Begini Cara Kerja Water Heater Gas!

Penting sekali mengetahui cara kerja water heater gas sebelum membelinya. Anda pun tidak langsung berasumsi bahwa water heater sudah rusak padahal proses pemanasan air sedang bekerja jika mengetahui cara kerjanya. Water heater gas memang membutuhkan waktu sampai airnya siap digunakan untuk mandi ataupun kebutuhan lainnya.

Water heater gas juga merupakan jenis pemanas air yang banyak digunakan di rumah Indonesia. Harga yang terjangkau serta proses pemanasan air yang tidak memakan waktu lama menjadi alasan utama jenis water heater ini dipilih. Anda pun pasti tertarik untuk memiliki water heater agar bisa menikmati sensasi air hangat yang menenangkan.

Lantas, bagaimana proses proses pemanasan air dengan water heater gas? Langsung simak saja pembahasannya dalam artikel ini.

Jenis-jenis Water Heater Gas

Ada tiga jenis water heater gas yang bisa Anda pilih untuk dipasang di rumah. Berikut ulasan mengenai spesifikasi masing-masing water heater gas dan manfaatnya.

1. Water Heater Tangki

Pertama, ada jenis water heater yang dilengkapi dengan tangki untuk menghasilkan air panas dalam volume yang cukup besar. Water heater bertangki dapat menampung lebih banyak air panas sehingga selalu tersedia ketika dibutuhkan. 

Sayangnya, proses pemanasan airnya membutuhkan konsumsi gas yang lebih besar sehingga kurang efisien. Jenis water heater ini lebih cocok untuk kebutuhan bisnis daripada kebutuhan pribadi di rumah. Pemasangan water heater ini dilakukan dengan cara memasangnya di dalam tembok.

2. Water Heater tanpa Tangki Indoor

Ada dua jenis water heater tanpa tangki, yaitu tipe indoor dan outdoor. Konsumsi gas pada water heater ini lebih efisien karena Anda cukup membuka keran air yang tersambung ketika dibutuhkan. Untuk tipe indoor, pemasangannya dilakukan di permukaan dinding kamar mandi dan sebagian mesinnya ditanam di tembok.

Jenis water heater inilah yang banyak ditemukan di perumahan. Water heater indoor sangat aman dipasang secara indoor karena komponen mesinnya lebih terlindungi dari bahaya luar ruangan. Tidak hanya itu, casing-nya juga melindungi komponen penting dalam pemanas air agar tidak terkena bahaya tersetrum.

3. Water Heater tanpa Tangki Outdoor

Water heater outdoor mirip seperti jenis pemanas air tanpa tangki. Bedanya, Anda memasang water heater ini di luar ruangan. Langkah pemasangannya juga hampir sama, yaitu sebagian instalasinya dilakukan di dalam tembok. 

Jenis water heater ini lebih banyak dipilih karena bisa menghindari risiko kebocoran gas di kamar mandi. Namun, Anda bisa mengatasi risiko tersebut apabila melakukan proses pemasangan water heater gas yang tepat.

Baca juga: 7 Cara Memilih Alat Pemanas Air yang Sesuai Kebutuhan

Bagaimana Cara Kerja Water Heater Gas?

Walaupun terdapat perbedaan dalam proses pemasangannya, water heater gas memiliki cara kerja yang hampir sama. Mari lihat proses kerjanya di bawah ini.

1. Memahami Komponen Water Heater Gas

Ada empat komponen water heater yang perlu Anda ketahui dalam proses pembuatan air panas, yaitu:

  • Flow sensor: komponen untuk mendeteksi aliran air dalam keran.
  • Burner: komponen yang langsung menyalakan api ketika pemanas air dihidupkan.
  • Heat exchanger: komponen berupa pipa logam dan berperan sebagai tempat proses pemanasan air bekerja.
  • Termostat: komponen untuk mengatur suhu air.

2. Flow Sensor Mendeteksi Air Dingin

Pada water heater gas, air yang keluar dari keran tidak langsung berada dalam suhu panas. Proses pemanasan air justru terjadi ketika Anda menyalakan keran airnya, baik keran shower ataupun keran untuk bak mandi.

Ketika Anda membuka keran air, flow sensor mendeteksi aliran air dingin yang mengalir ke kerannya. Proses tersebut memicu burner untuk mulai menyalakan api dan memanaskan air yang mengalir.

Baca juga: 9 Cara Pasang Shower Kamar Mandi Rumah dengan Mudah!

3. Proses Pemanasan Air Dimulai

Proses pemanasan air dimulai ketika api pada burner sudah menyala. Api tersebut mengenai bagian heat exchanger sehingga pipa logam tersebut mulai panas. Air yang mengalir melalui heat exchanger terus dipanaskan hingga mencapai suhu yang diatur oleh termostat.

Setelah mencapai suhu yang diinginkan, barulah aliran air dingin berganti menjadi air hangat. Suhu tersebut masih bisa disesuaikan dengan cara memutar kerannya sehingga Anda bisa merasakan mandi air hangat dan air dingin dalam waktu yang bersamaan. Namun, jumlah air panas bisa saja habis sewaktu-waktu sesuai kapasitas tangkinya.

4. Penutupan Keran Air

Lantas, bagaimana jika Anda sudah selesai mandi? Ketika menutup keran air, flow burner mendeteksi bahwa tidak ada aliran air yang melalui pipa tersebut. Burner pun langsung mati secara otomatis sehingga proses pemanasan air ikut berhenti. Penggunaan gas dalam water heater lebih efisien dan tidak memakan banyak energi karena burner-nya langsung mati begitu kerannya tidak lagi dihidupkan.

Sudahkah Anda memahami cara kerja water heater gas di atas? Sekarang saatnya mendapatkan water heater terbaik untuk melengkapi kamar mandi Anda. Pilihlah pemanas air Ariston Slim 30 liter yang bisa didapatkan di Klopmart. Sudah banyak keluarga yang menggunakan pemanas air ini karena berbagai fitur dan keunggulan yang dimilikinya.

Tidak perlu khawatir mengenai keamanan listriknya karena pemanas air Ariston Slim 30 liter dilengkapi dengan Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB). Kapasitas airnya yang mencapai 30 liter sangat ideal digunakan oleh seluruh anggota keluarga di rumah Anda. Dapatkan produknya hanya di Klopmart karena kami jual water heater secara online agar lebih praktis. Hubungi kami sekarang dan rasakan manfaat mandi di bawah air panas yang menyegarkan dengan Ariston Slim 30 Liter!

Semoga artikel mengenai cara kerja water heater gas ini bisa menjadi informasi Anda.

Sumber:


Cek harga klik disini
Media
Admin Klopmart
24 Nov 2022

Related Article