4 Cara Pasang Keramik Tangga di Rumah

Membangun hunian bertingkat berarti harus memahami cara pasang keramik tangga dengan tepat. Tangga adalah konstruksi yang cukup kompleks, jadi pemasangan keramik atau material lainnya tidak sesederhana di lantai. Ukuran keramik yang belum tentu sama dengan pijakan tangga merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan.

 

Keramik menjadi salah satu material pilihan yang populer untuk diaplikasikan di tangga. Pilihan motifnya membuat tampilan tangga menjadi lebih indah. Tidak hanya cantik di luar, keramik juga merupakan material yang kuat saat dipijak jadi tidak akan retak. Umur keramik juga lebih lama, yaitu berkisar 10-20 tahun.

4 Langkah Cara Pasang Keramik Tangga

Rumah bertingkat semakin menjadi pilihan tempat tinggal idaman di beberapa kota di Indonesia. Pemilik rumah dengan lahan sempit pun lebih memilih renovasi rumah secara vertikal, yakni menambahkan tangga sebagai fitur interiornya. Tidak hanya interior, tangga juga menjadi eksterior rumah yang sering ditemukan, baik di halaman depan maupun belakang.

 

Setelah tangga selesai dibangun sesuai dengan ukuran yang tepat, langkah berikutnya adalah menambah dekorasi di area tangga. Keramik menjadi salah satu material pilihan yang sering diaplikasikan pada fitur rumah ini, baik di interior maupun eksterior. Asalkan dijaga agar tetap kering dan bersih, tangga akan semakin mengkilap saat dilihat dan nyaman saat dilewati.

 

Mudah saja sebenarnya memasang keramik di tangga, hanya saja diperlukan kehati-hatian. Belum lagi jika memilih keramik yang lebih besar daripada pijakan tangga, kita juga harus memotongnya dengan tepat. 

 

Sebelum memasang keramik di tangga, alangkah baiknya kita harus memastikan jika campuran semen yang terpasang di tangga sudah rata. Semen tangga yang kurang rata bisa membuat keramik tidak akan menempel dengan sempurna. Jika ada semen yang kurang rapi, cobalah ratakan dulu sebelum memulai proses pemasangan ubin.

 

Klopmart akan memberikan tips lengkap mengenai pemasangan tangga di rumah ini.

1. Potong Keramik

Anda pasti sudah memiliki informasi ukuran tangga secara detail, termasuk lebar dan tinggi anak tangga. Hitung pula ukuran bordesnya jika ada.

 

Pemasangan keramik yang tepat sebaiknya dimulai dari bagian paling atas tangga. Jadi, potonglah bagian keramik agar cocok dengan lebar dan tinggi anak tangga tertinggi. Pemotongan keramiknya jangan terlalu pas, sisakan beberapa mm sebagai nat keramik di tangga agar tetap terlihat estetik.

2. Tempelkan Perekat Keramik

Setelah keramik dipotong sesuai dengan ukurannya, langkah berikutnya adalah menempelkan perekat keramik. Pilihlah perekat keramik yang kuat seperti AM 42 agar tidak mudah retak. 

 

Bahan dasar AM 42 terbuat dari semen, jadi praktis digunakan karena cukup dicampur dengan air. Ubin pun merekat sempurna dan tidak mudah retak saat dipijak dengan perekat ini.

 

Untuk mengaplikasikannya, gunakan sekop berlekuk yang sering dipakai untuk melapis semen. Pegang sekop dengan tepat dan mulailah melapisi perekat keramik di atasnya. 

3. Pasang Keramik ke Posisinya

Keramik yang telah diaplikasikan perekat semen sudah bisa ditempatkan di posisinya. Selalu ingat, beri jarak beberapa mm antar sisi keramiknya agar terbentuk nat yang sempurna. Agar lebih menempel, gunakan palu karet untuk mengetuk keramik tersebut.

 

Baca Juga: Merk Nat Keramik Terbaik

4. Ulangi Prosesnya hingga Selesai

Proses memasang ubin dimulai dari posisi teratas hingga bawah. Pastikan ukurannya tetap sejajar satu sama lain, kecuali di bagian bordes. Anda juga bisa menambahkan keramik kecil di lekukan anak tangganya sebagai dekorasi.

 

Itulah dia cara pasang keramik tangga yang dapat Anda jadikan panduan. Memasang keramik tangga sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Selama Anda memiliki peralatan, seperti perekat keramik, dan mengetahui langkahnya, Anda dapat melakuannya sendiri.


Cek harga klik disini
Media
Admin Klopmart
29 Des 2021

Related Article