Konstruksi

Sarung Tangan: Jenis, Bahan, & Tips Penggunaannya untuk Perlindungan Optimal

Media
24 Mei 2018

Klopmart

KlopMart adalah platform digital untuk solusi terkini kebutuhan material bahan bangunan yang terhubung ke berbagai suplier dan distributor terpercaya dengan jaminan kualitas terbaik dan harga terjangkau.

Tujuan utama kita menggunakan sarung tangan kerja untuk melindungi tangan pada saat bekerja di tempat atau situasi tertentu yang berpotensi untuk mengakibatkan cedera tangan.

Sarung tangan kerja atau sering juga disebut sarung tangan pelindung/safety gloves merupakan salah satu Alat Pelindung Diri (APD) untuk melindungi seluruh bagian tangan hingga ke jari-jari selama melakukan pekerjaan tertentu.

Sarung tangan kerja/pelindung ini berfungsi untuk melindungi tangan dari api, suhu panas dan dingin, radiasi, arus listrik, benturan dan pukulan, tergores benda tajam/kasar. Selain itu juga melindungi tangan dari kontak biologis atau bahan kimia dan infeksi virus atau bakteri.

Selain mengetahui fungsi dan tujuan menggunakan sarung tangan kerja/pelindung, kita juga harus memahami pentingnya memilih jenis dan bahan sarung tangan yang tepat dan sesuai dengan pekerjaan yang dilaukan untuk mengurangi cedera tangan. Berikut ini adalah beberapa faktor utama yang perlu di identifikasi dan dipertimbangkan saat memilih sarung tangan kerja/pelindung:

  • Memahami bahaya dan resiko yang akan dihadapi saat menangani bahan/benda/barang tertentu, misalnya jenis bahan kimia atau bahan biologis, durasi kontak dalam menangani bahan/benda/barang, sifat kontak bahan/benda/barang (benturan, percikan, goresan, gesekan).
  • Memahami bahan dan jenis sarung tangan dengan lapisan pelindung untuk melindungi terhadap suhu yang ekstrem, arus listrik, jenis bahan: kering, basah, berminyak.
  • Memilih sarung tangan yang pas dan tepat sesuai ukuran tangan (tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil). Sarung tangan yang tidak pas akan membuat tangan menjadi tidak nyaman, kram ataupun terluka sehingga menghambat pekerjaan dan bahkan bisa membahayakan.
     

Jenis dan Bahan Sarung Tangan Pelindung Kerja

Sarung tangan kerja dibuat dari berbagai macam bahan antara lain bahan kain, kulit, wol, lateks, karet, karet nitril, vinil, neoprene atau logam. Bahan-bahan tersebut dirancang untuk banyak jenis bahaya di tempat kerja. Secara umum, bahan pembuat sarung tangan kerja terbagi menjadi empat kelompok:

1. Bahan Kulit, Kanvas atau Jaring Logam (Leather, Canvas or Mesh Metal Gloves)
Jenis sarung tangan yang digunakan untuk melindungi tangan terhadap bahaya panas, melindungi tangan dari permukaan yang kasar, perlindungan terhadap luka dan luka bakar, serta melindungi suhu yang esktrem (panas/dingin).


2. Bahan Katun dan sejenisnya (Fabric and Coated Fabric Gloves)
Berfungsi untuk melindungi tangan dari benda atau permukaan yang tajam bergelombang dan kotor.

3. Bahan Karet khusus yang tahan akan bahan kimia/cairan (Chemical and Liquid Resistant Gloves)
Bahan Berbahaya dan Beracun atau disingkat B3, menurut OSHA (Occupational Safety and Health of the United State Government) B3 adalah bahan yang karena sifat kimia maupun kondisi fisiknya sangat berpotensi menyebabkan gangguan pada kesehatan manusia.

Sebagai standarisasi perlindungan diri saat bekerja, sarung tangan untuk menangani bahan b3 adalah jenis dari bahan karet seperti butyl, latex, vinyl, neoprene dan nitrile berfungsi untuk melindungi tangan dari bahan kimia atau biologis yang beracun dan berbahaya.

4. Bahan Karet (Rubber Gloves or Insulated Rubber Gloves)
Fungsi sarung tangan karet adalah untuk pekerjaan listrik agar tidak terjadi bahaya kena arus listrik, maka pekerja sebaiknya harus memakai sarung tangan berbahan karet.

Dengan kata lain, sarung tangan yang tepat untuk pekerjaan yang berkaitan dengan listrik, sebaiknya non konduktor, kondisi kering dan berbahan karet.


Tips Penggunaan dan Perawatan Sarung Tangan Pelindung Kerja:

Periksa kondisi sarung tangan sebelum digunakan untuk memastikan bahwa sarung tangan tersebut aman dan layak pakai.

  • Bersihkan sarung tangan secara teratur setelah digunakan.
  • Simpanlah sarung tangan pada tempatnya setelah digunakan.
  • Jangan menggunakan kembali sarung tangan yang terkena bahan kimia atau bahan biologis.
  • Buanglah sarung tangan yang sudah robek, rusak, berubah warna dan kaku.

Setelah kita mengerti pentingnya sarung tangan pelindung, jangan lupa memperlengkapi diri Anda saat bekerja demi keselamatan Anda sendiri. Selamat bekerja!

Inspirasi Lainnya

9 Merk Besi Beton SNI Paling Bermutu di Indonesia 2024

Konstruksi

9 Merk Besi Beton SNI Paling Bermutu di Indonesia 2024

Selengkapnya
10 Rekomendasi Merk Mortar Terbaik: Lebih Kuat dan Tahan Lama

Konstruksi

10 Rekomendasi Merk Mortar Terbaik: Lebih Kuat dan Tahan Lama

Selengkapnya
10 Merk Semen Terbaik di Indonesia untuk Proyek Bangunan yang Kokoh

Konstruksi

10 Merk Semen Terbaik di Indonesia untuk Proyek Bangunan yang Kokoh

Selengkapnya