfat dan suhu yang tinggi, seperti Super Portland Pozzolan Composite Cement.

Semen ini dapat digunakan dalam proyek konstruksi apapun, selama lokasi pembangunannya dekat atau berada di daerah rawa-rawa. Jadi, Anda dapat menggunakan semen ini jika memiliki proyek pembangunan di daerah tersebut.

7. White Portland Cement (WPC)

Jenis semen terakhir yang digunakan dalam proyek pembangunan adalah White Portland Cement atau yang bisa juga disebut dengan semen putih. Semen putih ini berfungsi sebagai bahan aci yang digunakan untuk menghaluskan permukaan.

Semen putih ini biasa digunakan untuk menambal sambungan tembok, lantai, dan keramik. Dengan semen putih, konstruksi pembangunan Anda akan jauh lebih kuat dan dari segi visual akan terlihat lebih rapi.

Itulah informasi tentang macam macam semen serta fungsinya yang dapat Anda jadikan panduan. Melalui Klopmart, Anda bisa menemukan berbagai jenis produk semen berkualitas dan silakan cek harga semen merah putih yang termasuk ke dalam salah satu dari macam-macam semen dalam informasi di atas.

Baca Juga: Cara Menyimpan Semen dengan Benar


Cek harga klik disini
Media
Admin Klopmart
03 Feb 2022

Related Article