8 Jenis Genteng Baja Ringan, Apa Saja Plus Minusnya?

Genteng baja ringan menjadi salah satu jenis genteng yang sedang populer saat ini. Material genteng ini terbuat dari baja ringan dan memiliki berbagai keunggulan dibandingkan dengan genteng lainnya. Namun, terdapat beberapa jenis genteng baja ringan yang berbeda satu sama lain. Dalam artikel ini akan dibahas tentang beragam jenis genteng tersebut beserta kelebihan dan kekurangannya. Yuk simak di bawah ini. 

Beragam Jenis Genteng Baja Ringan


Genteng baja ringan cukup populer digunakan karena ringan, kuat, tahan lama, mudah dipasang, serta tahan cuaca. Namun, genteng baja ringan punya beragam jenis dengan keunggulan dan kelemahan masing-masing. Simak untuk mengetahui jenis genteng baja ringan yang tersedia di bawah ini. 

Baca juga: 7 Jenis Baja Ringan dan Kelebihannya untuk Atap Rumah

1. Genteng Baja Ringan Bahan Metal

Genteng baja ringan jenis metal sangat cocok dipadukan dengan atap baja ringan karena tidak panas dan modern. Kuda-kuda baja ringan mampu menahan beban genteng metal yang ringan sehingga tidak membebani struktur atap. 

Tidak hanya itu, genteng baja ringan bahan metal juga tahan lama, anti karat, dan tidak mudah terbakar. Dalam hunian, genteng ini dapat menciptakan sirkulasi udara yang sejuk. Kombinasikan dengan gaya minimalis untuk membuat tampilan depan rumah makin menarik saat menggunakan jenis genteng ini. 


2. Genteng Keramik

Genteng keramik adalah jenis genteng yang terbuat dari campuran tanah liat. Meskipun tidak ringan, genteng keramik memiliki keunggulan tahan terhadap benturan benda keras, sehingga cocok digunakan di wilayah pesisir pantai atau wilayah dengan banyak pohon tinggi. Buah-buah pepohonan yang jatuh pun tidak akan merusak atap. 

Genteng keramik memiliki warna yang menarik dan mengkilap dengan beragam varian warna. Apabila digabungkan dengan rangka baja ringan, genteng keramik dapat menahan angin kencang. 

Usia genteng yang cenderung lama membuat Anda lebih hemat biaya dalam jangka panjang. Selain itu, genteng keramik termasuk bahan bangunan yang ramah lingkungan dan tidak berbahaya bagi kesehatan.

3. Genteng Baja Ringan Bahan Aspal

Untuk menciptakan tampilan atap dengan tekstur artistik yang memiliki kesan doff, jenis genteng baja ringan berbahan aspal bisa menjadi pilihan yang tepat. Genteng ini terbuat dari campuran aspal, bubuk kertas, serat organik, dan resin, sehingga memberikan tampilan yang menarik dan kelebihan dalam mencegah kebocoran pada atap. Ketika musim hujan tiba, Anda tidak perlu khawatir tentang kebocoran atap hunian Anda.

Dalam hal pemasangan, genteng aspal ini cukup mudah dan cepat sehingga bisa menghemat waktu. Kombinasikan dengan rangka baja ringan yang berwarna untuk memberikan kesan netral pada bangunan. Meskipun genteng aspal memiliki kelebihan, tetap perlu memperhatikan keamanan dan kesehatan saat memasangnya karena genteng aspal mengandung serat yang berbahaya jika terhirup.

4. Genteng Polycarbonate

Pilihan genteng baja ringan yang tidak panas dan tahan air bisa didapatkan dengan menggunakan genteng berbahan polycarbonate. Genteng ini dapat dipasang dengan rangka atap baja ringan untuk menciptakan tampilan hunian yang minimalis dan menarik dengan atap datar yang bisa disesuaikan dengan selera Anda. 

Selain tampilannya yang menarik, genteng ini juga dilengkapi dengan pelindung sinar UV yang membuat suasana di dalam hunian terasa lebih sejuk.

Pemasangan genteng polycarbonate juga terbilang mudah karena ringan dan mudah dibentuk. Anda bisa mengaplikasikan genteng ini pada kanopi atau atap di area rooftop. Genteng polycarbonate juga tahan lama terhadap perubahan cuaca dan sangat ideal untuk digunakan pada bagian atap outdoor perumahan.

5. Genteng Spandek

Genteng ini memiliki daya serap yang cukup tinggi sehingga tahan lama dan awet. Genteng spandek juga tahan pecah dan minim keambrukan pada wilayah atap, membuat Anda tidak perlu khawatir dengan cuaca ekstrem. Material genteng spandek juga ramah lingkungan dan dapat didaur ulang.

Anda bisa menggunakan rangka baja ringan dan memilih genteng spandek dengan motif dan warna yang diinginkan, bahkan ada genteng spandek transparan. Satu hal yang menarik, harga genteng spandek lebih terjangkau dibandingkan dengan genteng lainnya, sehingga Anda tidak perlu khawatir dengan biaya yang terlalu tinggi. 

6. Genteng Asbes

Material atap ini terbuat dari campuran fiber dan semen. Tampilannya yang khas akan membuat eksterior rumah Anda makin menarik. Saat Anda menggunakan genteng asbes, Anda tidak perlu lagi khawatir akan kehadiran rayap yang akan merusak material atap. Asbes dilengkapi dengan kandungan anti rayap, sehingga rayap akan sulit menembus genteng tersebut.

Dalam segi pemasangan, asbes adalah material yang dijual dalam bentuk lembaran sehingga lebih mudah dan efisien dalam hal waktu. Ciri khas dari material ini yaitu bergelombang dengan ketebalan yang bervariasi sesuai dengan kondisi. Jika Anda memilih material atap ini, genteng akan mudah dibersihkan. Hal ini juga merupakan salah satu cara untuk menjaga agar atap Anda tahan lama.

7. Genteng Baja Ringan Tanah Liat

Untuk jenis genteng ini, terkadang tidak memungkinkan untuk disandingkan dengan atap baja ringan dalam beberapa kondisi. Namun, jika Anda mengerti penempatan dan pemilihan dari rangka baja ringan yang tepat, hasilnya pasti tidak akan mengecewakan. 

Kuda-kuda yang dipasang dalam rangka atap dibuat dari kanal C dengan ukuran dan ketebalan yang berbeda-beda. Anda harus melakukan pengukuran bobot genteng agar sebanding dengan kekuatan rangka baja.

Jika Anda memilih menggunakan genteng tanah liat, disarankan untuk memilih kuda-kuda baja ringan kanal C dengan ketebalan sekitar 75 x 1mm. Hal ini dengan perhitungan bobot basah genteng sekitar 59 kg. 

Genteng tanah liat termasuk salah satu jenis genteng baja ringan yang tidak panas. Material ini mampu menyerap panas dan tidak akan terdengar bising saat hujan tiba.


8. Genteng Baja Ringan Fiber

Genteng baja ringan fiber terbuat dari campuran serat fiberglass dan bahan lainnya, membuat genteng ini memiliki bobot yang sangat ringan dan mudah untuk dipasang. Genteng baja ringan fiber juga memiliki ketahanan terhadap cuaca yang ekstrem, seperti hujan dan panas matahari.

Namun, genteng jenis ini lebih mudah rusak dibandingkan dengan genteng baja ringan lainnya jika tidak diperlakukan dengan baik. Jadi, Anda perlu melakukan perawatan ekstra agar genteng baja ringan fiber dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. 

Namun, genteng ini memiliki keunggulan estetika yang bagus sehingga cocok digunakan pada berbagai jenis bangunan, seperti rumah tinggal, vila, atau gedung perkantoran.

Pemilihan jenis genteng baja ringan yang tepat akan sangat memengaruhi kualitas dan daya tahan atap rumah Anda. Untuk itu, sebelum memutuskan untuk membeli genteng baja ringan, pastikan untuk mempertimbangkan keunggulan dan kelemahan dari masing-masing jenis genteng baja ringan yang tersedia. 

Baja juga: 10 Model Kanopi Baja Ringan Tanpa Tiang yang Menarik

Saat Anda akan memasang genteng tersebut, pastikan baja ringan yang digunakan juga mudah dalam hal pemasangan. Klopmart menyediakan baja ringan aplus yang terjangkau dan mudah dipasang, sehingga mempersingkat waktu kerja Anda. Penempatan insulasi pada baja ringan aplus juga sangat mudah serta bahannya bisa di daur ulang. 

Jadi, tunggu apalagi? Dapatkan baja ringan aplus di Klopmart untuk memenuhi kebutuhan konstruksi Anda sekarang juga. 

Media

Klopmart

KlopMart adalah platform digital untuk solusi terkini kebutuhan material bahan bangunan yang terhubung ke berbagai suplier dan distributor terpercaya dengan jaminan kualitas terbaik dan harga terjangkau.

Inspirasi Lainnya

Rekomendasi 7 Merk Kabel Listrik Terbaik Di Indonesia

Lampu & Listrik

Rekomendasi 7 Merk Kabel Listrik Terbaik Di Indonesia

Selengkapnya
6 Cara Membuat Sumur Resapan

Tips & Trik

6 Cara Membuat Sumur Resapan

Selengkapnya
6 Cara Membuat Biopori Sederhana

Tips & Trik

6 Cara Membuat Biopori Sederhana

Selengkapnya