Lampu Kamar yang Baik untuk Bayi yang Perlu Diketahui

Menentukan seperti apa lampu kamar yang baik untuk bayi bagi sebagian orang adalah samar. Alhasil, pada sebagian orang memutuskan untuk menggunakan lampu kamar sesuai preferensi atau saran dari orang sekitar yang mungkin masih sedikit rancu.

Perlu untuk diketahui bahwa memilih lampu kamar yang baik untuk bayi tidak bisa dilakukan dengan cara yang sembarangan. Untuk mengetahui kondisi lampu kamar yang baik untuk bayi, bacalah artikel ini hingga akhir agar menemukan jawabannya!

Lampu Kamar yang Baik untuk Bayi yang Perlu Diketahui

Pencahayaan yang baik untuk kamar bayi adalah cahaya yang tidak terlalu terang atau menyilaukan, sehingga tidak mengganggu tidur bayi. Penggunaan lampu kamar yang baik untuk bayi sebaiknya menggunakan cahaya yang redup, namun tidak terlalu gelap untuk penerangan di kamar bayi. 

Hal ini bukan suatu hal yang tidak pasti atau hanya sekadar preferensi. Melainkan, cahaya redup dapat membantu bayi agar dapat menyesuaikan dengan cahaya. Pada dasarnya, bayi pada beberapa bulan pertama masih mengalami kebingungan membedakan siang dan malam. Jadi, bantulah bayi Anda untuk dapat menyesuaikan secara perlahan dengan lampu yang redup.

Selain itu, cahaya redup baik untuk kamar bayi karena dapat membantu menciptakan suasana yang tenang, yang mana membantu bayi untuk tidur dengan baik. Cahaya redup juga lebih lembut pada mata bayi dibandingkan dengan cahaya yang terlalu terang, sehingga tidak mengganggu tidur bayi. 

Terlepas dari pencahayaan kamar bayi menggunakan lampu, pencahayaan alami juga perlu Anda pertimbangkan. Pencahayaan alami dari jendela adalah pilihan yang baik, tetapi jika tidak cukup, gunakan lampu yang dapat diatur intensitas cahayanya atau lampu tidur yang memancarkan cahaya yang lembut dan menenangkan. Perlu diingat untuk selalu hindari menggunakan lampu yang berkedip atau berwarna-warni yang dapat mengganggu tidur bayi.


Tips Memilih Lampu Tidur yang Baik untuk Kamar Bayi Anda

Untuk mendapatkan pencahayaan yang tepat untuk kamar bayi, pastikan untuk mengetahui tips memilih lampu kamar yang baik untuk bayi. Berikut adalah tips-tips yang bisa Anda pahami!

1. Memahami Tingkat Kecerahan atau Brightness yang Sesuai

Tingkat kecerahan lampu pada kamar bayi dapat memengaruhi kualitas tidur bayi. Hasil penelitian yang dilakukan oleh The National Center for Biology Information (NCBI) di Amerika Serikat menunjukkan bahwa lampu yang terlalu cerah pada saat tidur di malam hari dapat menurunkan produksi hormon melatonin pada bayi. Hormon melatonin sendiri merupakan hormon yang berguna untuk mengatur siklus bangun dan tidur pada manusia.

Hal tersebut dapat menyimpulkan jika tingkat kecerahan lampu pada kamar tidur bayi dapat memengaruhi kualitas tidur bayi. Oleh karena itu, pilihlah lampu dengan intensitas cahaya yang tidak terlalu terang guna membantu meningkatkan kualitas tidur bayi Anda.

Baca juga: 7 Desain Kamar Bayi untuk Kenyamanan si Buah Hati

2. Memahami Aspek Kelistrikan

Kelistrikan merupakan salah satu faktor terpenting dalam menentukan lampu tidur pada kamar bayi. Hal ini dikarenakan listrik merupakan salah satu hal yang sangat berbahaya bagi manusia terutama bayi. Anda harus letak lampu kamar bayi dalam jarak yang aman dan susah dijangkau oleh si kecil.

Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan peletakan kabel yang digunakan untuk menyambung aliran listrik pada lampu. Pastikan tidak ada kabel yang menjuntai di dekat bayi. Hal ini dikarenakan terkadang bayi secara tidak sengaja dapat meraih benda seperti kabel yang mana dapat membahayakan bayi.

Lalu, Anda juga harus memperhatikan daya dari lampu yang digunakan pada kamar bayi. Pastikan lampu yang digunakan pada kamar bayi tidak memakan daya listrik yang berlebihan. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir dengan biaya listrik yang akan membengkak di kemudian hari. 

3. Menentukan Warna Cahaya Lampu yang Tepat

Warna cahaya lampu memiliki peran yang tidak kalah penting. Pilihlah warna cahaya lampu yang memiliki cahaya lembut serta tidak menyilaukan. Beberapa warna cahaya lampu seperti warm white dan putih adalah pilihan yang tepat untuk membuat suasana pada kamar bayi menjadi lebih tenang dan damai. Hal tersebut juga dapat membuat tidur bayi menjadi lebih nyenyak.

Baca juga: 7 Jenis-Jenis Lampu LED yang Perlu Anda Ketahui

4. Mengetahui Ukuran dan Desain yang Sesuai

Selanjutnya, Anda dapat menggunakan lampu dengan ukuran yang tepat. Pastikan Anda tidak menggunakan lampu dengan ukuran yang terlalu besar. Hal ini dikarenakan, lampu dengan ukuran yang besar cenderung memiliki cahaya yang cerah. Cahaya yang terlalu cerah ini dapat menyebabkan bayi mengalami tidur yang tidak nyenyak dan mudah terbangun.

Selain itu, Anda perlu memperhatikan desain peletakan lampu pada kamar bayi. Pastikan Anda meletakan lampu pada ruangan secara merata. Peletakan lampu secara merata pada ruangan berfungsi agar cahaya dapat menerangi ruangan secara merata dan tidak terang hanya di sebagian ruangan. 


5. Fitur Tambahan pada Lampu Kamar Bayi

Tanpa disadari, menggunakan fitur tambahan pada lampu kamar bayi memberikan Anda kemudahan dalam mengontrol pencahayaannya. Anda bisa memilih lampu kamar bayi yang menyediakan beberapa fitur tambahan. 

Ada beberapa fitur yang bisa Anda dapatkan untuk mempermudah mengatur pencahayaan pada kamar bayi. Berikut adalah fitur-fitur yang dapat membantu Anda, seperti:

  • Fitur pemantauan suhu dan kelembaban ruangan,

  • Fitur pemantauan kualitas udara agar bayi terhindar dari risiko alergi dan infeksi,

  • Fitur pengingat ketika bayi terbangun atau saatnya bagi Anda mengganti popok,

  • Fitur pengganti atau pengatur intensitas cahaya hingga warna cahaya dari lampu,

  • Fitur tambahan pemutar musik.

Dalam menentukan lampu kamar yang baik untuk bayi, banyak orang merasa kebingungan karena preferensi yang beragam. Namun, penggunaan lampu kamar seringkali mengikuti saran dari orang sekitar yang kadang masih kabur. Penting untuk diingat bahwa memilih lampu kamar untuk bayi memerlukan pertimbangan yang matang. Cahaya yang ideal adalah yang tidak terlalu terang agar tidak mengganggu tidur bayi, namun cukup redup untuk memberikan penerangan yang memadai. Cahaya redup membantu bayi menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya, terutama saat mereka masih mengalami kebingungan antara siang dan malam.

Tips memilih lampu tidur yang baik meliputi memahami tingkat kecerahan yang sesuai untuk meningkatkan kualitas tidur bayi, memperhatikan aspek kelistrikan agar aman bagi bayi, memilih warna cahaya yang lembut dan menenangkan, memperhatikan ukuran dan desain lampu yang sesuai, serta mempertimbangkan fitur tambahan yang dapat memudahkan pengaturan pencahayaan dan memberikan kenyamanan tambahan seperti pemantauan suhu dan kelembaban ruangan, pemutar musik, dan lainnya.

Jika Anda tidak terlalu ingin mencari lampu khusus untuk kamar bayi, Anda bisa menggunakan lampu LED seperti Lampu LED Ecolink dengan daya listrik 8 Watt. Lampu LED Ecolink membuat penggunaanya tahan hingga belasan tahun, dan disertai anti sinar ultraviolet. Untuk mencari toko yang jual lampu LED Ecolink, Anda bisa mendapatkannya di Klopmart! Jadi, temukan lampu kamar yang baik untuk bayi Anda hanya di Klopmart!

Media

Klopmart

KlopMart adalah platform digital untuk solusi terkini kebutuhan material bahan bangunan yang terhubung ke berbagai suplier dan distributor terpercaya dengan jaminan kualitas terbaik dan harga terjangkau.

Inspirasi Lainnya

4 Cara Agar Besi Tidak Berkarat yang Jarang Diketahui

Besi Bangunan

4 Cara Agar Besi Tidak Berkarat yang Jarang Diketahui

Selengkapnya
7 Cara Cuci Karpet Bulu Rasfur yang Benar Agar Lebih Awet

Tips & Trik

7 Cara Cuci Karpet Bulu Rasfur yang Benar Agar Lebih Awet

Selengkapnya
6 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Sofa secara Praktis dan Hasil Kinclong

Tips & Trik

6 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Sofa secara Praktis dan Hasil Kinclong

Selengkapnya