Mengenal Simbol MCB dan Cara Membacanya

Pemilik rumah wajib memahami seluruh simbol MCB dan cara membacanya. Miniature Circuit Breaker (MCB) merupakan komponen kelistrikan yang penting bagi sebuah rumah atau gedung. Rumah Anda justru berisiko mengalami kebakaran akibat korsleting listrik kalau tidak dipasangi MCB.

Miniature Circuit Breaker alias Pemutus Sirkuit Miniatur merupakan perangkat kelistrikan yang berguna untuk membatasi arus listrik. Alat ini berfungsi sebagai pengaman ketika ada beban atau aliran listrik yang berlebih. Walaupun MCB bekerja secara otomatis, tetap saja Anda harus bisa membaca simbol dalam perangkat tersebut.

Apa saja simbol yang terdapat dalam perangkat MCB? Temukan jawaban lengkapnya dalam penjelasan di bawah ini.

Simbol-Simbol MCB

Perangkat MCB berbentuk kotak yang memanjang dan terdiri dari sakelar ON dan OFF di tengahnya. Selain sakelar, ada pula beberapa komponen MCB lainnya yang terdiri dari susunan kode. Kode tersebut mencakup range tegangan, kelas energi, arus maksimum, dan kapasitas breaking. Kode-kode inilah yang dikenal sebagai simbol MCB.

Bagaimana cara membaca empat simbol MCB tersebut? Lihat uraian lengkapnya di bawah ini.

1. Kapasitas Breaking

Kapasitas breaking menandakan jumlah atau arus listrik maksimum yang dapat dihantarkan oleh MCB dalam satu rumah. Ada pun nominal arus maksimum pada MCB terdiri dari 1A, 2A, 4A, 6A, 10A, 12A, 20A, 25A, 32A, dan sebagainya. Apabila kapasitas breaking-nya tertulis 10A, artinya maksimum listrik adalah arus sebesar 10A. Anda harus memperkirakan peralatan elektronik yang bisa digunakan di dalam rumah supaya listrik tetap menyala dan tidak terputus.

2. Batas (Range) Tegangan

Berikutnya, ada simbol batas tegangan. Simbol ini lebih mudah dipahami oleh masyarakat awam pada umumnya karena menggunakan satuan volt (V). Ada pun simbol ini menandakan jumlah batas tegangan listrik yang bisa digunakan dalam satu rumah. Contohnya, batas tegangan pada MCB tertulis 100/220 V. Artinya, batas tegangan minimum sebesar 100 V, sedangkan batas maksimumnya berupa 220 V.

3. Arus Maksimum

Ketiga, arus maksimum yang menggunakan satuan Ampere (A). Simbol ini sejatinya mirip seperti kapasitas breaking karena menandakan arus listrik maksimum dalam satu rumah. Hanya saja, Anda perlu memperhatikan simbol ini sebelum membeli MCB agar cocok dengan kebutuhan penggunaan listrik dalam rumah. Arus listrik langsung terputus jika menggunakan peralatan elektronik lebih dari arus maksimum dalam waktu bersamaan.

4. Kelas Energi

Terakhir, ada simbol kelas energi yang dihitung dalam satuan Joule. Terdapat tiga varian kelas energi, yaitu kelas 1, kelas 2, dan kelas 3. MCB rumahan biasanya menggunakan kelas 1 dengan ukuran kotak kecil, tetapi ada pula yang menggunakan MCB kelas 3 yang merupakan kelas tegangan tertinggi.

Fungsi MCB

Anda mungkin berpikir mengenai fungsi MCB dalam sebuah rumah sehingga perlu mengetahui cara membaca simbol MCB di atas. Ada empat fungsi MCB, yaitu:

1. Memutus Arus Listrik

Fungsi dasar MCB adalah memutus arus listrik. MCB langsung mematikan arus listrik secara otomatis apabila melebihi kapasitas breaking atau arus maksimum yang telah ditentukan. Itulah pentingnya menyesuaikan arus maksimum MCB dengan kebutuhan listrik di rumah Anda.

2. Melindungi Beban Arus Listrik

MCB juga berfungsi untuk melindungi beban arus listrik agar tidak berlebih (overload). Contohnya, rumah Anda menggunakan tipe MCB kelas 1 dengan rentang tegangan dan batas arus maksimum yang kecil. Ketika Anda memakai sejumlah peralatan elektronik secara bersamaan, MCB langsung memutus arus listrik secara sementara hingga kembali normal.

3. Melindungi dari Hubung Singkat

MCB juga berfungsi untuk melindungi arus listrik dari hubung singkat (short circuit). Kondisi ini terjadi karena dua arus dalam kabel yang bekerja saling bertemu, kemudian terjadi short circuit yang menyebabkan listrik tidak stabil. MCB langsung memutus arus listrik supaya tidak terjadi bahaya lanjutan dari short circuit.

4. Mencegah Kebakaran

MCB memiliki komponen bimetal yang bereaksi apabila terjadi panas berlebih. Api yang muncul pada sistem listrik akan membuat arus listrik menjadi tidak terkendali. Suhu pada komponen bimetal tersebut langsung meningkat, kemudian melengkung. Listrik pun mati, tetapi tidak terjadi kebakaran akibat api tersebut.

Cara Kerja MCB

Begini cara kerja MCB ketika terjadi arus listrik berlebih dalam satu rumah. Pada kotak MCB, terdapat simbol yang telah dibahas sebelumnya. Arus listrik dan tegangan yang masuk harus melalui MCB terlebih dahulu agar tetap sesuai kapasitasnya. Rumah Anda tidak akan mampu menampung kapasitas listrik yang berlebih.

Proses pembatasan arus listrik menggunakan komponen bimetal dan sistem meteran. MCB akan memutuskan arus listrik apabila terlalu besar atau melebihi batas. Komponen bimetal pun ikut melengkung dan terlepas dari sistemnya sehingga kebakaran tidak akan terjadi. Dibandingkan sekring manual, MCB lebih efektif karena bekerja secara otomatis. Anda pun tidak perlu mengganti bagian dalam MCB setiap kali terjadi pemutusan listrik.

Begitulah cara kerja MCB dalam memutus aliran listrik yang berlebih. Selain MCB, masih ada komponen kelistrikan lain yang tidak boleh dilewatkan dalam rumah Anda, yaitu sakelar lampu. Anda tentu membutuhkan perangkat ini untuk menyalakan dan mematikan lampu yang terpasang di plafon.

Kini, Anda bisa mendapatkan sakelar lampu dengan mudah hanya di Klopmart, e-commerce bahan bangunan terbesar. Klopmart menyediakan sakelar lampu merek Schneider yang terbaik di kelasnya. Tidak perlu khawatir mengenai pembayarannya karena kami menyediakan opsi pembayaran cicilan yang aman. Langsung hubungi kami untuk mendapatkan produknya dan gunakan komponen kelistrikan terbaik di rumah Anda hanya dengan sakelar lampu Schneider.

Semoga penjelasan mengenai simbol MCB di atas bermanfaat sebagai panduan Anda dalam mengoperasikan peralatan ini.

Sumber:


Cek harga klik disini
Media
Admin Klopmart
01 Nov 2022

Related Article