Kenapa ada cacing di kamar mandi? Bagaimana membasmi dan menghilangkan cacing dari kamar mandi?

Itu pertanyaan yang mungkin terlontar saat musim hujan tiba.

Saat musim hujan, apalagi saat deras-derasnya, rupanya ada beberapa hewan kecil yang ‘pindah’ ke dalam rumah. Saat tanah belum menyerap semua air hujan yang jatuh diatasnya, sarang hewan-hewan ini kebanjiran dan secara naluriah akan berpindah ke tempat yang lebih tinggi dan kering (tidak terendam air). Salah satu dari hewan itu ya cacing tadi.

Umumnya cacing hidup di area tanah yang lembab, basah dan becek. Nah, kamar mandi basah kita rupanya adalah salah satu tempat ideal baginya untuk hidup dan berkembang biak.

 

Lalu bagaimana bisa ada cacing di dalam kamar mandi?

  1. Cacing bukan hidup di atas keramik, melainkan muncul dari tanah di bawah keramik melalui sela-sela keramik (nat keramik). Jika ada retakan atau nat yang sudah habis terkikis, maka ada celah bagi cacing untuk lewat. Baik melalui dinding ataupun lantai keramik.
  2. Lubang pembuangan atau lubang drainase. Cacing menggunakan jalur ini karena biasanya tidak tertutup.
  3. Hal ini diperburuk dengan kondisi kamar mandi yang kotor dan becek. Kondisi ini mengundang cacing untuk masuk ke kamar mandi dan mencari sarang untuk meletakkan telurnya.
  4. Kondisi air kamar mandi yang kurang bersih. Jika menggunakan air dari PDAM, biasanya air sudah diproses dengan bahan kimia, sehingga dapat menghambat kehidupan cacing, tetapi itu juga bukan jaminan, karena belum konsistennya standar pengolahan air.

 

Bagaimana menghilangkan atau membasmi cacing dari kamar mandi?

  1. Orangtua kita dan orang tua di sekitar kita umumnya menaburkan garam dapur di area-area yang biasanya menjadi tempat munculnya para cacing tadi. Selaput lender pada kulit cacing tidak tahan terhadap garam ini, sehingga biasanya mereka keluar dari sarangnya.
  2. Setelah cacing banyak yang keluar, kita guyur dengan air bersih dan membuangnya melalui saluran drainase.
  3. Gunakan karbol untuk membunuh cacing dan telur-telur cacing yang tertinggal.
  4. Bersihkan kamar mandi dengan deterjen secara rutin
  5. Usahakan kamar mandi selalu dalam kondisi kering jika tidak sedang dipakai.
  6. Usahakan tutup saluran drainase, saat kamar mandi tidak digunakan. Minimal gunakan saringan kawat pada mulut lubangnya.
  7. Tambal keramik yang retak dan ganti keramik yang pecah. Periksa kondisi nat keramik khususnya pada lantai dan area dinding yang sering terkena air. Jika nat keramik sudah habis, lapiskan semen putih atau semen anti bocor pada celah antar keramik.

 

Dengan cara-cara ini umumnya cacing akan enggan kembali lagi ke kamar mandi. Good luck!

Dirangkum dan ditulis kembali dari berbagai sumber.

  • By Admin
  • 19/04/2018

Recent Article

7 CARA MERAWAT MATA BOR

Kita perlu merawat mata bor yang kita pergunakan. Setiap benda buatan ...

7 CHECK POINT MENGHADAPI MUSIM HUJAN

7 Check Point Menghadapi Musim Hujan Musim hujan tiba, terlepas kit ...

MERAWAT RUMAH SELAMA MUSIM HUJAN

Karena musim hujan sudah tiba, berikut beberapa tips merawat rumah yan ...

JENIS-JENIS MATA BOR

Setelah kita mengerti cara memilih mesin bor yang tepat sesuai keperlu ...

Trending Article

7 CARA MERAWAT MATA BOR

Kita perlu merawat mata bor yang kita pergunakan. Setiap benda buatan ...

7 CHECK POINT MENGHADAPI MUSIM HUJAN

7 Check Point Menghadapi Musim Hujan Musim hujan tiba, terlepas kit ...

MERAWAT RUMAH SELAMA MUSIM HUJAN

Karena musim hujan sudah tiba, berikut beberapa tips merawat rumah yan ...

JENIS-JENIS MATA BOR

Setelah kita mengerti cara memilih mesin bor yang tepat sesuai keperlu ...