SEJARAH HADIRNYA SHOWER

Di masa kini, mandi dengan menggunakan shower sudah tidak asing lagi bagi kita, walaupun masih ada juga orang yang mandi menggunakan bak atau ember dengan gayung. Mandi menggunakan shower, yang menghasilkan aliran air seperti air hujan, lebih efisien dan lebih hemat air dibandingkan mandi dengan cara mengambil air dari bak dengan gayung.

Tahukah Anda bahwa kamar mandi dan semua perlengkapan yang ada di kamar mandi seperti toilet, wastafel, keran, termasuk shower, sudah ada sejak jaman dahulu kala? Mungkin kita sudah membaca tentang sejarah toilet, mengenali wastafel, dan mengetahui lebih lanjut tentang keran, kali ini kita akan melihat sejarah hadirnya shower.

Air terjun merupakan shower pertama dan alamiah yang sudah ada sejak jaman purbakala. Cara sederhana bagi manusia membersihkan diri adalah dengan berdiri di bawah air terjun.

Seiring berkembangnya peradaban dan karena tidak semua area dekat dengan air terjun, manusia mulai membuat semacam buyung atau kendi untuk menampung air yang kemudian menghasilkan efek air mengalir untuk membersihkan diri mereka. Hal ini mulai dilakukan di jaman Mesir Kuno, para budak akan menuangkan air dari buyung atau kendi tersebut ke tuannya saat mereka mandi. Di masa ini, air yang dituangkan adalah air dingin.

Orang Yunani Kuno menciptakan sistem shower pertama dengan cara memompa air dari sistem saluran air yang dialirkan melalui pipa menuju ke shower secara bersamaan. Sistem shower yang sama ini digunakan juga oleh Bangsa Romawi di dalam rumah-rumah mandi mereka yang terkenal di masa itu.

Ada satu masa di Abad Pertenghan, terutama setelah runtuhnya Kekaisaran Romawi, kegiatan mandi menjadi tidak populer karena dengan membersihkan diri dianggap sebagai tanda kesombongan dan tidak suci. Sehingga di masa ini, mandi itu menjadi hal yang tabu secara agamawi. Baru setelah peristiwa Black Death, sebuah epidemi yang menewaskan sebagian besar populasi di Eropa pada pertengahan abad ke-14, membuat orang-orang di Eropa menyadari pentingnya hidup bersih dan sehat.

Di akhir abad ke-18 sistem shower, yang kita kenal saat ini, mulai digunakan. Tahun 1767, William Feetham diberikan hak paten untuk ciptaannya dalam sistem shower tersebut. Shower tersebut menggunakan pompa yang mendorong air menuju ke baskom di atas orang yang mandi. Saat mandi, orang yang berdiri dibawah baskom tersebut akan menarik sebuah rantai untuk mengeluarkan airnya.

Awal abad ke-19, shower model The English Regency diciptakan tapi nama penciptanya tidak disebutkan. Model ini dibangun dengan menggunakan beberapa pipa logam yang dicat menyerupai bambu. Sebuah baskom dihubungkan ke pipa kemudian air di pompa keluar dan dialirkan melalui nosel yang ada diatas kita. Model pompa tangan mulai dikenal di masa ini bersamaan dengan nosel dan model penyemprot lainnya. Setelah sistem saluran air dalam ruangan dikenal, air dapat langsung dialirkan ke dalam rumah, maka sejak tahun 1850 air dapat langsung disalurkan ke shower. Dengan demikian kita tidak perlu lagi mengisi air terlebih dahulu untuk mandi dengan shower.

 

Seiring perkembangan jaman, penggunaan shower menjadi populer dan kini hampir setiap rumah memiliki shower. Di masa kini kita bisa mendapatkan berbagai model dan jenis shower sesuai kebutuhan dan selera kita, mulai dari shower standar, shower listrik bahkan shower digital yang dilengkapi beberapa fitur tambahan.

Demikanlah sejarah singkat mengenai shower. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai cara memilih shower yang sesuai serta cara membersihkan shower agar tetap awet, baca juga TIPS MEMILIH SHOWER dan TIPS MEMBERSIHKAN SHOWER ANDA.

 

Cek harga klik disini

Related Article