10 Contoh Tanaman Penutup Tanah Selain Rumput

Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar istilah tanaman penutup tanah? Pasti Anda langsung berpikir bahwa rumput merupakan salah satu jenis tanamannya. Walaupun jawaban tersebut benar, rumput bukan satu-satunya tanaman yang bisa menutup tanah di halaman rumah Anda.

Masih banyak tanaman lain yang dapat dijadikan sebagai penutup tanah alias groundcover. Semua tanaman tersebut malah memiliki rupa dan tampilan yang lebih menarik daripada rumput. Teras rumah akan terlihat lebih indah dan ceria dengan variasi tanaman yang dapat menyegarkan mata.

Selain sebagai estetika, tanaman juga bermanfaat untuk menjaga agar halaman rumah tidak gersang akibat kekeringan di musim kemarau. Tanaman juga bisa mencegah banjir dan erosi pada saat musim hujan karena menyerap air hujan. Banyak sekali manfaat tanaman untuk tanah, bukan? Simak artikel ini dan mulailah memilih tanaman penutup tanah terbaik Anda.

Baca juga: 4 Jenis Mortar Serta Fungsinya Dalam Konstruksi

Contoh Tanaman Penutup Tanah Selain Rumput

Terdapat banyak variasi tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai groundcover. Apa saja pilihannya? Langsung lihat saja daftar lengkapnya di bawah ini.

1. Daun Beludru

Corak daun beludru yang unik akan membuat teras rumah Anda terlihat lebih mewah. Daun beludru berasal dari Brazil, Kolombia, dan Venezuela dan terdiri dari berbagai pilihan warna, mulai dari merah, ungu, cokelat, dan hijau. Tekstur daunnya juga akan menambah sisi artistik pada teras rumah.

2. Rumput Pinto

Rumput pinto cukup populer di negara tropis sehingga Anda akan lebih mudah menemukan tanaman ini. Menariknya, rumput pinto memiliki kelopak bunga berwarna kuning yang mampu memberikan kesan ceria pada teras rumah. Tidak hanya itu, rumput pinto juga bermanfaat dalam mencegah pertumbuhan gulma dan munculnya erosi.

3. Ubi Hias

Tanaman bernama Latin Ipomoea batatas ini cukup populer di Indonesia. Daun ubi hias yang berwarna hijau muda akan memberikan kesegaran pada tanah yang gersang. Namun, Anda harus teliti saat menanam ubi hias. Tanaman ini harus diberi jarak minimal 20 cm supaya tidak berhimpitan ketika tumbuh. Jarak tersebut juga memungkinkan agar akar ubi hias bisa tumbuh dengan baik.

4. Alyssum

Ingin memilih tanaman penutup tanah yang berupa bunga? Pilihlah bunga alyssum yang manis. Kelopak bunga alyssum berukuran mungil, tetapi tetap cantik dengan warna putih dan ungu. Aroma bunganya juga wangi seperti madu. Hanya saja, Anda perlu waspada karena bunga alyssum bisa menyebabkan dermatitis pada orang yang memiliki riwayat alergi kulit.

5. Rumput Kucai

Rumput kucai juga menjadi tanaman favorit pemilik rumah Indonesia. Alasannya, rumput kucai menyukai tanah yang lembap dan mudah tumbuh di area yang teduh. Tanaman ini juga tahan terhadap sinar matahari dalam waktu lama. Bentuk daunnya yang runcing memberikan kesan yang menarik pada teras rumah Anda. Cobalah menanam tanaman ini di dekat kolam ikan supaya rumah Anda terlihat lebih indah.

Baca juga: 5 Jenis Mortar Utama serta Spesifikasi Kegunaannya

6. Candytuft

Tidak heran jika Anda melihat kelopak bunga candytuft lebih cantik. Alasannya, bunga candytuft sangat menyukai sinar matahari. Karakteristik tersebut membuat candytuft dapat bertahan pada saat musim kemarau sehingga tidak mudah dipengaruhi oleh kekeringan. Anda pun bisa menanam candytuft di sekeliling jalan setapak yang dilapisi semen atau batu alam supaya lebih estetik.

7. Lantana

Anda lebih menyukai bunga berwarna cerah sebagai tanaman penutup tanah? Cobalah menanam bunga lantana. Satu tangkai bunga lantana terdiri dari beberapa kelopak mungil yang saling berkelompok. Warnanya pun bergradasi mulai dari putih, merah muda, kuning, hingga ungu. Salah satu varian bunga lantana yang bisa ditanam adalah lantana camara, yaitu bunga dengan ketinggian 30 cm dan tumbuh menjalar.

8. Lilyday

Warna kuning pada kelopak bunga lilyday mampu menghadirkan kesan cerah pada teras Anda. Terdapat banyak varian lilyday yang bisa ditanam di rumah, namun Anda bisa memilih varian Lilyday Hemerocallis stella. Varian lilyday ini berupa rerumputan alang-alang yang tumbuh secara menjalar dan bisa tumbuh dengan baik di wilayah beriklim tropis.

9. Azalea

Warna kelopak bunga azalea yang menarik pasti memberikan kesan colorful yang ceria pada halaman rumah. Ada pun varian warnanya terdiri dari merah muda, ungu, putih, dan kuning. Kabar bagusnya, bunga azalea dapat ditanam di area yang terkena sinar matahari langsung. Namun, Anda harus meletakkan bunga ini di area yang teduh ketika ingin menanamnya supaya tidak mati.

10. Walisongo

Tanaman walisongo memiliki daun berwarna kuning yang membuatnya lebih unik dibandingkan tanaman lainnya. Daya tahan tanaman walisongo pun lebih besar sehingga mampu tetap bertahan di bawah panas matahari. Keunggulan lainnya, walisongo dapat menyerap polusi udara di sekitar rumah. Anda pun akan merasakan udara yang lebih sejuk dan segar jika menanam tanaman ini.

Bukan hanya tanaman saja yang bisa diandalkan untuk menutup tanah. Anda pun bisa menutup tanah di teras rumah dengan semen sehingga bisa digunakan sebagai jalan setapak atau area parkiran mobil. Daripada mengolah semen dari nol, gunakan saja MU 440, semen instan perata lantai untuk melapisi tanah di halaman rumah.

Tidak rugi memilih MU 440 karena bisa menghemat waktu pengerjaan. Kualitasnya tidak perlu diragukan lagi karena MU 440 terbukti kuat menahan beban apa pun, termasuk mobil yang diparkir di halaman rumah. Permukaan tanah yang cukup padat juga bisa diaplikasikan dengan MU 440. 

Hubungi Klopmart untuk mendapatkan MU 440 dan kami akan langsung mengirimkan produknya ke lokasi pembangunan Anda tanpa tambahan ongkos kirim untuk wilayah Jabodetabek. Jangan lupa untuk menanam tanaman penutup tanah supaya teras rumah Anda terlihat lebih indah, tidak gersang, dan terawat.

Sumber:


Cek harga klik disini
Media
Admin Klopmart
01 Nov 2022

Related Article