Cara Membuat Sertifikat Tanah, Begini Tahapannya!

Sertifikat tanah menjadi salah satu jenis dokumen yang sangat penting. Kepemilikan tanah tidak akan dianggap sah apabila tidak dapat dibuktikan dengan sertifikat tanah. Oleh karena itu, sertifikat tanah menjadi dokumen yang sangat penting. Jika Anda mempunyai tanah maka penting sekali untuk Anda mengurus legalitas dari kepemilikan Anda atas tanah tersebut. Hal tersebut untuk menyatakan kepemilikan Anda atas tanah tersebut kuat di mata hukum. Nah, kali ini kami ingin memberikan cara membuat sertifikat tanah dengan tahapan-tahapannya. Baca Juga: Mengenal Biopori dan Sumur Resapan

 

Aturan Untuk Membuat Sertifikat Tanah

Terdapat aturan hukum yang mengatur dalam proses pembuatan sertifikat tanah. Yaitu Peraturan Penerimaan Nomor 46 Tahun 2002 tentang Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Badan Pertanahan Nasional, Peraturan Menteri Negara Agraria Nomor 3 Tahun 1997 dan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah.

Sebuah sertifikat tanah dianggap sah apabila dikeluarkan langsung oleh Badan Pertanahan Nasional atau BPN. Tidak hanya itu saja, pencetakan sertifikat juga harus dilakukan oleh Perum Peruri. Sebelum membuat sertifikat tanah, Anda harus mempunyai buku tanah. Buku tanah merupakan dokumen yang berisikan data objek pendaftaran tanah yang mempunyai hak. Dengan memiliki buku tanah maka dapat menjadi bukti bahwa Anda mempunyai hak atas tanah tersebut.

Dokumen Yang Dibutuhkan Untuk Membuat Sertifikat Tanah

Untuk bisa membuat sertifikat tanah dibutuhkan dokumen-dokumen yang perlu disiapkan. Dokumen-dokumen tersebut perlu Anda bawa ke kantor Badan Pertanahan Nasional untuk bisa mendaftar dalam proses membuat sertifikat tanah. Dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk membuat sertifikat tanah seperti identitas diri seperti KTP atau SIM, fotokopi NPWP, Kartu Keluarga (KK), Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan Tahunan (SPPT PBB), Surat Pernyataan tanah tidak sengketa, Akta Jual Beli Tanah yang sudah diberi tanda tangan oleh notaris atau dari pihak kantor kecamatan, Surat Setoran Pajak Daerah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan yang telah ditandatangani dan Surat kuasa apabila dalam proses pembuatan diwakilkan.

Tahapan Membuat Sertifikat Tanah

Jika seluruh dokumen yang dibutuhkan sudah siap maka Anda bisa langsung membawanya ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN). Setelah sudah sampai di kantor BPN, Anda bisa langsung membawa dokumen-dokumen tersebut ke bagian informasi untuk diverifikasi. Setelah seluruh dokumen Anda dinyatakan lengkap maka Anda bisa langsung menuju ke loket pendaftaran untuk membuat Surat Tanda Terima Dokumen (STT) dan juga Surat Perintah Setor (SPS). Kemudian kamu tinggal membayar biaya untuk pendaftaran dan juga pengukuran sertifikat tanah.

Setelah itu, Anda akan diminta untuk memasang tanda batas di tanah yang akan dibuat sertifikat. Kemudian Anda tinggal mendampingi petugas dari BPN untuk mengukur tanah Anda. Setelah selesai proses pengukuran, pihak petugas dari BPN akan melakukan pemrosesan data yang didapatkan di lapangan dengan cara penggambaran, pengolahan dan juga penerbitan peta bidang serta dengan surat ukur tanah. Setelah Anda menerima surat ukur tanah dan peta bidang, kemudian Anda akan diminta untuk mendaftarkan hak kepemilikan tanah di bagian loket pendaftaran hak tanah. Di loket ini Anda akan kembali menerima SPS dan STT. Anda juga perlu membayar lagi biaya setoran sesuai besaran yang ditetapkan oleh BPN.

Jika proses pembayaran sudah Anda selesaikan maka petugas pemeriksa dari BPN akan meninjau dan juga memeriksa mengenai hal-hal kepemilikan tanah yang berkaitan dengan hukum dan kembali memeriksa tanda batas tanah. Setelah semua proses sudah selesai dan dinyatakan tidak ada masalah, maka BPN akan memberi pengumuman. Kemudian BPN akan membuatkan Surat Keputusan Hak kepada Anda yang nantinya dapat digunakan untuk mencetak dokumen sertifikat tanah.

Informasi di atas adalah tahapan untuk membuat sertifikat tanah. Pastikan Anda mempunyai sertifikat tanah agar kepemilikan Anda dinilai sah oleh hukum. Jika Anda belum mempunyai sertifikat tanah maka segeralah membuatnya. Jangan lupa siapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan.

 

Cek harga klik disini
Media
Admin Klopmart
17 Mar 2020

Related Article