8 Cara Memasang Kran Air dengan Mudah

8 Cara Memasang Kran Air dengan Mudah

Anda tidak perlu memanggil tukang dalam memasang kran karena telah terdapat informasi cara memasang kran air dengan mudah di bawah ini. Penasaran bagaimana caranya? Simak penjelasan selengkapnya bersama Klopmart.

8 Cara Memasang Keran Air

Proses memasang kran air di rumah dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Pastikan Anda memiliki peralatan yang dibutuhkan, seperti seal tape, kunci inggris, dan sarung tangan agar proses pemasangan keran dapat berjalan dengan lancar. Berikut adalah panduan cara memasang kran air yang dapat Anda coba:

1. Matikan Aliran Air Terlebih Dulu

Sebelum membuka kran air yang sudah rusak atau bocor, sebaiknya matikan pipa air terlebih dulu. Putar pipa air searah jarum jam untuk mematikan aliran pipa air ini. Lakukan tahap ini secara perlahan hingga tidak ada lagi air yang keluar dari kran.

2. Buka Kran Air

Sekarang Anda dapat membuka kran air yang ingin diganti. Terkadang ada kran air yang hanya perlu diputar saja untuk membukanya. Tapi ada juga yang menggunakan baut. Baut-baut ini perlu Anda lepaskan agar proses membuka kran air berjalan lancar. Jika sudah membuka kran air, maka waktunya melanjutkan ke langkah berikutnya.

Baca juga:7 Merk Kran Air Terbaik Untuk Rumah

3. Bersihkan Permukaan Kran

Biasanya ketika Anda telah membuka kran air yang lama, maka akan terlihat kotoran di sana. Kotoran itu sudah menumpuk sekian lama dan dapat mengganggu proses pemasangan kran air yang baru. Oleh karena itu, bersihkan kotoran dan dempulan yang ada.

Untuk membersihkannya, Anda hanya perlu menggunakan pisau dempul. Selain itu pastikan tidak ada jamur dan karat di permukaan tersebut.

4. Pasang Dempul Baru

Selanjutnya pasangkan dempul baru jika memang kran air yang digunakan tidak beserta pelat dudukan dan dudukan karet. Pasangkan dempul di alur dudukan kran, lalu tekan dengan lembut agar mampu menahan alat tersebut.

Baca juga:Cara Membuat Saringan Air Kran di Rumah yang Mudah

5. Pasang Pelat Dudukan dan Kran Air yang Baru

Setelah memasang dempul secara sempurna, Anda memasang pelat dudukan dan kran air yang baru. Untungnya sekarang sudah banyak kran air dengan kemudahan dari sisi pemasangan. Anda hanya perlu mengikuti petunjuk yang ada sehingga kran air terpasang dengan sempurna.

6. Pasang Cincin Penutup dan Dudukan Kran

Jika kran air Anda menggunakan baut, maka kencangkan setiap baut pada pelat dudukan dengan mur serta cincin penutup. Anda juga wajib mengencangkan kran di bagian tengah tersebut dengan mur dan cincin penutup. Jangan lupa untuk tetap memperhatikan petunjuk dari produsen kran tersebut.

7. Bersihkan Sisa Pekerjaan Anda

Sekarang Anda telah selesai memasang kran air. Bersihkan sisa pekerjaan yang ada di permukaan kran. Contohnya sisa dempul dan beberapa kotoran lainnya. Kalau Anda melihat hubungan kran dan dudukan masih kurang kuat, gunakan dempul atau segel untuk memperkuatnya.

8. Nyalakan Pipa Air

Sekarang Anda bisa melihat apakah kran air tersebut terpasang sempurna dengan menyalakan pipa yang ditutup sebelumnya. Coba nyalakan pipa lalu kran air. Ketika kran menyala, pastikan tidak ada kebocoran di sana. Jika masih ada kebocoran, coba matikan kran air.

Baca juga: Cara Mengatasi Kran Air Macet

5 Jenis Kran Air Berdasarkan Fungsinya

Sebelumnya Anda sudah tahu cara memasang kran air. Berikut ini adalah jenis-jenis kran air yang dapat menjadi pilihan Anda.

1. Keran Angsa

Jenis pertama yang dapat menjadi pilihan Anda adalah kran angsa. Kran ini berbentuk seperti mulut dan leher angsa. Fungsi dari kran ini adalah sebagai kran untuk mencuci piring dan biasanya kran ini dipasang pada wastafel yang ada di dapur.

2. Keran Cartridge

Jenis keran selanjutnya yang dapat Anda gunakan adalah keran cartridge atau keran tabung. Keran ini memiliki fungsi tabung atau cartridge yang dapat digerakan keatas atau kebawah. Tabung ini berfungsi sebagai pengatur volume air yang dikeluarkan sehingga dapat meminimalisir terjadinya kebocoran air.

3. Keran Otomatis

Salah satu keran yang dapat Anda gunakan adalah keran otomatis. Keran ini memiliki fitur sensor otomatis sehingga Anda tidak perlu menyentuh katup pembuka dan penutup pada keran. Menggunakan keran ini juga lebih bersih higienis dan praktis.

Baca juga: Tips Memilih Jenis Keran Air Berdasarkan Material

4. Keran Tanam

Jenis keran selanjutnya yang dapat menjadi pilihan Anda adalah keran tanam. Keran ini biasanya diletakkan di tengah halaman atau bagian luar rumah yang sekitarnya banyak tanaman. Keran ini diletakkan di tengah halaman karena tekanan air dari keran ini sangat kuat. Fungsi dari keran ini adalah untuk menyiram tanaman.

5. Keran Cabang

Jenis keran terakhir yang dapat Anda gunakan adalah keran yang memiliki cabang. Keran ini memiliki 2 cabang yang berfungsi untuk memisahkan antara aliran air panas dan aliran air dingin. Keran ini biasanya digunakan di bagian kamar mandi terutama di bagian shower.

Kesimpulan

Itulah dia cara memasang kran air yang dapat Anda coba di rumah. Agar proses pasang kran dapat berjalan lancar, pastikan Anda telah mempersiapkan peralatan seperti seal tape dan kunci inggris yang akan sangat membantu. Jangan lupa juga menjaga keamanan dengan menggunakan sarung tangan.

Apakah Anda membutuhkan produk kran air berkualitas? Klopmart memiliki satu produk kran air yang berkualitas, simpel, dan elegan. Produk tersebut adalah Onda A 828 GWC yang telah sesuai standar JIS (Japan Industrial Standard). Dengan informasi cara memasang kran air dengan mudah di rumah, cek Klopmart yang jual Onda A 828 GWC sekarang juga. 

Sumber artikel:

  • https://www.qhomemart.com/blog/keran-air-rumah-fungsi-dan-kegunaannya/
  • https://blog.klikmro.com/memahami-jenis-tipe-keran-air-sesuai-fungsinya/

Cek harga klik disini
Media
Admin Klopmart
09 Mei 2021

Related Article