Langkah-langkah Menyiram Tanaman yang Baik

Memelihara tanaman di rumah atau berkebun jadi salah satu hobi paling populer. Banyak anggapan, merawat tanaman di rumah jadi obat stres di sela-sela kesibukan dan penatnya pekerjaan. Merawat tanaman, mulai dari mencari bibit, menyiapkan media tanam, menanam, hingga merawatnya akan memberikan kepuasan tersendiri. Apalagi jika tanaman menghasilkan buah, atau bunga yang ditanam sudah mekar dan menghasilkan aroma wangi. Pasti senang dong.

Nah, aktivitas yang frekuensinya paling sering dilakukan dari hobi merawat tanaman tentu menyiram tanaman itu sendiri. Namun perlu diperhatikan, menyiram tanaman yang baik harus diatur dengan tepat. Menyiram tanaman yang baik tak bisa dilakukan sembarangan. Tak cuma sekedar menyiramkan air saja. Ada aturan yang perlu dilakukan agar tanaman tumbuh dengan baik dan terawat.

Pada dasarnya, menyiram tanaman yang baik sangat bergantung pada jenis tanaman yang dipelihara. Jadi, agar penyiramannya bisa tepat, cari tahu atau memiliki pengetahuan tentang jenis tanaman dan kebutuhan air yang diperlukannya. Lalu bagaimana cara menyiram tanaman yang baik? Simak tipsnya berikut ini:

BACA JUGA: 7 TANAMAN HIAS DALAM RUMAH

Menyiram di waktu yang tepat

Menyiram dengan jadwal yang teratur dengan jumlah air yang cukup lebih baik ketimbang menyiram air terlalu sering. Beberapa jenis tumbuhan sangat baik bila disiram pada pagi dan sore hari, itu adalah waktu terbaik bagi tanaman menyerap air. Ini sangat berkaitan erat dengan proses fotosintesis dari tanaman.

Penyiraman terutama di pagi hari penting agar tanaman bisa siap menghadapi terik panas terutama di siang hari dengan memiliki suplai air yang cukup, serta tak mengalami dehidrasi saat penguapan sedang tinggi. Saat sedang musim hujan, penyiraman bisa dikurangi frekuensinya. Kebutuhan tanaman di dalam dan luar ruangan juga berbeda. Bahkan saat ini, sudah ada aplikasi di smartphone yang bisa digunakan sebagai pengingat jadwal menyiram tanaman yang baik.

Sesuaikan kebutuhan tanaman

Setiap tanaman punya kebutuhan air yang berbeda. Anda harus mengetahui tingkat kebutuhan air yang diperlukan. Salah-salah, tanaman bisa mati karena kebanyakan air atau sebaliknya terlalu sedikit air. Itu sebabnya wawasan terhadap tanaman yang Anda miliki juga penting untuk Anda cari tahu lebih lagi, terutama cara merawatnya yang benar.

Lakukan penyiraman hanya pada saat tanahnya kering. Sementara untuk tanaman dari keluarga kaktus seperti lidah buaya, kebutuhan air lebih sedikit. Penyiramannya bahkan bisa dilakukan seminggu sekali. Karena tanaman dari keluarga kaktus ini punya kemampuan menyimpan air untuk waktu yang cukup lama, dan memang diciptakan untuk bertahan di daerah ekstrim dengan cuaca sangat panas.

Siram tanaman secara merata

Tips menyiram tanaman yakni tidak hanya menuangkan air pada bagian tertentu saja. Sebaiknya, siramkan air secara merata agar pertumbuhannya bisa lebih baik, karena sistem perakaran cenderung menyebar. Anda bisa memperhatikan medium yang digunakan untuk menyiram juga untuk memastikan air terdistribusi secara merata pada saat menyiram tanaman.

Untuk tanah yang daya serapnya kurang baik, bisa diakali dengan membuat lubang-lubang kecil di sekeliling tanaman. Lubang ini juga berfungsi sebagai tempat menaruh pupuk sebagai penyubur. Selain itu juga berfungsi untuk memperluas area rembesan air itu sendiri pada medium tanam. Sehingga tanaman Anda tetap terhidrasi dengan baik.

Hindari genangan air

Untuk tanaman jenis apa pun, jangan menyiram terlalu banyak air hingga menciptakan genangan dalam jangka waktu lama. Terlalu banyak air bisa membuat akar tanaman cepat rusak. Sementara untuk tanah berpasir, penyerapan air memang lebih cepat, sehingga penyiraman dengan air yang banyak tidak menimbulkan masalah. Pastikan tanah sudah kering jika ingin mengulang penyiraman.

Menyiram tanaman yang baik perlu memperhatikan kondisi tanah. Jika tanah masih basah karena penyiraman pada pagi atau sore hari sebelumnya, lebih baik penyiraman selanjutnya dilakukan esok hari. Terlalu banyak air juga akan membuat jalur oksigen bari akar tanaman tertutup, sehingga bisa mengakibatkan tanaman justru mati.

Jadi benar-benar taruh perhatian khusus saat Anda sudah berniat untuk merawat tanaman sendiri di rumah. Cari tahu informasi yang lengkap tentang cara merawat tanaman tersebut, baik dari sang penjual, maupun informasi yang bisa Anda temukan di internet.


Cek harga klik disini
Media
Admin Klopmart
09 Jun 2020

Related Article