Fungsi Stop Kontak Listrik Bangunan dan Cara Kerjanya

Informasi fungsi stop kontak dan cara kerjanya menjadi poin penting yang bisa Anda dapatkan di sini. Siapa yang tidak tahu stop kontak? Siapa yang belum pernah menggunakan stop kontak? Bisa dipastikan semua orang sudah pernah menggunakan stop kontak.

Ketika Anda membutuhkan daya listrik untuk menyalakan sebuah perangkat elektronik, pasti Anda mencolokkan ke stop kontak. Dengan keberadaan stop kontak, maka Anda bisa mendapatkan daya listrik. AC, TV, PS5, hingga laptop membutuhkan stop kontak dalam sistem kerjanya. Mengetahui fungsi stop kontak juga membantu anda bagaimana cara menghemat listrik

Namun di luar dari penggunaan sehari-hari yang sudah Anda lakukan, ada informasi menarik lainnya tentang alat ini. Untuk informasi lebih lengkap, simak rangkumannya di bawah ini. 

Fungsi Stop Kontak

Fungsi Stop Kontak

Mungkin Anda berpikir bahwa fungsi stop kontak adalah memberikan daya listrik. Padahal bukan itu fungsi utamanya. Fungsi stop kontak adalah menjadi alat pemutus ketika terjadi kontak di antara arus negatif, positif, dan grounding dalam instalasi listrik. Bahkan stop kontak juga bisa memutuskan arus listrik saat terjadi kontak antara tubuh manusia dengan listrik. 

Jadi sebenarnya stop kontak memberikan rasa aman bagi para penggunanya. Itulah mengapa alat ini selalu terbuat dari plastik yang memang bisa aman dari listrik. Stop kontak juga menjadi terminal penghubung antara arus listrik dengan perangkat elektronik lainnya. Tentunya yang juga menggunakan energi listrik. Jadi peralatan tersebut bisa menyala, berfungsi, dan digunakan dengan lancar.

Bagi sebagian besar orang, stop kontak lebih sering dikenal sebagai colokan listrik. Tentu saja itu bukanlah penyebutan yang salah. Sebutan colokan listrik bisa muncul karena untuk menggunakan alat ini, Anda harus mencolok atau menancapkan steker ke lubang stop kontak. Dengan begitu arus listrik dapat mengalir ke perangkat elektronik tersebut.

Setiap bangunan pasti memiliki stop kontak. Apalagi ketika kita berbicara jumlah stop kontak di rumah. Dalam satu rumah bisa terdapat 10 stop kontak. Bahkan lebih dari itu. Penempatan stop kontak pun harus strategis. Harus yang bisa dijangkau oleh perangkat elektronik dengan mudah. Setiap ruangan juga dipastikan memiliki stop kontak.

Ada beragam jenis stop kontak yang tersedia di pasaran saat ini. Dimulai dari stop kontak in bow, stop kontak out bow, stop kontak saklar, stop kontak tunggal, dan stop kontak terminal. Namun mari fokus kepada bagaimana cara kerja dari alat ini.

Peralatan untuk Memasang Stop Kontak

Peralatan untuk Memasang Stop Kontak

Sebelum proses pemasangan stop kontak, berikut ini adalah alat-alat yang harus disiapkan agar proses pemasangan berlangsung dengan baik.

1. Stop Kontak

Benda pertama yang harus disiapkan adalah stop kontak itu sendiri. Ada beberapa jenis stop kontak yang dapat digunakan. Pada umumnya jenis stop kontak yang sering digunakan adalah stop kontak yang memiliki 2 lubang colokan listrik.

2. Tespen

Selanjutnya Anda dapat menggunakan tespen sebelum proses pemasangan. Tespen digunakan untuk mengindikasikan adanya aliran listrik. Tespen dibutuhkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti kesetrum saat proses pemasangan.

3. MCB

Alat terakhir yang disiapkan adalah MCB. Alat ini digunakan untuk mencegah sirkuit listrik agar tidak terjadi korslet. MCB juga berfungsi sebagai alat indikator aktif dan nonaktif jaringan listrik.

3 Cara Memasang Stop Kontak

Cara Memasang Stop Kontak

Berikut ini adalah langkah-langkah memasang stop kontak dengan baik agar tidak terjadinya aliran listrik korslet.

1. Mematikan Listrik

Langkah pertama yang dapat Anda lakukan adalah dengan mematikan aliran listrik terlebih dahulu. Dengan mematikan listrik Anda dapat memasangkan stop kontak dengan aman. Anda dapat juga menggunakan tespen untuk mengetahui apakah aliran listrik masih menyala atau sudah mati.

2. Membongkar Stop Kontak Lama

Berikutnya Anda dapat mendapat membongkar stop kontak yang lama. Dengan membongkarnya Anda dapat melihat komponen listrik yang berada di dalamnya dan mengganti stop kontak yang baru.

3. Memasang Stop Kontak

Langkah terakhir adalah memasang stop kontak. Sebelum memasangnya Anda lebih baik memeriksa dengan apakah aliran listrik sudah mati atau belum. Setelah itu Anda memasukan kabel listrik pada stop kontak yang baru. Kemudian masukkanlah stop kontak yang sudah di sambungkan pada aliran listrik rumah Anda.

Cara Kerja Stop Kontak

Stop kontak memiliki kawat plus dan netral. Ketika peralatan elektronik bekerja normal, maka total arus yang mengalir dalam kedua kawat tersebut bersifat sama. Inilah yang membuatnya tidak ada perbedaan arus. Akhirnya stop kontak bisa bekerja dengan optimal. Namun bagaimana jika Anda tersetrum? Kawat plus akan mengalirkan arus tambahan melewati tubuh Anda hingga sampai ke tanah. 

Bisa dibilang, itu adalah cara kerja stop kontak yang paling umum dan relevan. Anda tidak tahu apakah bisa terjadi insiden tersetrum pada masa mendatang. Oleh karena itu, ketika sedang menggunakan stop kontak, Anda harus berhati-hati.

Kesimpulan

Nah, itulah dia beberapa penjelasan mengenai fungsi stop kontak dan cara memasangnya. Dengan seberapa pentingnya keberadaan stop kontak dalam rumah, Anda bisa mendapatkan produk terbaik dari salah satu alat kelistrikan ini bersama Klopmart. Dengan informasi fungsi stop kontak, kunjungi jual stop kontak dari Klopmart untuk mendapatkan produk kebutuhan Anda sekarang juga


Cek harga klik disini
Media
Admin Klopmart
31 Okt 2022

Related Article