Saat pindah rumah, dari rumah lama ke rumah yang baru, biasanya hal yang paling merepotkan adalah saat memasukkan dan menata perabotan di rumah baru.

Hal ini akan memakan waktu cukup panjang apalagi kalau perabotan kita cukup banyak dan berukuran besar pula. Rumah baru akan berantakan dibuatnya. Belum lagi kardus-kardus berisi barang-barang yang tertumpuk di segala penjuru.

Perlu diingat bahwa, momen pindah rumah itu akan memerlukan tenaga, fokus, dan perhatian kita yang tidak sedikit. Tenaga kita akan terkuras habis sebelum kita menata dan mengatur perabotan yang berantakan tadi.

Untuk menyiasatinya, kita perlu melakukan persiapan yang matang jauh-jauh hari sebelum Hari-P (Hari Pindahan).

 

  1. Sebelum masuk ke rumah baru, ukurlah dulu semua ruangannya secara manual. Jangan percaya dengan gambar denah, karena biasanya ukuran yang tercantum di denah berbeda dengan kenyataan di lapangan. Perbedaan beberapa centimeter itu besar pengaruhnya untuk masalah pengaturan perabotan. Perbedaan 1 centimeter saja sudah dapat menghalangi perabotan masuk ke satu ruangan.

 

  1. Di rumah lama, ukurlah semua perabotan kita: semua lemari, tempat tidur, meja, kursi, dan sebagainya. Catat semuanya itu dalam sebuah buku khusus untuk pindahan. Simpanlah buku tersebut di tas pribadi Anda supaya tidak tercecer.

 

  1. Dengan menggunakan kertas grafik (kotak-kotak) ukuran A3, gambarlah denah ruangan dengan skala ukuran diperkecil 1:10 yang berarti semua ukuran asli hanya digambar sepersepuluhnya. Ruangan 2 x 3 meter digambar menjadi 20 x 30 centimeter.

 

  1. Dengan skala yang sama, di atas kertas berwarna atau kertas lipat, buatlah gambar tampak atas dari setiap perabotan. Berarti hanya ukuran panjang kali lebarnya saja. Potong dan beri nama berikut ukurannya (jika muat). Contoh: Papa-Mama’s Bed (180x200), Tono’s Bed (160x200), Lemari Tono, Lemari Papa-Mama,  dan sebagainya.

 

  1. Simulasikan peletakan setiap perabotan di atas denah ruangan tadi. Tempatkan sesuai bentuk denah ruangannya. Setelah cocok, gambarlah posisi-posisi perabotan pada gambar denah ruangan tersebut.

 

 

  1. Bisa saja langsung menggambar peletakan dan posisi perabotan tanpa menggunakan simulasi kertas berwarna, tetapi gambar denah ruangan tersebut akan menjadi tampak kotor karena digambar dan dihapus berkali-kali jika posisinya tidak kunjung tepat sesuai keinginan dan keadaan ruangan tersebut, bukan? Anda juga dapat melakukannya secara digital dengan bantuan program komputer bernama SketchUp, yang dulu bernama Google SketchUp. Atau program-program menggambar secara digital lainnya.

 

 

  1. Lakukan langkah-langkah tadi untuk semua ruangan dalam rumah baru Anda. Alhasil, Anda memiliki simulasi penempatan perabotan untuk seluruh rumah.

 

Ribet? Cara bodoh? Memang betul! Tetapi cara bodoh ini adalah cara yang cukup simple, cara sederhana dan mudah untuk merencanakan penempatan dan peletakkan semua perabotan di rumah baru TANPA harus menggotong-gotongnya ke sana kemari lebih dulu. Bayangkan jika posisinya tidak kunjung tepat! Capek sekali proses gotong-menggotong ini… Belum lagi biaya tambahan untuk tenaga pengangkatnya jika dikerjakan sesudah hari pindahan.

If you fail to plan, you are plan to fail.

 

Saat Hari-P, lakukan taklimat (briefing) dengan para pekerja pengangkutan mengenai penempatan dan peletakkan ini. Saat mereka menurunkan semua perabotan di rumah baru, mereka langsung menggotongnya ke posisi yang sudah direncanakan tadi. Proses penurunan barang akan berlangsung lebih cepat dan keribetannya berkurang.

 

Jika sudah menikah, diskusikan dan simulasikan bersama pasangan. Hal ini akan menjadi kegiatan bersama yang seru dan mengasyikan! Jangan sambil marah-marah yaaaa…

Cek harga klik disini
  • By Admin
  • 21/11/2018

Recent Article

7 CARA MERAWAT MATA BOR

Kita perlu merawat mata bor yang kita pergunakan. Setiap benda buatan ...

7 CHECK POINT MENGHADAPI MUSIM HUJAN

7 Check Point Menghadapi Musim Hujan Musim hujan tiba, terlepas kit ...

MERAWAT RUMAH SELAMA MUSIM HUJAN

Karena musim hujan sudah tiba, berikut beberapa tips merawat rumah yan ...

JENIS-JENIS MATA BOR

Setelah kita mengerti cara memilih mesin bor yang tepat sesuai keperlu ...

Trending Article

7 CARA MERAWAT MATA BOR

Kita perlu merawat mata bor yang kita pergunakan. Setiap benda buatan ...

7 CHECK POINT MENGHADAPI MUSIM HUJAN

7 Check Point Menghadapi Musim Hujan Musim hujan tiba, terlepas kit ...

MERAWAT RUMAH SELAMA MUSIM HUJAN

Karena musim hujan sudah tiba, berikut beberapa tips merawat rumah yan ...

JENIS-JENIS MATA BOR

Setelah kita mengerti cara memilih mesin bor yang tepat sesuai keperlu ...

Untuk menerima update harga secara berkala


RELATED PRODUCT

Schneider ST.33682

Schneider ST.33682

Rating :

Harga : Rp. 1.946.868

Schneider ST.33662

Schneider ST.33662

Rating :

Harga : Rp. 1.425.386

Schneider ST.33482

Schneider ST.33482

Rating :

Harga : Rp. 23.478.840

Granit Roman

Granit Roman

Rating :

Harga : Rp. 170.000

Keramik Roman

Keramik Roman

Rating :

Harga : Rp. 11.500

Atap Twinlite

Atap Twinlite

Rating :

Harga : Rp. 3.740.000

Tangki Air Kaki P Premium

Tangki Air Kaki P Premium

Rating :

Harga : Rp. 2.200.000

Tangki Air Datar P Premium

Tangki Air Datar P Premium

Rating :

Harga : Rp. 2.150.000

AM 88 - Acian Diatas Plester

AM 88 - Acian Diatas Plester

Rating :

Harga : Rp. 83.000

AM 80 Plester

AM 80 Plester

Rating :

Harga : Rp. 53.000