MATERIAL: ALUMINUM COMPOSITE PANEL (ACP)

Bahan atau material Aluminum Composite Panel (ACP) memang biasanya digunakan sebagai pelapis dinding pada bangunan komersial seperti ruko atau rumah toko, rukan atau rumah kantor, gedung perkantoran, bandar udara, stasiun kereta, stasiun MRT ataupun stasiun LRT, pusat pertokoan, pusat bisnis, dan sebagainya. Walaupun begitu bahan yang satu ini juga mulai digunakan sebagai pemberi aksen untuk melapisi fasad pada rumah-rumah modern khususnya yang berdesain arsitetur minimalis modern.

 

Apakah Aluminum Composite panel itu?

Aluminium Composite Panel (ACP) adalah salah satu hasil dari proses sandwich panel. Sandwich panel adalah sebuah struktur bahan yang terdiri dari tiga lapisan: lembaran inti dari bahan yang memiliki kepadatan rendah dan lapisan kulit tipis pada kedua sisi luarnya. Sandwich panel dibuat untuk mengakomodir kebutuhan akan bahan yang kuat tetapi pada saat yang sama memiliki bobot yang ringan.

Pada kasus Aluminum Composite Panel, lembaran intinya terbuat dari bahan Polyethylene (PE) yang dilapisi oleh lembaran tipis pelat aluminum. Pelat aluminum direkatkan dengan lembaran inti sehingga ACP menjadi bahan yang cukup kuat tetapi sekaligus juga ringan. Pelat aluminum tersebut dilapisi cat resin sehingga dapat menyesuaikan dengan desain bangunannya.

 

 

Saat ini di pasaran, lembaran ACP diproduksi dalam berbagai warna menarik, baik itu warna metalik ataupun non-metalik. Dari lapisan luarnya, ACP dibedakan menjadi:

  • Polyester (PE) yang biasa digunakan untuk melapisi dinding interior di dalam bangunan

 

  • Polyvinylidene fluoride ataupun polyvinylidene difluoride (PVDF) yang biasa digunakan untuk melapisi dinding eksterior karena jenis  ini lebih tahan pada paparan sinar Ultra Violet.

 

Keunggulan material ACP:

  • Memiliki sifat mekanis yang kuat namun berbobot ringan.
  • Permukaannya rata dan halus.
  • Tahan karat, garam dan asam sehingga tahan terhadap pengaruh cuaca dan iklim.
  • Harga ACP (Aluminium Composite Panel) yang relatif murah dan terjangkau.
  • Mudah diaplikasikan pada berbagai bentuk desain arsitektur modern.
  • Tampilan yang rapi, menarik dan futuristik, sehingga menjadi nilai tambah bagi bangunan.
  • Perawatan Alumunium Composite Panel cukup mudah. Hanya perlu dibersihkan apabila terlihat kotor.
  • Bahannya mudah ditekuk, dibor maupun dipotong menggunakan peralatan konvensional yang ada.
  • Tersedia dalam berbagai alternatif warna sehingga cocok untuk berbagai jenis warna bangunan.
  • Tampilan warna yang tahan lama sehingga usia pakainya cukup panjang.

 

Seperti biasa, adalah tidak fair jika kita tidak membahas kelemahan dari material Aluminum Composite Panel ini. Supaya berimbang, berikut kelemahan material ini.

Kelemahan material ACP:

  • Bahan lembaran inti yang terbuat dari Polyethylene (PE) tidak tahan api sehingga tidak disarankan penempatannya berdekatan dengan sumber api seperti area dapur
  • Dari penelitan ditemukan bahwa bahan perekat yang digunakan untuk menempelkan pelat aluminum ternyata menghasilkan gas beracun saat terbakar.
  • Memerlukan sistem grounding yang baik sehingga bangunan lebih aman dari sambaran petir. Baca juga artikel PENANGKAL PETIR.
  • Dinding yang akan dilapisi ACP harus terlebih dahulu terplester dengan rapi.
  • Perlu pengerjaan yang teliti oleh tenaga berpengalaman supaya tampilan hasil akhirnya rapi.
  • Untuk melapisi dinding diperlukan rangka tambahan (bracket) yang terbuat dari bahan logam.
  • Biaya pemasangan yang lebih tinggi dibandingkan dengan hanya menggunakan pelapisan cat pada dinding.
  • Perlu kehati-hatian selama proses pengiriman sehingga tidak terjadi gesekan antar lembaran ACP.

 

Tertarik untuk melapisi dinding bangunan Anda dengan Aluminum Composite Panel?


Cek harga klik disini

Related Article