Pondasi Batu Kali: Karakteristik dan Kelebihannya

Saat Anda ingin membangun rumah, pastikan pondasi rumah Anda kuat agar bisa bertahan hingga puluhan tahun lamanya. Artinya, membangun pondasi yang kokoh menjadi hal penting yang harus Anda pertimbangkan. Kalau begitu, Anda bisa mempertimbangkan untuk mengimplementasikan pondasi batu kali.

Dalam membuat pondasi bangunan, Anda akan memerlukan batu-batu yang dilapisi semen untuk menopang bangunan. Dalam hal ini, Anda bisa menggunakan batu kali yang kuat dan kokoh, terjangkau, serta mudah ditemukan. Mari simak karakteristik dan kelebihan batu kali agar Anda bisa mempertimbangkan untuk mengaplikasikannya. 

Apa itu Pondasi Batu Kali?



Pondasi batu kali adalah jenis pondasi yang menggunakan batu kali sebagai bahan utamanya. Batu kali merupakan batuan alam yang memiliki ukuran besar dan bentuk tidak beraturan. Batu ini terbentuk karena terkikis oleh air dan kecepatan aliran sungai yang menentukan seberapa cepat batuan tersebut menjadi batu kali. 

Pondasi batu kali sering digunakan dalam pembangunan konstruksi, terutama untuk bangunan yang memiliki tingkat kepadatan tanah rendah atau rawan terhadap gempa bumi. Tidak hanya itu, batu kali juga bisa memenuhi berbagai kebutuhan lanskap dan drainase

Baca juga: Cara Membangun Pondasi Rumah yang Kuat dan Murah

Karakteristik Pondasi Batu Kali



Pondasi batu kali termasuk metode yang umum digunakan dalam konstruksi bangunan. Dikenal karena sifatnya yang sederhana dan praktis, pondasi batu kali memiliki sejumlah karakteristik yang memberikan kemudahan dalam proses konstruksi. Apa saja karakteristik tersebut? Mari simak di bawah ini. 

1. Sederhana dan Praktis

Pemasangan batu kali relatif lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan material pondasi lainnya. Itu sebabnya, karakteristik batu kali ini sederhana dan praktis. Selain memiliki kemudahan dalam pengerjaan, pondasi batu kali juga lebih hemat biaya karena tidak memerlukan jumlah bahan baku yang besar. Apalagi proses pemasangannya juga tidak memerlukan alat berat yang kompleks.  


2. Pemasangan yang Fleksibel

Bentuk dan ukuran batu kali yang tidak beraturan memberi kebebasan kepada Anda untuk melakukan penyesuaian dengan kebutuhan konstruksi yang spesifik. Hal ini membuat Anda lebih mudah dalam mengatur posisi dan susunan batu kali sesuai dengan desain bangunan yang diinginkan. 

Batu kali juga dapat disusun dengan metode dry stone atau menggunakan adukan semen sebagai pengisi, tergantung pada karakteristik tanah dan beban yang akan ditanggung oleh pondasi. Jadi, pemasangan batu kali ini sangat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Baca juga: Kegunaan Semen Berdasarkan Jenisnya Untuk Konstruksi

3. Awet dan Tahan Lama

Pondasi batu kali memiliki sifat yang awet dan tahan lama karena menggunakan bahan baku batu kali yang alami dan memiliki kekuatan yang baik. Batu kali memiliki daya tahan terhadap berbagai kondisi cuaca dan tekanan, sehingga mampu bertahan dalam jangka waktu yang lama. 

Bila Anda melakukan perawatan yang tepat dan pengawasan yang baik, pondasi batu kali dapat menjadi komponen penting dalam sebuah bangunan yang kokoh dan stabil, serta  memberikan keamanan jangka panjang bagi struktur tersebut.

4. Hemat Waktu Pengerjaan

Pemasangan pondasi batu kali relatif cepat jika dibandingkan dengan teknik pondasi lainnya. Hal ini karena batu kali dapat disusun dengan mudah dan tidak memerlukan proses curing seperti pada pondasi beton. Artinya, waktu pengerjaan konstruksi dapat lebih cepat diselesaikan. Pondasi batu kali ini cocok untuk proses pembangunan yang memiliki waktu terbatas. 

5. Mudah Ditemukan

Batu kali merupakan bahan yang dapat ditemukan dengan mudah di sekitar lokasi konstruksi. Keberadaannya yang melimpah memudahkan para kontraktor untuk mendapatkan pasokan batu kali yang dibutuhkan. Hal ini juga berkontribusi pada efisiensi biaya, karena tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk pengadaan bahan.

6. Harga yang Terjangkau

Pondasi batu kali memiliki harga yang terjangkau dibandingkan dengan pondasi beton atau pondasi lainnya. Harga batu kali yang relatif murah dan ketersediaannya yang melimpah membuat pondasi batu kali menjadi pilihan yang ekonomis bagi konstruksi dengan anggaran terbatas. Bila Anda menginginkan pondasi yang kuat dengan dana yang terbatas, maka pondasi batu kali bisa menjadi pilihan yang tepat. 

Baca juga: Cara Membangun Pondasi Rumah yang Kuat dan Murah

Fungsi Pondasi Batu Kali



Pondasi batu kali memegang peran penting dalam konstruksi bangunan. Sebagai elemen dasar yang menopang beban struktural, pondasi batu kali memiliki fungsi utama untuk mendistribusikan beban bangunan secara merata pada tanah. Tidak hanya itu, pondasi batu kali juga memiliki peran penting dalam meminimalisasi kerusakan struktural akibat pergerakan tanah dan gempa bumi. Mari simak penjelasan lebih lanjut dari pondasi batu kali di bawah ini. 

1. Mampu Meminimalisasi Kebocoran

Pondasi batu kali memiliki keunggulan dalam meminimalisasi kebocoran air ke dalam bangunan. Struktur batu kali yang padat membantu mengurangi risiko infiltrasi air melalui dinding basement atau sekitar pondasi. Hal ini sangat penting untuk melindungi bangunan dari kerusakan akibat kelembapan berlebih.

2. Cukup Efektif Menahan Gempa

Pondasi batu kali juga memiliki kemampuan yang cukup efektif dalam menahan gempa. Kekuatan batu kali membantu mencegah terjadinya pergeseran dan keruntuhan bangunan saat terjadi gempa bumi. Sebab itu, pondasi batu kali sering digunakan dalam wilayah yang rawan gempa.

3. Memperkokoh Bangunan

Batu kali berperan penting dalam memperkokoh bangunan, mengingat batu kali ini memiliki karakteristik yang kuat dan tahan lama. Bangunan dengan pondasi yang kuat dan stabil mampu menahan beban struktural yang ditanggung oleh bangunan. Hal ini memberikan keamanan dan kestabilan pada bangunan selama masa pakainya. 

Kelebihan Pondasi Batu Kali



Pondasi batu kali memiliki sejumlah kelebihan seperti bisa memperkokoh bangunan, sehingga tidak heran kalau pondasi ini menjadi pilihan yang menarik dalam konstruksi bangunan. Kelebihan pondasi batu kali juga tidak terbatas itu saja, terdapat beberapa kelebihan lainnya yang dapat Anda simak di bawah ini. 

1. Risiko Kebocoran Lebih Kecil

Pondasi batu kali memiliki struktur yang rapat dan kokoh, sehingga mampu mengurangi risiko kebocoran air ke dalam bangunan. Artinya risiko kerusakan akibat kelembapan berlebih dapat dikurangi dengan penggunaan pondasi batu kali yang efektif. Pondasi batu kali memberikan perlindungan tambahan terhadap kelembapan serta menjaga bangunan tetap kering dan terhindar dari kerusakan yang mungkin timbul akibat paparan air.

2. Menguatkan dan Mempertahankan Massa Bangunan

Pondasi batu kali mampu memberikan kestabilan yang diperlukan agar bangunan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. Keberadaan pondasi batu kali membantu menyeimbangkan dan mendistribusikan beban struktural secara merata. Hal ini berarti bangunan lebih tahan terhadap perubahan cuaca yang ekstrem, gempa bumi, dan beban struktural lainnya yang mungkin terjadi selama masa bangunan. 

3. Bisa Disesuaikan dengan Lebar Bangunan

Pondasi batu kali dapat diatur dan disesuaikan dengan kebutuhan konstruksi serta beban yang akan ditopang oleh bangunan. Bentuk dan ukuran batu kali yang tidak beraturan memungkinkan fleksibilitas dalam proses pemasangan pondasi. Penggunaan pondasi batu kali yang disesuaikan dengan lebar bangunan juga membantu dalam mendistribusikan beban secara merata, sehingga mampu menjaga kestabilan dan kekuatan bangunan secara efektif.

4. Mampu Menahan Getaran

Pondasi batu kali memiliki kemampuan yang baik dalam menahan getaran. Hal ini memberikan kestabilan yang penting bagi bangunan, terutama dalam situasi di mana terdapat aktivitas berat di sekitarnya. 

Pondasi batu kali mampu menyerap dan mengurangi dampak dari getaran yang disebabkan oleh faktor eksternal, seperti gempa bumi atau aktivitas konstruksi yang berdekatan. 

Keunggulan ini menjadikan pondasi batu kali sebagai pilihan yang andal dalam menghadapi kondisi lingkungan yang dinamis serta memastikan keamanan dan kestabilan bangunan dalam jangka waktu yang panjang.

Baca juga: 4 Jenis Teknologi Konstruksi dan Perkembangannya

Kekurangan Pondasi Batu Kali



Seperti halnya konstruksi lainnya, pondasi batu kali juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan dalam perencanaan dan implementasinya. Meskipun memiliki sejumlah kelebihan, penting bagi Anda untuk memahami kekurangan-kekurangannya yang akan diuraikan berikut ini. 

1. Menimbulkan Keretakan

Salah satu kekurangan yang perlu diperhatikan dalam penggunaan pondasi batu kali adalah potensi terjadinya keretakan pada dinding atau struktur bangunan. Meskipun pondasi batu kali memiliki kekuatan yang baik, pergerakan batu kali yang tidak terkontrol dapat menyebabkan tekanan yang tidak merata pada bangunan. Hal ini dapat mengakibatkan keretakan pada dinding atau struktur bangunan yang dapat memengaruhi kekuatan keseluruhan bangunan.

2. Kurang Bisa Saling Mencengkeram

Bentuk batu kali yang tidak beraturan mengakibatkan celah dan ruang antara batu kali yang sulit untuk dipadatkan secara optimal. Akibatnya, kekuatan dan stabilitas pondasi dalam menahan tekanan horizontal dapat terpengaruh. 

Ketika terjadi beban lateral yang signifikan, seperti gempa bumi atau tekanan tanah yang kuat, kemampuan pondasi batu kali dalam menahan gaya lateral menjadi terbatas. Hal ini dapat mengakibatkan pergeseran atau kemiringan pondasi yang dapat mengancam kekuatan dan stabilitas keseluruhan bangunan.

Baca juga: 7 Prinsip Pembuatan Rumah Tahan Gempa yang Wajib Diterapkan

3. Tidak Cocok Digunakan pada Bangunan Bertingkat

Pondasi batu kali umumnya tidak cocok digunakan pada bangunan bertingkat. Hal ini dikarenakan daya dukung pondasi batu kali yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan pondasi beton atau pondasi yang menggunakan tiang pancang. 

Bangunan bertingkat membutuhkan pondasi yang mampu menahan beban yang lebih berat dan memiliki stabilitas yang tinggi. Untuk bangunan bertingkat lebih disarankan menggunakan metode pondasi yang lebih kuat dan tahan lama, seperti pondasi beton bertulang atau pondasi tiang pancang.

4. Hanya Bisa Diaplikasikan pada Kondisi Tanah yang Stabil

Kekuatan dan stabilitas pondasi batu kali sangat tergantung pada kemampuan tanah untuk menopang beban yang ditanggung oleh pondasi. Jika tanah di lokasi konstruksi tidak stabil, seperti tanah lempung yang rentan terhadap perubahan volume atau tanah berpasir yang memiliki daya dukung rendah, penggunaan pondasi batu kali menjadi kurang efektif.


5. Tingkat Ketahanan Tidak Terlalu Baik Jika Terendam Air

Air yang terperangkap di sekitar pondasi batu kali dapat menyebabkan perubahan pada struktur batu kali dan mengurangi kekuatannya. Air yang terendam juga dapat menyebabkan pengikisan dan erosi, yang pada akhirnya dapat mengurangi stabilitas dan daya dukung pondasi.

Untuk menghindari masalah tersebut, penting untuk mempertimbangkan drainase yang baik di sekitar pondasi batu kali. Sistem drainase yang efektif akan membantu mengalirkan air dari sekitar pondasi dan mencegah terjadinya genangan air yang berkepanjangan. Penggunaan lapisan bahan isolasi atau pelapis tambahan juga dapat membantu melindungi pondasi batu kali dari dampak air.

Kegunaan pondasi batu kali dalam konstruksi ini sangat penting, apalagi Anda menginginkan rumah atau bangunan yang kuat dan tahan lama. Namun, penting untuk memperhatikan kekurangan dan batasan penggunaan pondasi batu kali. 

Selama proses konstruksi, pastinya Anda memerlukan berbagai bahan dan alat yang memadai, baik itu saat membuat pondasi batu kali maupun pondasi beton. Bahan dan peralatan ini bisa Anda dapatkan di Klopmart dengan harga yang terjangkau. 

Klopmart juga jual sherlock gunting kawat bagi Anda yang hendak mengimplementasikan pondasi beton untuk bangunan bertingkat. Kunjungi Klopmart sekarang untuk mendapatkan bahan dan peralatan konstruksi yang berkualitas tinggi. 

Media

Klopmart

KlopMart adalah platform digital untuk solusi terkini kebutuhan material bahan bangunan yang terhubung ke berbagai suplier dan distributor terpercaya dengan jaminan kualitas terbaik dan harga terjangkau.

Inspirasi Lainnya

4 Cara Agar Besi Tidak Berkarat yang Jarang Diketahui

Besi Bangunan

4 Cara Agar Besi Tidak Berkarat yang Jarang Diketahui

Selengkapnya
7 Cara Cuci Karpet Bulu Rasfur yang Benar Agar Lebih Awet

Tips & Trik

7 Cara Cuci Karpet Bulu Rasfur yang Benar Agar Lebih Awet

Selengkapnya
6 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Sofa secara Praktis dan Hasil Kinclong

Tips & Trik

6 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Sofa secara Praktis dan Hasil Kinclong

Selengkapnya