Salah satu Alat Pelindung Diri atau APD adalah pelindung telinga atau hearing protection yang berfungsi untuk melindungi telinga dari paparan kebisingan ataupun tekanan di tempat kita bekerja. Tingkat kebisingan yang cukup tinggi dapat merusak pendengaran kita sehingga perlindungan akan pendengaran sangat penting karena proses kehilangan pendengaran itu terjadi secara bertahap dan sering tidak terlihat.

 

Pemilihan alat pelindung telinga harus disesuaikan dengan jenis pekerjaan, nyaman digunakan dan memberikan perlindungan yang memadai. Alat pelindung telinga yang tersedia atas 2 jenis yaitu:

 

  1. Ear Plug atau Sumbat Telinga

Alat pelindung telinga yang terbuat dari bahan foam/busa dan bahan karet digunakan pada bagian luar telinga untuk memblokir saluran telinga untuk membuat perlindungan pendengaran terhadap kebisingan yang ada di lingkungan sekitar.

 

Keuntungan mengguakan ear plug antara lain berukuran kecil dan mudah dibawa, tidak membatasi gerak kepala dan nyaman digunakan bersama alat pelindung kepala yang lain, nyaman dipakai untuk waktu yang lama di tempat yang panas atau lembap.

 

Kerugian menggunakan ear plug antara lain membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyesuaikan pemasangan pada telinga, tingkat proteksi yang lebih kecil dibandingkan ear muff, sulit untuk di monitor atau di pantau penggunaannya, memerlukan tangan yang bersih untuk memasang ear plug agar saluran telinga tidak mengalami iritasi dan infeksi.

 

Cara merawat ear plug agar tetap bersih dan awet:

Simpan ear plug di tempat yang bersih, sejuk dan kering setalah digunakan.

Buang ear plug yang sudah kotor, rapuh, robek dan kaku dan gantilah dengan yang baru.

 

  1. Ear Muff atau Penutup Telinga

Alat pelindung telinga yang terbuat dari bahan yang lembut digunakan dengan cara menutupi semua bagian telinga dan dilengkapi dengan headband sebagai penahan.

 

Keuntungan menggunakan ear muff antara lain mudah digunakan karena satu ukuran cocok untuk semua ukuran kepala, mudah terlihat sehingga dapat di monitor pemakaiannya dari kejauhan, dan tidak mudah hilang.

 

Kerugian mengguakan ear muff antara lain tidak nyaman digunakan di tempat yang panas dan lembap, membatasi gerakan kepala pada ruang yang sempit, kurang nyaman digunakan bersama dengan alat pelindung lainnya, dan tidak mudah dibawa atau disimpan.

 

Cara merawat ear muff agar tetap bersih dan awet:

Simpan ear muff di tempat yang bersih, sejuk dan kering setelah digunakan.

Periksa ear muff dari retakan dan jika rusak, perbaiki atau gantilah dengan ear muff yang baru.

  • By Admin
  • 27/06/2018

Recent Article

7 CARA MERAWAT MATA BOR

Kita perlu merawat mata bor yang kita pergunakan. Setiap benda buatan ...

7 CHECK POINT MENGHADAPI MUSIM HUJAN

7 Check Point Menghadapi Musim Hujan Musim hujan tiba, terlepas kit ...

MERAWAT RUMAH SELAMA MUSIM HUJAN

Karena musim hujan sudah tiba, berikut beberapa tips merawat rumah yan ...

JENIS-JENIS MATA BOR

Setelah kita mengerti cara memilih mesin bor yang tepat sesuai keperlu ...

Trending Article

7 CARA MERAWAT MATA BOR

Kita perlu merawat mata bor yang kita pergunakan. Setiap benda buatan ...

7 CHECK POINT MENGHADAPI MUSIM HUJAN

7 Check Point Menghadapi Musim Hujan Musim hujan tiba, terlepas kit ...

MERAWAT RUMAH SELAMA MUSIM HUJAN

Karena musim hujan sudah tiba, berikut beberapa tips merawat rumah yan ...

JENIS-JENIS MATA BOR

Setelah kita mengerti cara memilih mesin bor yang tepat sesuai keperlu ...