Apa Fungsi Tang Buaya?

Tahukah Anda fungsi tang buaya ternyata beragam? Namun, bukan berarti fungsi setiap jenis tang secara keseluruhan adalah sama. 

Tang adalah salah satu hand tools yang paling sering ditemui dan paling banyak dimiliki. Tang sendiri dapat digunakan di berbagai macam bidang seperti, otomotif, listrik, reparasi dari skala industri ke skala rumahan. 

Tang memiliki banyak jenis yang beragam dengan fungsi yang beragam juga. Beberapa di antaranya adalah tang kombinasi, tang potong, tang crimping, tang lancip, tang buaya, dan tang lainnya. Berbicara mengenai tang buaya, tahukah Anda apa itu tang buaya?

Jika Anda belum terlalu familier dengan tang buaya, Anda membaca artikel yang tepat! Di dalam artikel ini Klopmart akan membahas mengenai tang buaya, dari fungsi hingga cara menggunakannya. Pastikan untuk membaca artikel hingga akhir agar Anda mendapatkan informasi mengenai tang buaya dengan lengkap!

Apa itu Tang Buaya?

Tang buaya adalah salah satu dari banyak jenis tang yang ada dan dijual di pasaran. Tang buaya memiliki beberapa nama lain, seperti di Indonesia selain disebut tang buaya juga disebut tang cepret. Sedangkan, tang buaya memiliki istilah vice grip dan locking pliers.

Sebutan unik untuk tang yang satu ini dikarenakan bentuknya yang mirip dengan moncong buaya. Percaya atau tidak, meskipun tang sudah memiliki berbagai macam jenis, tang buaya masih memiliki beberapa jenis lagi jika dibedakan berdasarkan bentuk dan kebutuhannya. Berikut adalah beberapa jenis dari tang buaya atau vice grip yang perlu Anda ketahui!

  • C-Clamp adalah jenis pertama pada tang buaya yang memiliki bentuk lengan yang panjang dan rahangnya berbentuk huruf C apabila dibuka. 
  • Round Nose atau Long Nose adalah dua jenis tang buaya yang memiliki gerigi yang sama di dalam rahang tang. Namun, bentuk yang dimiliki round nose dan long nose berbeda. Round nose akan sangat cocok untuk menjepit benda yang berbentuk bulat, sedangkan long nose berfungsi untuk menjepit benda yang berbentuk datar.
  • Curved dan Straight Jaw adalah dua jenis berbeda pada bentuk tang buaya. Kedua jenis ini hampir sama fungsinya seperti round nose atau long nose, hanya saja keduanya dapat menggantikan satu sama lain untuk menjepit beda.

Baca juga: 4 Cara Membuka Baut Slek dengan Mudah

Fungsi Tang Buaya

Tang buaya memiliki beragam fungsi. Namun, fungsi utama dari tang buaya adalah untuk menjepit dan menahan benda dengan erat dan kuat sehingga benda yang dijepit tidak akan mudah bergeser. Istilah lain untuk menjepit yang dilakukan oleh tang buaya adalah mengunci. Hal ini dikarenakan tang buaya akan mampu menjepit benda tanpa harus dipegang di pegangan tangnya apabila telah dikunci.

Tang buaya memiliki beberapa struktur bagian yang memiliki fungsi masing-masing pada penggunaanya. Struktur bagian tersebut berupa rahang pengunci, rahang tetap, tuas pembuka, dan baut pengunci. 

Tang buaya akan membantu Anda dalam mengerjakan beberapa aktivitas. Beberapa di antaranya adalah, seperti:

  • Menggerinda benda yang dijepit. Tang buaya akan berfokus pada menjepit benda dengan kuat sedangkan Anda dapat memfokuskan tenaga untuk menggerinda benda tersebut;
  • Mengelas benda yang dijepit. Mengelas bisa menjadi berisiko apabila dilakukan dengan satu tangan saja. Maka dari itu dengan bantuan dari tang buaya, Anda tidak perlu khawatir benda akan bergerak atau tidak tetap berada di tempat ketika dilas. Sehingga Anda bisa fokus pada alat las yang panas dan meminimalisir risiko cedera.

Selain itu, tang buaya juga akan membantu Anda untuk menjepit kabel massa yang terdapat pada mesin las. Sehingga, Anda tidak perlu khawatir apabila koneksi kabel akan terlepas ketika sedang mengelas.

Cara Menggunakan Tang Buaya 

Jenis tang yang berbeda-beda dengan fitur yang berbeda pula membuat perbedaan cara dalam penggunaannya. Begitu pula pada tang buaya, ada beberapa cara yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakannya. Berikut adalah beberapa langkah dalam menggunakan tang buaya atau locking pliers yang perlu Anda ketahui! 

1. Membuka Rahang Tang Buaya

Sebelum menggunakan rahang tang buaya, Anda harus mengetahui setiap bagian pada tang buaya. Seperti mana bagian rahang, pegangan tang, pengunci dan lain sebagainya. Rahang adalah bagian yang memiliki gerigi. Bukalah rahang dengan menarik pegangan pada tang sambil menekan tuas untuk membuka. Pegangan pada tang akan terlihat saling menjauh dan rahang tang akan terbuka. 

2. Meletakkan Benda di antara Rahang yang Terbuka

Letakkan benda di antara rahang tang yang terbuka. Apabila benda Anda terlalu besar atau kecil. Anda bisa mengatur besar rahang tang dengan cara memutar mur di belakang pegangan. Pada umumnya, mur diputar seperti arah jarum jam untuk mengecilkan rahang dan berlawanan arah jarum jam untuk membesarkan rahang.

Baca juga: Wajib Tahu! 10 Tanaman yang Cocok di Rumah Anda

3. Menggenggam Pegangan untuk Mengunci

Setelah meletakkan benda dan menyesuaikan posisinya, Anda harus mengunci tang buaya agar benda tidak mudah berpindah posisi. Untuk mengunci tang, Anda harus menekan pegangan ke posisi semula sebelum ditarik dengan kuat hingga terdengar bunyi ‘klik’. Kemudian gunakan sesuai keinginan Anda untuk mempermudah pekerjaan seperti menggerinda atau mengelas.

4. Melepaskan Jepitan Setelah Dipakai

Setelah selesai dengan aktivitas Anda, pastikan untuk melepaskan jepitan tang pada benda. Untuk melepas jepitan tang buaya, Anda hanya perlu untuk menekan tuas yang berada di pegangan tang.

Memiliki tang buaya memang membantu bagi pekerjaan profesional seperti ahli mekanik atau otomotif. Untuk pekerjaan yang profesional, ada baiknya menggunakan tang buaya dengan kualitas yang baik pula. Di Klopmart, Anda bisa menemukan berbagai macam produk tang buaya seperti Sherlock Tang Buaya - CRV 6150. Klopmart jual tang buaya dengan kualitas terbaik yang bisa Anda pilih.

Jadi, apalagi yang Anda tunggu? Segera beli tang buaya di Klopmart untuk merasakan fungsi tang buaya dengan kualitas yang profesional!

Sumber : 


Cek harga klik disini
Media
Admin Klopmart
25 Nov 2022

Related Article