Dyna bolt atau dikenal dengan anchor bolt adalah sambungan antara beton dengan elemen struktural maupun non-struktural (wikipedia). Anchor bolt ini menyalurkan gaya tekan dan gaya tarik di antara sambungan tersebut. Biasanya digunakan untuk menghubungkan beton dengan struktur besi, seperti tiang lampu jalan ke pondasi beton bertulang di bawahnya, struktur atap baja ringan, dan sebagainya.

 

Karena pemasangannya ditanam di dalam beton, maka anchor bolt disebut juga sebagai ‘baut tanam’. Istilah sebutan ‘baut angkur’ berasal dari istilah Bahasa Inggris anchor bolt ini.

 

Beberapa jenis baut angkur:

 

  1. Cast-In-Place Anchor Bolt

Ini adalah jenis baut angkur yang paling sederhana dan paling kuat. Disebut juga sebagai ‘baut angkur klasik’. Kepala baut angkur diletakkan pada posisinya sesuai gambar rancangan. Kemudian barulah dilakukan pengecoran. Jadilah baut angkur yang sudah ditanam di dalam struktur beton tanpa perlu dilakukan pengeboran pada struktur beton.

 

  1. Baut Angkur Post-Installed

Baut angkur jenis ini ditanam dalam struktur beton yang sudah jadi dengan melakukan pengeboran. Ada beberapa model baut angkur jenis ini:

 

  1. Baut angkur kimia, yaitu baut angkur yang menggunakan bahan kimia sebagai material pengikat untuk memperkuat posisi baut angkur di dalam beton. Jadi ada dua komponen utama, yaitu baut angkur dan material pengikatnya. Ada dua metode untuk memasukkan material pengikat ini: dengan menyuntikkan material pengikat ke dalam lubang yang sudah dibersihkan dan ada yang memasukkan material pengikat dalam bentuk kapsul ke dalam lubang bor yang sudah dibersihkan. Baut angkur kimia ini juga disebut sebagai bonded anchor bolt atau adhesive anchor bolt. Materi pengikatnya kadang disebut mortar, yang terdiri dari resin epoxy, plyester atau vinylester.

 

  1. Baut angkur non-kimia, yaitu baut angkur yang diperkuat secara mekanis tanpa tambahan bahan kimia. Baut ini memiliki selongsong yang akan merekah saat baut dikencangkan. Saat merekah, selongsong akan menekan sisi dalam lubang beton hingga baut jadi tertanam kuat di dalam beton. Baut angkur non-kimia ini dibedakan berdasarkan cara penguatan pemasangannya, yaitu:

 

  1. Mechanical Expansion Anchors

Baut Angkur ini memiliki ujung yang melebar sehingga saat dikencangkan akan merekahkan selongsong yang berada di tengah baut.

 

  1. Undercut Anchors

Baut angkur jenis ini umumnya memiliki selongsong yang merekah pada ujungnya saat baut diputar untuk dikencangkan. Lubang dibuat dengan menggunakan bor khusus. Lubang tersebut memiliki bentuk yang sesuai saat selongsong direkatkan

 

  1. Screw Anchors

Baut angkur tidak memiliki selongsong dan hanya mengandalkan friksi antara ulir baut dengan beton.

 

  1. Plastic Anchors

Inilah sekrup fisher yang kita kenal sehingga lebih tepat disebut sebagai sekrup fisher. Selongsongnya terbuat dari plastik dan dapat melebar saat sekrup diputar untuk dikencangkan.

 

 

Setelah mengetahui ini semua, jangan sampai salah pilih jenis baut angkur untuk konstruksi Anda.

  • By Admin
  • 27/06/2018

Recent Article

7 CARA MERAWAT MATA BOR

Kita perlu merawat mata bor yang kita pergunakan. Setiap benda buatan ...

7 CHECK POINT MENGHADAPI MUSIM HUJAN

7 Check Point Menghadapi Musim Hujan Musim hujan tiba, terlepas kit ...

MERAWAT RUMAH SELAMA MUSIM HUJAN

Karena musim hujan sudah tiba, berikut beberapa tips merawat rumah yan ...

JENIS-JENIS MATA BOR

Setelah kita mengerti cara memilih mesin bor yang tepat sesuai keperlu ...

Trending Article

7 CARA MERAWAT MATA BOR

Kita perlu merawat mata bor yang kita pergunakan. Setiap benda buatan ...

7 CHECK POINT MENGHADAPI MUSIM HUJAN

7 Check Point Menghadapi Musim Hujan Musim hujan tiba, terlepas kit ...

MERAWAT RUMAH SELAMA MUSIM HUJAN

Karena musim hujan sudah tiba, berikut beberapa tips merawat rumah yan ...

JENIS-JENIS MATA BOR

Setelah kita mengerti cara memilih mesin bor yang tepat sesuai keperlu ...