Bagaimana Rumus Modulus Elastisitas Beton?

Setiap pembangunan rumah ataupun bangunan lainnya perlu melalui tahapan pengukuran serta perhitungan yang rinci, salah satunya untuk mengukur beton dengan menggunakan rumus modulus elastisitas beton. Apakah Anda tahu apa itu rumus modulus elastisitas beton?

 

Melalui artikel berikut ini, Klopmart akan memberikan informasi penting kepada Anda mengenai apa itu rumus modulus elastisitas beton yang penting untuk diketahui dalam proyek pembangunan rumah. Selain itu, ada juga informasi penting lainnya seperti konversi nilai modulus elastisitas beton dan juga bagaimana cara pemilihan beton yang tepat untuk proyek pembangunan rumah Anda.

Apa Rumus Modulus Elastisitas Beton?

Modulus elastisitas merupakan hasil pengukuran yang dilakukan untuk mengetahui ketahanan suatu objek ketika diterapkan gaya. Jadi, modulus elastisitas ini dipergunakan untuk mencari tahu seberapa besar rasio objek tersebut dapat berubah (deformasi elastis) ketika mengalami tekanan atau regangan.

 

Beton pun juga dapat mengalami deformasi elastis dan oleh sebab itu, setiap rumah atau bangunan yang akan dibangun perlu melalui proses perhitungan modulus elastisitas beton. Hal ini guna untuk mencari tahu seberapa besar gaya yang dapat ditumpukan pada beton yang akan digunakan agar rumah yang didirikan dapat berdiri dengan kokoh.

 

Adapun rumus modulus elastis yang diberlakukan dalam perhitungan beton normal adalah sebagai berikut:

 

E = 4700 √fc

 

Keterangan untuk rumus di atas adalah:

E = Modulus elastisitas beton

fc = Kuat tekan beton

Rincian Konversi Modulus Elastis

Berikut ini, Anda akan menemukan konversi perhitungan modulus standar dari bentuk beton kubus (K), yaitu:

  • Ukuran kubus 175 kg/cm2 memiliki modulus elastisitas sebesar 18203 MPa
  • Ukuran kubus 225 kg/cm2 memiliki modulus elastisitas sebesar 20487 MPa
  • Ukuran kubus 275 kg/cm2 memiliki modulus elastisitas sebesar 22540 MPa
  • Ukuran kubus 300 kg/cm2 memiliki modulus elastisitas sebesar 23500 MPa
  • Ukuran kubus 350 kg/cm2 memiliki modulus elastisitas sebesar 25310 MPa
  • Ukuran kubus 400 kg/cm2 memiliki modulus elastisitas sebesar 26999 MPa

Bagaimana Cara Memilih Beton untuk Pembangunan Rumah?

Beton menjadi kebutuhan dasar dalam pembangunan rumah. Oleh karenanya, pemilihan beton tidak bisa sembarang dan Anda perlu mencari beton yang berkualitas demi hasil pembangunan rumah yang baik.

 

Dalam memilih beton yang tepat untuk proyek pembangunan rumah Anda, ada beberapa hal yang dapat dilakukan, yaitu sebagai berikut:

1. Menghitung Ukuran Beton dengan Tepat

Beton memiliki berbagai ukuran mulai dari yang kecil, sedang, hingga yang besar. Maka dari itu, Anda perlu mengukur terlebih dahulu ukuran beton yang dibutuhkan untuk kemudian dapat menentukan seberapa besar beton yang akan digunakan dalam proyek pembangunan rumah.

 

Baca Juga: Daftar Berat Besi Beton SNI Yang Harus Anda Ketahui

2. Memilih Beton Berkualitas Sesuai dengan Standar SNI

Besi yang digunakan dalam beton haruslah memiliki kualitas sesuai dengan Standar Nasional Indonesia. Anda dapat menemukan kode SNI pada tulangan besi untuk memastikan bahwa produk tersebut sudah melalui proses quality check sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan.

 

Baca Juga: Inilah Daftar Merk Besi Beton SNI yang Bisa Anda Temukan di Pasaran

3. Memilih Jenis Beton yang Sesuai dengan Kebutuhan

Beton memiliki berbagai jenis yang berbeda-beda. Oleh karena itu, Anda harus memahami baik jenis-jenis beton yang tersedia dan disesuaikan dengan keperluan dalam proyek pembangunan rumah.

 

Jadi, sekian informasi yang dapat kami sampaikan kepada Anda. Apabila Anda ingin mencari beton berkualitas, silakan cek Decon Beton Instan yang tersedia melalui website Klopmart dan jangan lupa untuk menerapkan rumus modulus elastisitas beton pada proyek pembangunan rumah yang akan dijalankan nanti.

Media

Klopmart

KlopMart adalah platform digital untuk solusi terkini kebutuhan material bahan bangunan yang terhubung ke berbagai suplier dan distributor terpercaya dengan jaminan kualitas terbaik dan harga terjangkau.

Inspirasi Lainnya

Rekomendasi 7 Merk Kabel Listrik Terbaik Di Indonesia

Lampu & Listrik

Rekomendasi 7 Merk Kabel Listrik Terbaik Di Indonesia

Selengkapnya
6 Cara Membuat Sumur Resapan

Tips & Trik

6 Cara Membuat Sumur Resapan

Selengkapnya
6 Cara Membuat Biopori Sederhana

Tips & Trik

6 Cara Membuat Biopori Sederhana

Selengkapnya