6 Jenis Kayu Ringan dan Kuat untuk Furniture, Jangan Salah Pilih!

Kayu menjadi salah satu bahan material yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pada interior dan furniture. Tentunya penggunaan kayu untuk masing-masing kebutuhan pastinya berbeda. Kalau Anda sedang mencari jenis kayu ringan dan kuat untuk furniture maka artikel ini tepat dibaca sampai selesai.

Promosi Klopmart

Kali ini Klopmart akan mengajak Anda mengenali berbagai jenis kayu yang biasanya digunakan untuk membuat furniture. Selain mempelajari jenis kayu yang ada, Anda juga akan belajar mengenai finishing kayu sehingga tampilannya terlihat lebih estetis. Langsung simak selengkapnya di bawah ini! 

Apa yang Dimaksud dengan Jenis Kayu Ringan?

Apa yang Dimaksud dengan Jenis Kayu Ringan?

Jenis kayu ringan mengacu pada kelompok kayu yang memiliki densitas rendah. Maksudnya berat kayu tersebut relatif ringan dibandingkan dengan kayu lainnya. Karakteristik ini membuat penggunaan kayu ringan menjadi pilihan yang populer dalam berbagai aplikasi, termasuk pembuatan furniture

Selain karena bobotnya ringan, kayu ringan memiliki beragam sifat yang menguntungkan, seperti kemudahan dalam pemrosesan, kekuatan yang cukup, dan kestabilan yang baik. Keistimewaan kayu ringan terletak pada struktur selulosa dan lignin yang lebih sedikit di dalamnya. 

Struktur selulosa yang lebih longgar membuat kayu ringan memiliki berat yang lebih rendah, sementara kadar lignin yang lebih rendah mengurangi kepadatan kayu. Ketika kepadatan dalam suatu kayu rendah maka kayu ringan menjadi lebih mudah dikerjakan dan diproses. Alasan lain mengapa kayu jenis ini mudah diproses juga karena adanya serat-serat halus.

Meskipun kayu ringan umumnya memiliki kekuatan yang lebih rendah dibandingkan dengan kayu berat, jenis kayu ringan yang kuat masih tersedia dan dapat digunakan dalam pembuatan furniture

Beberapa jenis kayu ringan yang kuat termasuk cedar, pinus, dan bambu. Kelebihan kayu ringan ini membuatnya ideal untuk furniture yang memerlukan mobilitas, seperti kursi lipat atau meja portabel. 

Selain itu kayu ringan juga dapat digunakan dalam proyek-proyek kreatif dan seni karena kemampuannya yang mudah dibentuk serta dikerjakan. Jadi jelas mengapa jenis kayu ringan merupakan pilihan bagi mereka yang mencari furniture praktis, bukan? 

Jangan salah, penggunaan jenis kayu ringan juga sangat bagus karena menampilkan kesan estetis ke dalam ruangan di rumah Anda. Jadi untuk Anda yang berencana membuat furniture sendiri, cobalah menggunakan berbagai jenis kayu ringan seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. 

Baca juga: Tips Memilih Furniture Rumah Minimalis Agar Terlihat Luas dan Menarik

Jenis Kayu Ringan dan Kuat yang Cocok untuk Furniture

Jenis Kayu Ringan dan Kuat yang Cocok untuk Furniture

Penggunaan kayu untuk membuat furniture bukan hal baru yang dilakukan oleh manusia. Pasalnya kayu memang banyak digunakan untuk furniture karena kekuatan, keindahan, dan keberlanjutannya. 

Namun tidak semua kayu cocok untuk semua jenis furniture. Terutama jika Anda mencari kayu yang ringan namun tetap kuat dan tahan lama. Lalu apa saja jenis-jenis kayu yang memiliki semua kriteria tersebut? Coba simak beberapa jenisnya berikut ini!

1. Kayu Cedar

Kayu cedar merupakan salah satu jenis kayu ringan yang sangat cocok untuk pembuatan furniture. Selain ringan, cedar memiliki kekuatan yang baik dan tahan terhadap serangan serangga serta pengaruh cuaca. 

Kayu cedar yang berasal dari pohon cemara ini memiliki serat halus dan warna yang indah sehingga memberikan tampilan elegan apabila Anda menggunakannya untuk furniture. Kayu ini sering digunakan dalam pembuatan lemari, meja, dan rak buku.

2. Kayu Pinus

Kayu pinus juga dikenal sebagai jenis kayu ringan yang serbaguna dan terjangkau. Pinus memiliki kekuatan yang cukup baik dan termasuk jenis kayu yang mudah dikerjakan. Warna kayu satu ini cukup unik karena memiliki kecerahan alami serta motif serat yang menarik. 

Jadi tidak heran kalau ada banyak orang menggunakan kayu pinus karena kesan estetis pada rumah bisa didapatkan. Penggunaan kayu pinus juga bisa Anda temukan dalam banyak jenis furniture, seperti meja, kursi, lemari, serta hiasan dinding.

3. Kayu Balsa

Tahukah Anda bahwa Indonesia termasuk salah satu negara yang memproduksi kayu teringan di dunia? Benar! Namanya kayu balsa yang terbuat dari pohon bernama Ochroma Pyramidale alias Balsa. 

Kayu satu ini sangat populer karena semua karakteristiknya cocok dengan pembuatan furniture. Bobotnya sangat ringan, tetapi juga kuat, fleksibel dan memiliki warna alami yang cerah. Pastinya menggunakan kayu ini untuk berbagai furniture akan membuat rumah Anda terlihat sangat menawan. 

Penggunaan kayu balsa banyak terlihat dalam lemari, rak buku, hiasan dinding, pintu rumah, wall panel, dan masih banyak lagi. Ketersediaan kayu ini juga banyak sehingga Anda tidak perlu takut kesulitan mencarinya. 

Pasalnya pohon balsa cepat bertumbuh besar. Hanya dalam kurun waktu 5-6 tahun maka pohon balsa bisa bertumbuh besar mencapai ketinggian 20 m dengan diameter 40 cm. Sangat besar, bukan? Harga kayu balsa juga tidak terlalu mahal seperti jati. Harganya masih bisa dibilang terjangkau karena setara dengan kayu pinus dan kayu albasia. 

4. Kayu Bambu

Meskipun bukan kayu yang berasal dari pohon besar seperti biasanya, kayu bambu tetap sering digunakan dalam pembuatan furniture. Karakteristiknya yang ringan dan kuat menjadi alasan utama mengapa banyak orang memilih menggunakan kayu bambu. 

Kalau pernah memegang dan mengangkatnya, Anda pasti akan dibuat terkesima karena bobotnya sangat ringan. Walau demikian, jangan langsung menilai bahwa kayu bambu sangat lemah dan mudah patah. 

Faktanya kayu bambu memiliki kekuatan yang luar biasa dalam perbandingan beratnya sehingga menjadi pilihan yang ramah lingkungan. Furniture dari kayu bambu bahkan memberikan sentuhan alami dan eksotis pada ruangan. Apa pun furniture yang terbuat dari bambu maka rumah Anda pasti akan terlihat estetis serta menawan. 

5. Kayu Sungkai

Kayu sungkai atau yang juga dikenal sebagai Canarium spp., memiliki karakteristik menarik untuk pembuatan furniture. Kayu ini berasal dari daerah Asia Tenggara dan sering digunakan dalam industri furniture karena kelebihan yang dimilikinya. 

Pertama, kayu sungkai memiliki kepadatan yang moderat sehingga menjadikannya cukup ringan untuk diolah, tetapi tetap cukup kuat untuk keperluan furniture. Hal ini memungkinkan perajin untuk membentuk, memahat, dan memperbaiki kayu sesuai dengan desain yang diinginkan. 

Selain itu kayu sungkai juga memiliki serat yang halus dan seragam sehingga memberikan tampilan menarik pada permukaan furniture yang dihasilkan. Membicarakan kayu sungkai tentu belum lengkap kalau Anda belum membahas warna yang dimilikinya. 

Secara umum kayu ini memiliki warna cokelat kekuningan hingga cokelat keabu-abuan dengan serat yang menonjol. Kayu sungkai sangat responsif terhadap proses pewarnaan yang memungkinkan Anda untuk menciptakan berbagai tampilan dan nuansa pada furniture

Dalam hal keawetan, kayu sungkai termasuk dalam kategori tahan terhadap serangan hama dan pembusukan. Asal Anda memberinya perlindungan yang memadai melalui proses pengawetan dan pemeliharaan tepat maka tidak akan ada masalah pada furniture yang terbuat dari kayu sungkai. 

6. Kayu Paulownia

Terakhir ada jenis kayu ringan lainnya bernama paulownia. Seperti namanya, kayu ini berasal dari pohon paulownia yang awalnya banyak tumbuh di negara Cina. Bahkan pohon ini juga termasuk bagian dalam kebudayaan serta kepercayaan masyarakat Cina. Hingga saat ini, kayu paulownia tetap populer karena karakteristik kayunya yang sangat ringan. 

Banyak orang menggunakannya untuk membuat berbagai furniture seperti meja, lemari, kursi, dan masih banyak lagi. Selain ringan, kayu paulownia juga memiliki kestabilan yang baik terhadap perubahan suhu dan kelembaban. 

Jadi Anda tidak perlu khawatir menggunakan kayu ini untuk berbagai furniture di rumah. Penggunaannya tidak memerlukan pemeliharaan yang rumit sehingga bisa bertahan dalam waktu yang panjang. Kayu paulownia juga memiliki warna yang indah dan serat yang menarik, tentunya hal ini akan memberikan sentuhan elegan pada furniture.

Baca juga: 10 Manfaat Kayu Meranti yang Wajib Diketahui

Cara Agar Finishing Jenis Kayu Ringan Lebih Merata

Cara Agar Finishing Jenis Kayu Ringan Lebih Merata

Menggunakan kayu untuk furniture jelas memberikan sentuhan uniknya tersendiri yang berbeda dari bahan material lainnya. Namun untuk mendapatkan finishing yang cantik dan estetis, Anda perlu melakukan finishing dengan teknik yang tepat. 

Itu sebabnya kali ini Klopmart juga sudah menyiapkan cara melakukan finishing sehingga hasil akhir furniture yang dibuat memuaskan. Pastikan Anda membaca dan memahami penjelasan di bawah ini dengan baik! 

1. Persiapan Permukaan Kayu

Untuk mendapatkan hasil finishing yang merata pada jenis kayu ringan, proses persiapan permukaan kayu sangat penting. Pertama-tama Anda harus memastikan permukaan kayu bersih dari debu, kotoran, dan serpihan kayu. 

Anda bisa menggunakan sikat halus atau kain lembut untuk membersihkan permukaan kayu secara menyeluruh. Selanjutnya coba periksa apakah ada goresan atau cacat pada kayu. Jika diperlukan, Anda juga bisa menggunakan penghalus kayu atau amplas halus untuk menghilangkan cacat dan membuat permukaan kayu menjadi lebih halus.

2. Penggunaan Sealer atau Pre-Stain

Pada kayu ringan, serapan noda atau cat dapat terjadi secara tidak merata karena sifat kayu yang porus. Untuk menghindari hal ini, penggunaan sealer atau pre-stain dapat membantu meratakan serapan cat pada kayu. 

Sealer adalah lapisan pelindung yang diaplikasikan sebelum penerapan cat atau noda, sedangkan pre-stain merupakan bahan yang diaplikasikan sebelum penerapan warna untuk mengurangi perbedaan serapan warna pada kayu. 

Melalui penggunaan sealer atau pre-stain, Anda dapat menciptakan permukaan kayu yang lebih merata dan mengurangi perbedaan warna yang tidak diinginkan.

3. Penerapan Cat atau Noda Secara Merata

Ketika menerapkan cat atau noda pada kayu ringan, penting untuk melakukannya secara merata. Gunakan kuas atau rol bersih yang berkualitas baik untuk mengaplikasikan cat dengan gerakan yang konsisten. 

Hindari menumpuk cat terlalu banyak pada satu area karena hal ini dapat menyebabkan perbedaan warna yang tidak diinginkan. Jika perlu, gunakan teknik penyeka atau sapuan ulang untuk meratakan cat yang dilapis pada kayu. 

Lakukan penerapan ini secara bertahap dan biarkan lapisan sebelumnya kering secara sempurna sebelum Anda menerapkan lapisan selanjutnya.

Baca juga: 4 Merk Roll Cat yang Bagus untuk Anda!

4. Penggunaan Finishing Topcoat

Setelah penerapan cat, penting untuk melindungi permukaan kayu dan menciptakan lapisan finishing yang tahan lama. Gunakan topcoat seperti lak, vernis, atau polyurethane untuk melindungi serta memberikan kilauan pada furniture kayu ringan. 

Pilihlah topcoat yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda, seperti matte untuk tampilan yang lebih alami atau glossy untuk tampilan yang lebih berkilau. Aplikasikan topcoat secara merata dan biarkan mengering sepenuhnya sesuai petunjuk produsen sebelum menggunakan furniture.

5. Perawatan dan Pemeliharaan Rutin

Untuk menjaga keindahan dan keawetan finishing kayu ringan, Anda perlu melakukan perawatan serta pemeliharaan rutin yang diperlukan. Hindari furniture dari paparan langsung terhadap sinar matahari yang berlebihan, kelembaban tinggi, atau suhu yang ekstrem, karena hal ini dapat memengaruhi kualitas keawetan finishing kayu. 

Itu sebabnya Anda perlu membersihkan permukaan kayu secara rutin dengan kain lembut dan menghindari penggunaan bahan pembersih yang keras atau abrasif. Jika terdapat goresan atau cacat pada permukaan kayu, Anda bisa segera melakukan perbaikan atau peremajaan sesuai petunjuk yang diberikan. 

Jadi itu dia berbagai jenis kayu ringan yang dapat Anda gunakan untuk membuat furniture yang estetis tetapi juga bisa bertahan lama. Anda tidak perlu terpaku dengan kayu mahal karena kayu seperti balsa, sungkai, atau bambu pun dapat memberikan kepuasan yang dibutuhkan dalam suatu furniture 

Ingat untuk memilih jenis kayu ringan yang tepat sehingga pembuatan furniture bisa dilakukan dengan baik. Gunakan juga cat finishing berkualitas supaya tampilan furniture Anda terlihat elegan. 

Selain furniture  kayu yang perlu dicat untuk memberikan finishing yang keren, lantai kayu Anda juga perlu dilapisi cat finishing berkualitas. Klopmart punya Cat Pelindung Lantai Kayu berkualitas yang akan memberikan sentuhan akhir pada lantai rumah Anda.


Selain cat, sebagai Toko Material Bahan Bangunan Online Terlengkap, Klopmart menyediakan berbagai alat atau bahan material yang dibutuhkan. Langsung kunjungi Klopmart sekarang juga! Belanja mudah dan cepat yang terjamin aman pastinya hanya di Klopmart! 

Semoga penjelasan jenis-jenis kayu ringan dan kuat di atas dapat membantu Anda menemukan kayu terbaik untuk pembuatan furniture impian!

Media

Klopmart

KlopMart adalah platform digital untuk solusi terkini kebutuhan material bahan bangunan yang terhubung ke berbagai suplier dan distributor terpercaya dengan jaminan kualitas terbaik dan harga terjangkau.

Inspirasi Lainnya

4 Cara Agar Besi Tidak Berkarat yang Jarang Diketahui

Besi Bangunan

4 Cara Agar Besi Tidak Berkarat yang Jarang Diketahui

Selengkapnya
7 Cara Cuci Karpet Bulu Rasfur yang Benar Agar Lebih Awet

Tips & Trik

7 Cara Cuci Karpet Bulu Rasfur yang Benar Agar Lebih Awet

Selengkapnya
6 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Sofa secara Praktis dan Hasil Kinclong

Tips & Trik

6 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Sofa secara Praktis dan Hasil Kinclong

Selengkapnya