Download Klopmart App

Pusat Bantuan

KIAT MEMILIH KIPAS ANGIN YANG TEPAT

Kita sudah mengetahui jenis-jenis kipas angin yang umum ada di pasaran Indonesia. Setelah kita membahas tentang memilih kipas angin berdasarkan jenisnya, sekarang mari kita membahas beberapa kiat dalam memilih kipas angin yang tepat sesuai kebutuhan Anda.

Memilih kipas angin itu boleh dikatakan sebagai tugas yang susah-susah gampang ataupun gampang-gampang-susah. Karena yang sering terjadi adalah ternyata kipas angin yang kita beli terlalu kecil untuk ruangan besar. Atau malahan kipas angin yang kita beli terlalu besar sehingga kita masuk angin dibuatnya.

Untuk membeli kipas angin, hal-hal di bawah ini perlu kita perhatikan selain harga jualnya:

  1. Ukuran ruangan, tempat nantinya kipas angin akan dipergunakan. Untuk ruangan 6 x 4 meter, sebaiknya gunakan kipas angin dengan diameter 75 cm. Pikirkan: apakah Anda memerlukan lebih dari satu unit kipas angin untuk ruangan yang lebih besar?

 

  1. Pastikan fungsi dan jenis yang sesuai. Baca juga Memilih Jenis Kipas Angin. Hal ini perlu supaya kita tidak memilih wall-mounted fan padahal ternyata Anda membutuhkan kipas angin yang dapat cepat dipindahkan ke ruangan lain. Akan repot jadinya.

 

  1. Pastikan kipas angin yang ingin Anda beli memiliki garansi. Yah, namanya juga barang elektronik produksi massal. Ada kalanya terjadi human error,kesalahan produksi atau suku cadangnya tidak sempurna. Dengan memiliki garansi, Anda dapat menukarnya dengan suku cadang yang baru atau bahkan unit yang baru tanpa biaya.

 

  1. Sebelum dibawa pulang, pastikan sudah dicoba untuk dihidupkan. Mintalah pegawai toko untuk menguji coba kipas angin Anda dengan menghidupkan mesinnya. Saat diuji coba menghidupkan kipas angin, perhatikan apakah motor listrik berfungsi baik tanpa adanya bunyi-bunyi yang tidak wajar.

 

  1. Kipas juga harus dapat berputar dengan variasi kecepatan sesuai dengan tombol-tombol atau saklar pengatur kecepatan putaran kipas.

 

  1. Perhatikan apakah kepala kipas angin dapat bergerak ‘menoleh’ ke kiri dan ke kanan dengan mulus, tanpa hambatan dan bunyi-bunyi yang tidak wajar.

 

  1. Matikan kipas. Set kepala kipas pada posisi ‘mendongak’ lalu hidupkan lagi. Lakukan juga untuk posisi ‘menunduk’. Perhatikan apakah kepala kipas angin dapat bekerja dengan posisi-posisi ‘mendongak’. Jika kepala kipas angin kembali menunduk dengan sendirinya, berarti komponen bagian lehernya kurang baik konstruksinya.

 

  1. Matikan kipas. Cabut kabel steker dari stop kontak. Perhatikan kondisi kabel dan stekernya. Pastikan dalam kondisi baik.

 

  1. Perhatikan kondisi fisik body bagian luar. Pastikan semuanya mulus dan tidak terdapat retakan atau pecah.

 

  1. Perhatikan bagian ‘sangkar’ kipas. Pastikan semua bagiannya dalam kondisi baik. Dan dapat dilepas dengan mudah untuk dibersihkan.

 

Dengan beberapa kiat ini, Anda memiliki variable sebagai pertimbangan dalam memilih kipas angin. Karena jika kita perhatikan, walaupun kipas angin diminati banyak orang, harganya tidak pernah turun, bahkan cenderung naik. Mungkin karena bumi memang semakin panas, yaaa…


Cek harga klik disini

Related Article