5 Cara Pasang Keramik Dinding

Jika Anda sedang atau merencanakan merenovasi rumah dengan memasang keramik di dinding, maka Anda wajib tahu cara yang benar untuk memasangan keramik dinding. Mengapa perlu untuk tahu cara pasang keramik dinding padahal tukang bangunan bisa saja melakukannya? Hal ini perlu Anda ketahui agar Anda tahu apakah tukang memasang keramik dinding Anda dengan cara yang benar.

Agar keramik dinding terpasang dengan baik, inilah cara pasang keramik dinding yang mudah dan tepat.

Ketahui Perbandingan Perekat Keramik

Cara pasang keramik yang pertama adalah dengan mengetahui perbandingan adonan atau campuran semen yang digunakan untuk menempelkan keramik pada dinding. Campuran yang ideal antara pasir, beton, dan semen adalah 1:1:5. Saat proses mencampur adonan perekat, gunakanlah air secukupnya hingga adonan berbentuk seperti pasta.
 

Rendam Keramik Terlebih Dahulu

Cara pasang keramik yang kedua adalah dengan merendam keramik terlebih dahulu. Mengapa demikian? Hal ini berfungsi agar bagian bawah keramik yang berpori dan dapat menyerap air akan menempel dan menyatu dengan baik pada semen. Rendam keramik selama 15 hingga 30 menit. Keramik yang tidak direndam terlebih dahulu akan menyerap dan membuat adonan semen menyusut sehingga menyisakan ruang kosong pada bagian belakang keramik. Hal ini bisa membuat keramik terlepas sesaat setelah dipasang.

Baca juga: Mengenal 6 Jenis Keramik yang Paling Sering Dipakai
 

Persiapkan Alat dan Ukur Dinding

Cara pasang keramik yang ketiga adalah dengan menyiapkan alat yaitu benang, meteran ukur, paku serta beton. Kemudian ukurlah dinding Anda. Cara memasang keramik yang ideal adalah dengan memulainya di posisi tengah yaitu titik simetris dinding setelah dibagi dua yakni atas-bawah dan kanan-kiri. Tandai titik tersebut dengan paku dan pasanglah benang untuk memberikan jalur pemasangan keramik dan berikan jarak 1 hingga 1,5 cm dari dinding untuk tebal pelapisan semen perekat dinding.

Baca juga: Merk Nat Keramik Terbaik untuk Hunian Anda
 

Menempel Keramik

Sebelum memasan keramik, tiriskan keramik terlebih dahulu dari rendaman. Untuk pengolesan lapisan pada dinding, sebaiknya samakan tebalnya dengan jarak benang pada dinding yaitu 1 hingga 1,5 cm. Lakukan pemasangan keramik dari bagian bawah dinding terlebih dahulu agar pemasangan lebih mudah.

Keramik yang sudah dilapisi dengan perekat semen ditempelkan pada dinding dan diratakan dengan menggunakan benang. Tekan keramik menggunakan karet. Lalu, jangan lupa untuk mengetok keramik secara perlahan untuk memastikan keramik telah rata dengan bagian benang atas dan bawah.
 

Finishing

Selesaikan proses pemasangan keramik dari bawah ke bagian dinding atas. Jika keramik telah terpasang semua, maka Anda bisa membersihkan permukaan keramik dengan menggunakan alat kebersihan biasa berupa spons atau kain katun. Anda bisa memasukkan nat dengan grout pada keramik setelah 2 hingga 3 hari setelah pemasangan keramik dilakukan.

Untuk cara pasang keramik yang lebih baik, sebaiknya Anda melakukan penyortiran bahan dan material yang akan dipasang terlebih dahulu untuk menghindari timbulnya celah. Anda juga harus memeriksa kesikuan area sudut ruangan sebelum memasang keramik untuk menghindari pemasangan keramik yang miring di sudutan ruangan akibta plesteran yang tidak siku. Selain itu, Anda bisa tarik nat keramik pada saat setengah kering dengan kawat tembaga agar hasilnya bisa tepat di antara keramik dan tidak rata dengan permukaan keramik.

Ternyata cara pasang keramik dinding sangatlah mudah untuk dilakukan dan diikuti. Anda bisa mengikuti cara di atas untuk memasang sendiri keramik dinding di rumah atau memperhatikan pemasangan keramik dinding yang dilakukan oleh tukang apakah sudah dilakukan dengan benar. Selamat mencoba!

Baca juga: Harga Keramik Lantai yang Berkualitas untuk Rumah Anda


Cek harga klik disini
Media
Admin Klopmart
19 Nov 2019

Related Article