APAKAH ITU WPC?

APAKAH ITU WPC?

WPC atau Wood Plastic Composite adalah material campuran kayu plastik. Kayu dan plastik dilebur dan dicampur menjadi satu untuk membentuk suatu material baru.

 

Kenapa perlu untuk membuat material komposit seperti ini?

 

Harga material kayu semakin mahal, karena penebangan pohon semakin dibatasi karena laju konservasi hutan tidak secepat laju penggundulan hutan.  Hutan sebagai paru-paru bumi semakin menipis dan itu merusak lingkungan dan merugikan kehidupan manusia. Tebang pilih dan reboisasi masih belum dilakukan oleh seluruh negara-negara di dunia, apalagi di negara-negara berkembang yang hukumnya belum memiliki supremasi. Eksploitasi hutan untuk keuntungan besar benar-benar sudah sangat mengkuatirkan.

 

WPC dibuat sebagai usaha mengurangi penggunaan material kayu solid sebagai material bahan bangunan.

 

WPC ini dibuat dari apa?

 

WPC dibuat dari campuran antara adonan bubur kayu dengan termoplastik seperti PE (polyethylene), PP (polypropylene), PVC (polyvinyl chloride), PLA (polylactic acid), dan sebagainya. WPC dibentuk dengan mencampur partikel kayu dengan resin plastik yang dipanaskan dan dicetak menggunakan sistem injection molding.

 

WPC pertama kali diperkenalkan dan digunakan sebagai material decking pada awal 1990-an. Para produsennya mengklaim bahwa material ini lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan sebagai pengganti kayu solid. WPC digunakan secara luas di Amerika Utara mulai dari pelapis lantai dek outdoor, papan kayu bangku taman, penutup dinding, kusen pintu dan jendela, bahkan sebagai indoor furniture.

 

Keunggulan material WPC:

 

  • Dapat didaur ulang sehingga lebih ramah lingkungan.

 

  • Memiliki daya tahan yang tinggi terhadap air dan bahan kimia rumah tangga.

 

  • Memiliki daya tahan yang tinggi terhadap jamur, rayap dan serangga penggerek kayu lainnya.

 

  • Memiliki daya tahan yang tinggi terhadap korosi, benturan dan abrasi.

 

  • Lebih murah dibandingkan material kayu.

 

  • Memiliki berbagai macam model dan ukuran panel.

 

  • Dapat digunakan sebagai material outdoor maupun indoor.

 

  • Dapat dikerjakan seperti pengerjaan material kayu.

 

  • Tidak membutuhkan cat sebagai pelapis.

 

  • Tidak memerlukan perawatan yang kontinu dan berkala seperti material kayu.

 

  • Tidak mudah memuai, mengembang maupun retak jika berada di area yang memiliki tingkat kelembaban tinggi.

 

Kekurangan material WPC:

 

  • Kurang ramah lingkungan. Walaupun dapat didaur ulang kembali, material WPC menggunakan polimer berbahan dasar minyak bumi, yang termasuk bahan yang tidak-terbarukan. Beberapa jenis termoplastik yang digunakan, belum bisa diurai secara alami.

 

  • Komponen polimernya kurang tahan radiasi sinar ultra-violet (UV).

 

  • Kekuatan bahan dan tingkat kekerasannya lebih rendah dari material kayu solid.

 

  • Ketahanan terhadap api lebih rendah daripada material kayu solid, karena sifat polimer plastik yang cenderung lumer saat terkena panas tinggi.

 

(Dirangkum dari berbagai sumber)

Cek harga klik disini

Untuk menerima update harga secara berkala

Share Post :

Latest Article

Trending Article

Related Article


RELATED PRODUCT

MU-200 Skim Wall

MU-200 Skim Wall

Rating :

Harga : Rp. 125.000

Yale YDR 414 Kunci Digital

Yale YDR 414 Kunci Digital

Rating :

Harga : Rp. 5.011.000

Lem Besi Dextone

Lem Besi Dextone

Rating :

Harga : Rp. 15.000

MAKITA BO 5041

MAKITA BO 5041

Rating :

Harga : Rp. 2.362.500

Schneider ST.33682

Schneider ST.33682

Rating :

Harga : Rp. 1.946.868

Onda FLS 11

Onda FLS 11

Rating :

Harga : Rp. 73.500

Yale YDG 313 Kunci Digital Untuk Pintu Kaca

Yale YDG 313 Kunci Digital Untuk Pintu Kaca

Rating :

Harga : Rp. 3.410.400

Wasser MMT-A010N

Wasser MMT-A010N

Rating :

Harga : Rp. 1.659.700

MAKITA HG 6003

MAKITA HG 6003

Rating :

Harga : Rp. 577.500

Toto Closet CE7

Toto Closet CE7

Rating :

Harga : Rp. 288.000