Bagi Anda yang sedng berencana melakukan pengecatan dinding, baik dengan tukang ataupun mencoba melakukannya sendiri, ada 4 kendala umum yang biasa terjadi.

Kendala-kendala umum ini tidak termasuk kendala ‘mendadak merasa malas’, kendala ‘tarsok’ alias ‘entar (nanti) – besok,’ kendala ‘tiba-tiba merasa letih, lesu dan berbeban berat,’ dan kendala-kendala lain yang sejenis. Kenapa tidak termasuk? Karena yang barusan disebut ini adalah kendala internal dari hati…

Lho, koq beginian dibahas? Karena kendala-kendala internal tadi sepertinya gampang diatasi, tapi sebenarnya perlu keteguhan hati untuk mengatasinya, bukan? Hehehe.

Oke. Mari kita teruskan membahas 4 kendala umum pengecatan dinding…

 

BRUSH MARK

Garis-garis bekas sapuan kuas yang terlihat saat dinding kering. Kenapa ya? Ini terjadi biasanya karena pengaplikasian cat yang tidak merata dan catnya yang terlalu kental ditambah kuas yang digunakan adalah kuas yang kotor sehingga bulu-bulu kuas menggumpal kaku.

Pencegahannya: Usahakan merata dalam mengaplikasikan cat dinding, pelapisan dilakukan setelah lapisan cat pertama kering, dan gunakan kuas yang mutunya baik dan bersih.

 

FLOATING

Floating adalah tidak meratanya warna cat pada dinding karena pengadukannya kurang sempurna sehingga warna dasarnya belum merata tercampur.

Pencegahannya: Aduklah cat dengan baik hingga tercampur merata.

 

BLISTERING

Terjadinya gelembung-gelembung pada permukaan dinding seperti bengkak melepuh pada kulit. Hal ini terjadi akibat pengecatan dilakukan pada permukaan dinding yang masih basah atau masih belum kering sempurna. Air yang terperangkap di bawah lapisan cat akan menyebabkan daya rekat cat pada dinding berkurang sehingga menjadi menggelembung saat kering.

Pencegahannya: Pastikan dinding kering sempurna sebelum dilakukan pengecatan. Rabalah dengan tangan, jika terasa lembab berarti belum kering sempurna. Lakukan pelapisan ulang cat saat cuaca panas dan lapisan cat sebelumnya kering lebih dahulu. Lakukanlah pelapisan ulang setipis mungkin.

 

FLAKING

Flaking atau pengelupasan cat pada dinding yang biasanya disebabkan oleh pengaplikasian yang kurang baik serta mutu wall putty (filler) yang rendah. Wall putty bermutu rendah biasanya memiliki daya rekat ke dinding yang juga kurang baik, sehingga mudah lepas dari dinding, yang mengakibatkan cat turut terkelupas bersamanya.

Pencegahannya: Pastikan dinding yang akan dicat sudah dikerok bersih dari cat lama dan dalam kondisi kering sebelum dilakukan pengecatan. Pilih dan gunakan wall putty bermutu tinggi.

 

Yang pasti, semua pengertian tentang kendala-kendala umum ini tidak akan ada gunanya jika kita belum mampu mengatasi kendala-kendala internal dari hati… Hayuuuk, nyeruput kopi dulu supaya semangat!

  • By Admin
  • 03/05/2018

Recent Article

7 CARA MERAWAT MATA BOR

Kita perlu merawat mata bor yang kita pergunakan. Setiap benda buatan ...

7 CHECK POINT MENGHADAPI MUSIM HUJAN

7 Check Point Menghadapi Musim Hujan Musim hujan tiba, terlepas kit ...

MERAWAT RUMAH SELAMA MUSIM HUJAN

Karena musim hujan sudah tiba, berikut beberapa tips merawat rumah yan ...

JENIS-JENIS MATA BOR

Setelah kita mengerti cara memilih mesin bor yang tepat sesuai keperlu ...

Trending Article

7 CARA MERAWAT MATA BOR

Kita perlu merawat mata bor yang kita pergunakan. Setiap benda buatan ...

7 CHECK POINT MENGHADAPI MUSIM HUJAN

7 Check Point Menghadapi Musim Hujan Musim hujan tiba, terlepas kit ...

MERAWAT RUMAH SELAMA MUSIM HUJAN

Karena musim hujan sudah tiba, berikut beberapa tips merawat rumah yan ...

JENIS-JENIS MATA BOR

Setelah kita mengerti cara memilih mesin bor yang tepat sesuai keperlu ...