Konstruksi

10 Tanaman Penutup Tanah yang Cantik dan Menarik

Media
01 Nov 2022

Klopmart

KlopMart adalah platform digital untuk solusi terkini kebutuhan material bahan bangunan yang terhubung ke berbagai suplier dan distributor terpercaya dengan jaminan kualitas terbaik dan harga terjangkau.

Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar istilah tanaman penutup tanah? Pasti Anda langsung berpikir bahwa rumput merupakan salah satu jenis tanamannya. Walaupun jawaban tersebut benar, rumput bukan satu-satunya tanaman yang bisa menutup tanah di halaman rumah Anda.

Masih banyak tanaman lain yang dapat dijadikan sebagai penutup tanah alias groundcover. Semua tanaman tersebut malah memiliki rupa dan tampilan yang lebih menarik daripada rumput. Teras rumah akan terlihat lebih indah dan ceria dengan variasi tanaman yang dapat menyegarkan mata.

Selain sebagai estetika, tanaman juga bermanfaat untuk menjaga agar halaman rumah tidak gersang akibat kekeringan di musim kemarau. Tanaman juga bisa mencegah banjir dan erosi pada saat musim hujan karena menyerap air hujan. Banyak sekali manfaat tanaman untuk tanah, bukan? Simak artikel ini dan mulailah memilih tanaman penutup tanah terbaik Anda.

Baca juga: 4 Jenis Mortar Serta Fungsinya Dalam Konstruksi

Contoh Tanaman Penutup Tanah Selain Rumput


Terdapat banyak variasi tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai groundcover. Apa saja pilihannya? Langsung lihat saja daftar lengkapnya di bawah ini.

1. Daun Beludru

Corak daun beludru yang unik akan membuat teras rumah Anda terlihat lebih mewah. Daun beludru berasal dari Brazil, Kolombia, dan Venezuela dan terdiri dari berbagai pilihan warna, mulai dari merah, ungu, cokelat, dan hijau. Tekstur daunnya juga akan menambah sisi artistik pada teras rumah.


2. Rumput Pinto

Rumput pinto cukup populer di negara tropis sehingga Anda akan lebih mudah menemukan tanaman ini. Menariknya, rumput pinto memiliki kelopak bunga berwarna kuning yang mampu memberikan kesan ceria pada teras rumah. Tidak hanya itu, peranan tanaman penutup tanah ini juga bermanfaat dalam mencegah pertumbuhan gulma dan munculnya erosi.

3. Ubi Hias

Tanaman bernama Latin Ipomoea batatas ini cukup populer di Indonesia. Daun ubi hias yang berwarna hijau muda akan memberikan kesegaran pada tanah yang gersang. Namun, Anda harus teliti saat menanam ubi hias.

Tanaman ini harus diberi jarak minimal 20 cm supaya tidak berhimpitan ketika tumbuh. Jarak tersebut juga memungkinkan agar akar ubi hias bisa tumbuh dengan baik.

4. Alyssum


Ingin memilih tanaman penutup tanah yang berupa bunga? Pilihlah bunga alyssum yang manis. Kelopak bunga alyssum berukuran mungil, tetapi tetap cantik dengan warna putih dan ungu. Aroma bunganya juga wangi seperti madu.

Hanya saja, Anda perlu waspada karena bunga alyssum bisa menyebabkan dermatitis pada orang yang memiliki riwayat alergi kulit.

5. Rumput Kucai

Rumput kucai juga menjadi tanaman favorit pemilik rumah Indonesia. Alasannya, rumput kucai menyukai tanah yang lembap dan mudah tumbuh di area yang teduh.

Tanaman ini juga tahan terhadap sinar matahari dalam waktu lama. Bentuk daunnya yang runcing memberikan kesan yang menarik pada teras rumah Anda. Cobalah menanam tanaman ini di dekat kolam ikan supaya rumah Anda terlihat lebih indah.

Baca juga: 5 Jenis Mortar Utama serta Spesifikasi Kegunaannya

6. Candytuft

Tidak heran jika Anda melihat kelopak bunga candytuft lebih cantik. Alasannya, bunga candytuft sangat menyukai sinar matahari.

Karakteristik tersebut membuat candytuft dapat bertahan pada saat musim kemarau sehingga tidak mudah dipengaruhi oleh kekeringan. Anda pun bisa menanam candytuft di sekeliling jalan setapak yang dilapisi semen atau batu alam supaya lebih estetik.

7. Lantana

Anda lebih menyukai bunga berwarna cerah sebagai tanaman penutup tanah? Cobalah menanam bunga lantana. Satu tangkai bunga lantana terdiri dari beberapa kelopak mungil yang saling berkelompok.

Warnanya pun bergradasi mulai dari putih, merah muda, kuning, hingga ungu. Salah satu varian bunga lantana yang bisa ditanam adalah lantana camara, yaitu bunga dengan ketinggian 30 cm dan tumbuh menjalar.

8. Lilyday

Warna kuning pada kelopak bunga lilyday mampu menghadirkan kesan cerah pada teras Anda. Terdapat banyak varian lilyday yang bisa ditanam di rumah, namun Anda bisa memilih varian Lilyday Hemerocallis stella.

Varian lilyday ini berupa rerumputan alang-alang yang tumbuh secara menjalar dan bisa tumbuh dengan baik di wilayah beriklim tropis.

9. Azalea

Warna kelopak bunga azalea yang menarik pasti memberikan kesan colorful yang ceria pada halaman rumah. Ada pun varian warnanya terdiri dari merah muda, ungu, putih, dan kuning.

Kabar bagusnya, bunga azalea dapat ditanam di area yang terkena sinar matahari langsung. Namun, Anda harus meletakkan bunga ini di area yang teduh ketika ingin menanamnya supaya tidak mati.

10. Walisongo


Tanaman walisongo memiliki daun berwarna kuning yang membuatnya lebih unik dibandingkan tanaman lainnya. Daya tahan tanaman walisongo pun lebih besar sehingga mampu tetap bertahan di bawah panas matahari.

Keunggulan lainnya, walisongo dapat menyerap polusi udara di sekitar rumah. Anda pun akan merasakan udara yang lebih sejuk dan segar jika menanam tanaman ini.

11. Tanaman Timi

Tanaman Timi juga dapat digunakan sebagai penutup tanah yang menarik. Selain berperan dalam mempercantik taman, tanaman Timi memiliki senyawa aktif seperti tymol dan carvarol yang bermanfaat sebagai ekspektoran dan antipasmodik, sehingga dapat digunakan untuk tujuan kesehatan.

Tanaman ini memungkinkan Anda untuk menggabungkan unsur estetika dengan manfaat kesehatan dalam satu taman.

Baca juga: Cara Menyiram Tanaman Dengan Baik dan Benar

12. Seruni Jalar

Seruni Jalar adalah tanaman penutup tanah lainnya yang memiliki bunga kuning yang indah saat mekar. Pertumbuhannya cukup mudah, dengan perhatian terhadap jarak antar tanaman dan penyiangan rutin untuk mengendalikan gulma.

Penyiraman yang teratur juga diperlukan agar tanaman ini tumbuh subur dan menutupi tanah dengan indah.

13. Arachis Pintoi

Arachis Pintoi atau kacang-kacangan adalah salah satu opsi menarik. Tanaman ini tumbuh menjalar di atas permukaan tanah dan memiliki bunga kuning yang cantik.

Kacang-kacangan dapat tumbuh dengan baik dalam kondisi yang tidak terlalu terpapar sinar matahari langsung, sekitar 70-80 persen.

Meskipun populer sebagai tanaman penutup tanah, Anda perlu memperhatikan bahwa tanaman ini sering menjadi sasaran hewan ternak seperti sapi, kambing, atau ayam, sehingga perlindungan tambahan mungkin diperlukan.

14. Lumut

Salah satu keunikan dari lumut adalah bahwa ia dapat tumbuh dengan baik di daerah yang tidak terlalu terang. Oleh karena itu, lumut sangat cocok untuk ditanam di bawah pohon yang memberikan naungan alami atau di daerah-daerah yang terhalang sinar matahari secara langsung.

Tempat yang ideal untuk menanam lumut bisa menjadi dekat kolam ikan, di mana sinar matahari mungkin terhalang oleh dedaunan atau struktur lainnya.

15. Delosperma

Delosperma, atau yang sering dikenal dengan nama "tanaman es" atau "ice plant," adalah salah satu tanaman penutup tanah yang sangat menarik.

Tanaman ini tumbuh dengan tinggi yang rendah dan memiliki daun-daun yang tebal dan succulent, yang memberikan tampilan yang unik dan menarik pada taman Anda.

Delosperma juga dikenal karena bunganya yang mencolok, seringkali memiliki warna-warni yang cerah dan menarik. Tanaman ini cocok untuk menghiasi taman Anda, terutama jika Anda mencari tanaman penutup tanah yang tahan terhadap kekeringan dan mudah perawatannya.

Dengan karakteristiknya yang menarik dan daya tahan yang baik, Delosperma menjadi pilihan menarik untuk tampilan taman yang menawan.

16. Legume Cover Crops


Tanaman penutup tanah dari keluarga Leguminosae, yang sering disebut sebagai Legume Cover Crop (LCC), memainkan peran penting dalam rehabilitasi lahan dan penutupan tanah.

Tanaman Legume Cover Crop sering tumbuh dengan cepat, sehingga mereka dapat menyediakan penutup tanah yang efektif dalam waktu singkat, mencegah erosi tanah, menekan pertumbuhan gulma, dan menghasilkan bahan organik yang memperkaya tanah.

Ini juga menciptakan apa yang dikenal sebagai "pupuk organik," yang dapat memberikan nutrisi tambahan untuk tanaman yang akan ditanam di lahan tersebut dalam waktu berikutnya.


Kesimpulan

Bukan hanya tanaman saja yang bisa diandalkan untuk menutup tanah. Anda pun bisa menutup tanah di teras rumah dengan semen sehingga bisa digunakan sebagai jalan setapak atau area parkiran mobil. Daripada mengolah semen dari nol, gunakan saja MU 440, semen instan perata lantai untuk melapisi tanah di halaman rumah.

Tidak rugi memilih MU 440 karena bisa menghemat waktu pengerjaan. Kualitasnya tidak perlu diragukan lagi karena MU 440 terbukti kuat menahan beban apa pun, termasuk mobil yang diparkir di halaman rumah. Permukaan tanah yang cukup padat juga bisa diaplikasikan dengan MU 440. 

Hubungi Klopmart untuk mendapatkan MU 440 dan kami akan langsung mengirimkan produknya ke lokasi pembangunan Anda tanpa tambahan ongkos kirim untuk wilayah Jabodetabek. Jangan lupa untuk menanam tanaman penutup tanah supaya teras rumah Anda terlihat lebih indah, tidak gersang, dan terawat.

Inspirasi Lainnya

9 Merk Besi Beton SNI Paling Bermutu di Indonesia 2024

Konstruksi

9 Merk Besi Beton SNI Paling Bermutu di Indonesia 2024

Selengkapnya
10 Rekomendasi Merk Mortar Terbaik: Lebih Kuat dan Tahan Lama

Konstruksi

10 Rekomendasi Merk Mortar Terbaik: Lebih Kuat dan Tahan Lama

Selengkapnya
10 Merk Semen Terbaik di Indonesia untuk Proyek Bangunan yang Kokoh

Konstruksi

10 Merk Semen Terbaik di Indonesia untuk Proyek Bangunan yang Kokoh

Selengkapnya