Mari Mengenal Bagian-Bagian Scaffolding Berikut Ini

Bagian-bagian scaffolding sangatlah penting karena akan berguna sekali dalam proses pembangunan. Untuk bisa mencapai ketinggian yang sulit untuk dijangkau ketika proses pembangunan berlangsung, maka akan dibutuhkan struktur buatan yang akan membantu para pekerja bangunan. Struktur inilah yang akan dinamakan sebagai scaffolding. 

Untuk bisa membuat sebuah scaffolding yang baik dan bisa menahan beban pekerja sekaligus material, akan dibutuhkan proses pembuatan tiap bagian yang maksimal. Berikut ini adalah informasi mengenai bagian-bagian scaffolding yang saling bekerja sama untuk bisa berfungsi dengan baik.

Inilah Bagian-bagian Scaffolding yang Harus Anda Ketahui

Scaffolding sendiri biasanya terbuat dari pipa – pipa besi yang dibentuk sedemikian rupa serta papan kayu sehingga mempunyai kekuatan untuk menopang beban yang ada di atasnya. Secara tradisional, scaffolding terbuat dari bambu-bambu yang ditempatkan dengan sedemikian rupa, sehingga para pekerja bisa memanjatnya. 

Scaffolding akan digunakan sebagai pengganti bambu dalam konstruksi modern. Keuntungan penggunaan scaffolding ini adalah penghematan biaya dan efisiensi waktu pemasangan scaffolding.
Berikut ini adalah bagian-bagian scaffolding yang biasa dijumpai dalam kegiatan konstruksi.
 

1. Pelat Dasar

Bagian ini akan menggunakan bahan baja dengan patok di tengah untuk bisa menahan pipa besi. Pelat dasar juga biasa dipaku atau dilekatkan pada papan pelapis untuk mencegah gerakan yang tidak diinginkan. Bersamaan dengan soleplate, bagian inilah yang menjadi struktur paling dasar dari scaffolding.
 

2. Soleplate 

Biasanya terbuat dari bahan kayu atau besi dan menjadi sebagai bagian yang langsung bersentuhan dengan tanah/dasar untuk memastikan kekuatan pijakan scaffolding.
 

3. Clamp/Coupler/Fitting

Perangkat yang terbuat dari besi ini akan digunakan untuk menyambung pipa, mengeratkan sambungan pipa, atau menguncinya.
 

4. Ledger:

Pipa mendatar yang menjadi penghubung dan penopang. Jarak vertikal antara ledger ditentukan untuk penggunaan jenis scaffolding yang diinginkan.
 

5. Transom 

Bagian horizontal scaffolding yang mengikat struktur secara horizontal.
 

6. Lift:

Jarak vertikal antara permukaan yang ditopang pada scaffolding dengan ledger yang terendah atau level dimana platform bisa dibangun akan disebut sebagai lift.
 

7. Standard

Biasa disebut juga sebagai tiang, bagian tegak inilah yang akan membagi seluruh beban ke tanah. Setiap standard akan dipasangkan base plate yang menyebarkan beban untuk bisa mencegah ujung bawah pipa tenggelam masuk ke dalam tanah.
 

8. Cross Ledger Brace

Cross Brace Scaffolding merupakan bagian yang akan bisa menambah kekuatan struktur dan dipasang secara diagonal melintang di antara ledger.
 

9. Facade Bracing atau Sway Brace

Merupakan pipa yang dipasang di depan scaffolding untuk bisa menahan agar scaffolding tidak bergoyang. Melintang dari dasar hingga ke titik tertinggi dari scaffolding dengan kemiringan antara 35º dan 55º, biasanya dipasang pada dasar dan setiap level dari lift juga.
 

10. Platform

Permukaan yang menjadi tempat kerja. Platform dapat dibuat menggunakan lembaran papan kayu, deck dan berbagai bahan lain yang bisa menjadi pijakan untuk para pekerja bangunan.
 

11. Guardrail

Bagian yang memiliki fungsi untuk menjadi penahan tubuh pekerja dan sebagai titik anchor body harness.
 

12. Putlog 

Bagian yang persis berada di bawah platform, tugasnya adalah untuk memperkuat platform agar tidak mudah patah.
 

13. Roda

Akan berguna untuk memindahkan scaffolding dengan mudah.

Itulah berbagai bagian penting dalam sebuah pembuatan scaffolding. Dengan adanya struktur ini, pekerjaan konstruksi bangunan akan menjadi lebih mudah. Semoga informasi mengenai bagian-bagian scaffolding ini bisa berguna dan dapatkan roda scaffolding di Klopmart sekarang juga!


Cek harga klik disini
Media
Admin Klopmart
09 Apr 2021

Related Article