Pernahkah Anda mendengar tentang istilah Garis Sempadan Bangunan atau disingkat dengan GSB? Garis Sempadan Bangunan memiliki definisi sebagai berikut: garis batas minimal yang membatasi bangunan Anda dengan batas lahan yang Anda miliki, baik itu dengan jalan, tepi sungai, tepi pantai, rel kereta api, jaringan tegangan tinggi, ataupun bangunan tetangga.

Bagi Anda yang akan membangun rumah, biasanya mulai memikirkan untuk memberikan jarak dengan tetangga, dengan jalan, ataupun tepi sungai. Ada pula yang membangun rumahnya memenuhi secara maksimal luasan lahannya hingga dempet menempel dengan tetangganya kiri-kanan-belakang.

Bagi Anda yang belum mengerti, jarak minimal tersebut sebenarnya diatur oleh peraturan di daerahnya masing-masing. Perlu untuk mengkonsultasikannya dengan aparat pemerintahan daerah setempat, karena ada sanksi yang dikenakan bagi para pelanggarnya.

 

Buat apa sebenarnya jarak minimal tersebut diatur sedemikian rupa?

Jarak minimal itu adalah jarak aman rumah dari batas wilayah lahannya. Misalkan dari pinggir sungai, dengan jarak aman tersebut rumah Anda akan memiliki risiko lebih kecil jika terjadi longsoran bantaran sungai atau saat airnya meluap deras.

Jarak minimal antar tetangga akan menurunkan risiko menyebarnya api dengan cepat jika terjadi kebakaran di area tersebut. Dengan jarak aman tersebut, ada waktu untuk menyelamatkan diri Anda dan keluarga. Pemukiman yang padat penduduk, rumahnya yang saling dempet akan memudahkan menyebarnya api. Hal ini juga menyulitkan tindakan pemadaman baik secara swadaya oleh masyarakat setempat ataupun oleh Dinas Pemadam Kebakaran setempat.

Jarak minimal dengan jalan raya akan menghindarkan penghuni rumah tersambar kendaraan yang lewat saat keluar pagar rumah.

Jika GSB tidak dihiraukan, maka risiko yang ada bukan saja untuk diri kita sendiri, orang lain pun terancam keselamatannya. Itulah sebabnya ada sanksi yang dikenakan bagi pelanggarnya, karena mengancam keselamatan diri sendiri dan juga orang lain.

Sanksi yang diberikan mulai dari peringatan tertulis hingga diterbitkannya surat perintah pembongkaran bangunan dan dapat pula berupa denda.

 

Lalu sebaiknya berapa jarak minimal yang dimaksud tadi?

Pada umumnya, untuk perumahan standar, jarak aman yang ditentukan atau GSB-nya berbeda-beda tergantung dari lokasi dan kriteria kelas jalan. Biasanya nilai GSB adalah setengah dari lebar jalan. Semakin tinggi kelas jalan, semakin besar jarak amannya. Untuk wilayah perumahan standar, nilai GSB adalah sekitar tiga hingga lima meter.

Supaya lebih jelas, ada baiknya Anda mengecek besarnya GSB yang berlaku dengan aparat pemerintah daerah setempat. Untuk wilayah Jakarta, besarnya GSB dapat dilihat dalam Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 7 Tahun 1991 Tentang Bangunan Dalam Wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

 

Jika sudah mengetahui besarnya GSB di area tempat rumah Anda berada, pastikan Anda mentaatinya. Sekali lagi safety first! Safety untuk diri Anda sendiri dan orang lain!

Cek harga klik disini
  • By Admin
  • 21/11/2018

Recent Article

7 CARA MERAWAT MATA BOR

Kita perlu merawat mata bor yang kita pergunakan. Setiap benda buatan ...

7 CHECK POINT MENGHADAPI MUSIM HUJAN

7 Check Point Menghadapi Musim Hujan Musim hujan tiba, terlepas kit ...

MERAWAT RUMAH SELAMA MUSIM HUJAN

Karena musim hujan sudah tiba, berikut beberapa tips merawat rumah yan ...

JENIS-JENIS MATA BOR

Setelah kita mengerti cara memilih mesin bor yang tepat sesuai keperlu ...

Trending Article

7 CARA MERAWAT MATA BOR

Kita perlu merawat mata bor yang kita pergunakan. Setiap benda buatan ...

7 CHECK POINT MENGHADAPI MUSIM HUJAN

7 Check Point Menghadapi Musim Hujan Musim hujan tiba, terlepas kit ...

MERAWAT RUMAH SELAMA MUSIM HUJAN

Karena musim hujan sudah tiba, berikut beberapa tips merawat rumah yan ...

JENIS-JENIS MATA BOR

Setelah kita mengerti cara memilih mesin bor yang tepat sesuai keperlu ...

Untuk menerima update harga secara berkala


RELATED PRODUCT

Schneider ST.33682

Schneider ST.33682

Rating :

Harga : Rp. 1.946.868

Schneider ST.33662

Schneider ST.33662

Rating :

Harga : Rp. 1.425.386

Schneider ST.33482

Schneider ST.33482

Rating :

Harga : Rp. 23.478.840

Granit Roman

Granit Roman

Rating :

Harga : Rp. 170.000

Keramik Roman

Keramik Roman

Rating :

Harga : Rp. 11.500

Atap Twinlite

Atap Twinlite

Rating :

Harga : Rp. 3.740.000

Tangki Air Kaki P Premium

Tangki Air Kaki P Premium

Rating :

Harga : Rp. 2.200.000

Tangki Air Datar P Premium

Tangki Air Datar P Premium

Rating :

Harga : Rp. 2.150.000

AM 88 - Acian Diatas Plester

AM 88 - Acian Diatas Plester

Rating :

Harga : Rp. 83.000

AM 80 Plester

AM 80 Plester

Rating :

Harga : Rp. 53.000