Bagaimana Sebenarnya Cara Kerja AC?

Tinggal di Indonesia dengan suhu udara yang cukup terik, mau tidak mau memaksa Anda untuk memasang AC atau air conditioner di rumah. Alat pendingin udara bukan lagi perlengkapan elektronik yang asing dan dapat dengan mudah ditemukan di hampir kebanyakan rumah saat ini. Secara umum, udara dingin yang dihasilkan oleh AC disalurkan melalui pipa agar menyebar ke seluruh penjuru ruang. Inilah yang menyebabkan ruangan ber-AC terasa lebih sejuk dan dingin. Lantas, bagaimana sebenarnya cara kerja AC itu sendiri?

Mengenal komponen AC

Sebelum mempelajari cara kerja AC secara mendetail, ada baiknya jika terlebih dulu Anda memahami satu per satu komponen yang ada pada sebuah unit pendingin udara. Berikut di antaranya:

  1. Compressor AC
    Memiliki peran penting sebagai power unit dari sistem AC, Compressor AC dapat menyusun fluida kerja atau refrigent ketika AC dinyalakan. Susunan tersebut semula berbentuk tekanan gas rendah yang kemudian bertambah tinggi. Ketika gas telah bertekanan tinggi, maka selanjutnya akan diteruskan mengarah menuju kondensor AC.
     
  2. Kondensor AC
    Ini merupakan alat yang berfungsi untuk mengubah gas bertekanan tinggi menjadi cairan tekanan tinggi. Beberapa orang juga menyebut Kondensor AC sebagai heat exchange karena kemampuannya yang sangat baik dalam memindahkan panas ke udara melalui orifice tube.
     
  3. Orifice tube
    Cara kerja AC tentu akan terhambat tanpa keberadaan orofice tube. Komponen ini merupakan tempat cairan bertekanan tinggi untuk diturunkan suhunya. Ketika berhasil, maka cairan tersebut akan mendingin atau tekanannya menjadi jauh lebih rendah.
     
  4. Katup ekspansi
    Setelah cairan dingin terbentuk di orifice tube, maka saatnya katup ekspansi bertugas mengontrol aliran cairan pendingin. Katup ini juga berfungsi untuk mengubah wujud cairan menjadi uap dan masuk melalui evaporator atau pendingin sebelum disebarkan ke seluruh ruang.
     
  5. Evaporator AC
    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, evaporator AC adalah komponen di dalam sebuah perangkat udara yang mampu menghasilkan uap dingin, dengan sedikit cairan. Ini dinamakan campuran refigrent yang pada akhirnya menghasilkan suhu udara dingin pada sebuah ruangan.
     
  6. Thermostat
    Satu lagi komponen AC yang penting untuk diketahui, yaitu Thermostat. Jika diperhatikan bentuk Thermostat merupakan lempeng metal dengan dua pemuaian yang berbeda. Artinya, saat suhu udara naik, maka metal di bagian terluar akan memuai terlebih dulu. Kondisi ini mengakibatkan lempek membengkok dan menyentuh sirkuit listrik, sehingga menyalakan motor AC.

Memahami cara kerja AC di rumah Anda

Nah, setelah Anda mengenal satu per satu komponen di dalam sebuah unit pendingin udara, maka selanjutnya Anda dapat memahami cara kerja AC di rumah. Tentu saja, untuk bisa menghasilkan suhu udara yang sejuk dan dingin, sebuah unit AC harus memiliki komponen-komponen yang sudah dijelaskan tadi. Cara kerja AC sendiri secara umum menggunakan sistem terpisah atau split-system units. Melalui cara tersebut AC bekerja dengan memisahkan sisi panas dan dingin untuk bisa membentuk sistem pendinginan udara yang sempurna.

Sisi dingin ini di simpan di bagian dalam ruangan yang kemudian dihubungkan dengan pipa yang juga berada di dalam ruangan. Sebaliknya, sisi panas sengaja diletakkan di luar ruangan lengkap bersama dengan unit kondensor. Seiring berkembangnya teknologi, saat ini Anda bahkan bisa mengatur cara kerja AC dari jarak jauh dengan sebuah remote control.

Setelah memahami cara kerja AC yang sebenarnya, sekarang Anda tentu dapat lebih bijak meletakkan alat pendingin udara tersebut di rumah. Semoga bermanfaat, ya!


Cek harga klik disini
Media
Admin Klopmart
24 Okt 2019

Related Article