6 Perbedaan Spandek dan Bondek, Jangan Sampai Salah!

Sudahkah Anda mengetahui apa saja perbedaan spandek dan bondek? Dalam sebuah konstruksi pembangunan, baja ringan merupakan salah satu material yang sering digunakan dan memiliki banyak peran. Beberapa diantaranya yakni untuk sistem bekisting, pembuatan langit-langit, hingga rangka atap bangunan.

promosi klopmart

Berbagai macam baja ringan yang sering kali digunakan dalam pembuatan kontruksi bangunan yakni spandek dan bondek. Meskipun memiliki nama dan bentuk yang hampir sama, tetapi keduanya memiliki perbedaan dari karakteristik hingga fungsinya.

Lantas, apa yang menjadi perbedaan spandek dan bondek? Mari simak dan pahami perbedaannya dalam artikel berikut ini.

6 Perbedaan Spandek dan Bondek


Saat membangun sebuah gedung, kantor, atau rumah kecil sekalipun, Anda tentu perlu menggunakan material yang tepat agar seluruh komponen bangunan kuat dan bertahan dalam waktu lama. Sebab itu, kenali terlebih dahulu tentang perbedaan spandek dan bondek untuk memilih mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan Anda. simak ulasannya di bawah ini:

1. Definisi 

Spandek adalah material baja ringan yang biasa dimanfaatkan sebagai atap bangunan atau sering disebut sebagai atap aluminium dan zincalume. Pasalnya, atap spandek terbuat dari kombinasi dari aluminium, zinc, dan silikon dengan perbandingan komposisi sekitar 55% aluminium, 43% zinc, dan 2% silicon. 

Di sisi lain, bondek atau bisa disebut juga floordeck merupakan material plat baja yang dilapisi galvanis sehingga menjadi bahan material yang lebih tahan proses korosi atau disebut juga sebagai material anti-karat. Pada umumnya bondek ini diaplikasikan untuk konstruksi bangunan besar di bagian lantai. 

Baca juga: Pahami 5 Penyebab Paku Berkarat dan Cara Mencegahnya

2. Perbedaan Fungsi

Melihat dari definisi di atas, kedua bahan material ini memiliki fungsi yang berbeda. Spandek banyak digunakan untuk atap bangunan komersial baik kecil maupun besar sebagai pelindung bagian atas bangunan. Hal ini didukung oleh kebolehan atap spandek yang memiliki beberapa kelebihan salah satunya mempunyai permukaan yang mudah ditempeli cat, sehingga lebih cocok sebagai atap. 

Melihat fungsinya, bahan spandek ini juga cocok digunakan untuk penutup atap gudang pabrik atau garasi. Belum berhenti sampai di situ, spandek juga bisa dimanfaatkan untuk dinding bangunan.

Sedangkan bondek umumnya berfungsi sebagai material dasar bangunan, bahan membuat lantai, atau anak tangga. Bondek ini banyak dimanfaatkan sebagai bekisting tetap pada konstruksi bangunan lantai 2 atau lebih dan juga sebagai tulangan positif searah. Hal ini dikarenakan bondek memiliki karakteristik yang kuat dan mampu menahan beban.

3. Material yang Digunakan

Perbedaaan berikutnya terletak pada material atau bahan baku yang digunakan pada spandek dan bondek. Bahan  spandek umumnya terbuat dari baja ringan seperti galvalum yang merupakan kombinasi antara aluminium, zinc, dan silikon dengan perbandingan komposisi 55% aluminium, 43% zinc, 2% silikon. 

Itu sebabnya spandek menjadi material yang awet, kokoh, dan mudah dibentuk. Akan tetapi, bahan atap spandek kurang cocok jika diaplikasikan pada bangunan rumah tinggal karena atap ini memiliki sifat konduktor yang dapat menghantarkan panas. 

Sementara bondek terbuat dari lapisan plat baja yang dilapisi dengan galvanis sebagai material khusus yang menjamin plat baja atau bondek tidak mudah mengalami korosi. Melalui penggunaan material tersebut, bondek menjadi bahan yang lebih kokoh dan kuat untuk digunakan sebagai bekisting. 

4. Beda Ukuran

Seperti penjelasan di awal bahwa kedua material ini memiliki bentuk yang hampir sama sehingga tidak ada perbedaan spandek dan bondek yang begitu signifikan. Bagi sebagian orang mungkin akan mengira bahwa keduanya merupakan material yang sama. Akan tetapi, dari segi ukuran dan ketebalan memiliki sedikit perbedaan.

Di pasaran sendiri, baik spandek maupun bondek memiliki beragam variasi ukuran ketebalan. Atap spandek memiliki berbagai ukuran ketebalan antara lain 0.3, 0.35, 0.4, 0.45, dan 0.5 mm dengan berbagai macam ukuran bentangan. 

Sementara untuk material bondek memiliki bentuk logam pipih tersedia dalam ukuran ketebalan mulai dari 0,75 mm hingga 1 mm dengan panjang yang beragam, di mana panjang maksimalnya 12 m. Itu sebabnya, saat digunakan, material ini memerlukan alat khusus untuk memotongnya. Selain itu, diperlukan pula tenaga kerja khusus yang ahli dalam pemasangannya.

5. Biaya yang Dibutuhkan

Jika dibandingkan bahan spandek, bahan bondek lebih ekonomis dari segi biaya serta penggunaannya dan juga lebih efektif dalam pengerjaannya. Selain karena bahan bondek yang lebih awet dan tahan lama, bondek ini juga lebih banyak dipilih sebagai bahan konstruksi bangunan karena proses pengerjaannya yang lebih cepat dan rapi. Itu sebabnya bahan bondek bisa menghemat biaya pembangunan secara signifikan.  

Baca juga: Genteng Spandek serta Kelebihan dan Kekurangannya 

6. Daya Tahan 

Jika dilihat dari bahan yang digunakan, spandek dan bondek sebenarnya memiliki daya tahan yang sangat baik. Pasalnya keduanya memiliki sifat bahan material baja ringan yang tahan terhadap api, awet, dan tahan lama. 

Namun, jika dibandingkan, atap spandek merupakan jenis atap yang sedikit lebih kuat dan  bahkan saat terkena hujan dan panas matahari sepanjang tahun sekalipun. Itu sebabnya bahan atap spandek ini diklaim mampu bertahan hingga lebih dari 20 tahun.

Sementara bahan material bondek memiliki daya tahan dari segi penggunaan yang sedikit di bawah spandek. Lapisan galvanis pada material bondek justru membuatnya memiliki ketahanan yang lebih tinggi terhadap api. 

Jika menggunakan bondek, Anda tak perlu lagi khawatir soal korosi sebab lapisan galvanis membantu mencegah proses karat saat terkena panas. Material bondek ini juga diklaim mampu bertahan di dalam api selama 2 jam berturut-turut. 

Baca juga: Inilah Perbedaan Spandek dan Trimdek yang Wajib Anda Pahami

Jadi, Mana yang Lebih Baik, Spandek atau Bondek?

Lebih Baik, Spandek atau Bondek

Berdasarkan informasi yang telah dijabarkan sebelumnya, sudah dapat disimpulkan bahwa spandek dan bondek merupakan dua material konstruksi yang berbeda. Meski sama-sama jenis material baja ringan, tetapi secara umum keduanya diaplikasikan untuk keperluan yang berbeda. 

Dalam hal ini, sebenarnya pilihan mana yang lebih baik di antara keduanya dapat disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan dan jenis konstruksi yang Anda bangun. Selain agar lebih tepat dan bekerja sesuai fungsinya, pemanfaatan spandek dan bondek sesuai fungsinya dapat membantu bangunan Anda berdiri lebih kokoh dalam waktu yang lama. 

Penggunaan spandek dan bondek ditentukan sesuai dengan kebutuhan masing-masing baik dari segi efektivitas, harga, kekuatan, kualitas, dan desain pembangunan. Salah satu bahan bangunan dari spandek yang banyak digunakan untuk memperkuat struktur bangunan adalah baut roofing spandek baja

Bukan tanpa alasan, hal ini karena baut spandek memiliki kekuatan yang lebih besar untuk mengikat pelat atap. Jadi, struktur rumah pada bagian atap akan jauh lebih aman dan kuat. Jika Anda tertarik untuk menggunakannya, tak perlu bingung mencari di mana produk dapat ditemukan sebab Klopmart hadir untuk membantu Anda. 

Sebagai toko bangunan online terlengkap di Indonesia, Klopmart menyediakan berbagai kebutuhan konstruksi bangunan dengan kualitas terbaik dan harga terjangkau. Bagi para kontraktor yang ingin membeli material dalam jumlah besar, Klopmart menyediakan harga khusus untuk Anda.

Material Bahan Bangunan

Jadi tunggu apalagi? Temukan berbagai kebutuhan pembangunan Anda di Klopmart dan dapatkan promo spesial gratis ongkir bagi Anda yang berada di wilayah Jabodetabek. Semoga informasi perbedaan spandek dan bondek di atas bermanfaat untuk Anda.

Media

Klopmart

KlopMart adalah platform digital untuk solusi terkini kebutuhan material bahan bangunan yang terhubung ke berbagai suplier dan distributor terpercaya dengan jaminan kualitas terbaik dan harga terjangkau.

Inspirasi Lainnya

4 Cara Agar Besi Tidak Berkarat yang Jarang Diketahui

Besi Bangunan

4 Cara Agar Besi Tidak Berkarat yang Jarang Diketahui

Selengkapnya
7 Cara Cuci Karpet Bulu Rasfur yang Benar Agar Lebih Awet

Tips & Trik

7 Cara Cuci Karpet Bulu Rasfur yang Benar Agar Lebih Awet

Selengkapnya
6 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Sofa secara Praktis dan Hasil Kinclong

Tips & Trik

6 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Sofa secara Praktis dan Hasil Kinclong

Selengkapnya