7 CARA BASMI CACING DI KAMAR MANDI

7 CARA BASMI CACING DI KAMAR MANDI

Kenapa ada cacing di kamar mandi? Bagaimana membasmi dan menghilangkan cacing dari kamar mandi?

Itu pertanyaan yang mungkin terlontar saat musim hujan tiba.

Saat musim hujan, apalagi saat deras-derasnya, rupanya ada beberapa hewan kecil yang ‘pindah’ ke dalam rumah. Saat tanah belum menyerap semua air hujan yang jatuh diatasnya, sarang hewan-hewan ini kebanjiran dan secara naluriah akan berpindah ke tempat yang lebih tinggi dan kering (tidak terendam air). Salah satu dari hewan itu ya cacing tadi.

Umumnya cacing hidup di area tanah yang lembab, basah dan becek. Nah, kamar mandi basah kita rupanya adalah salah satu tempat ideal baginya untuk hidup dan berkembang biak.

 

Lalu bagaimana bisa ada cacing di dalam kamar mandi?

  1. Cacing bukan hidup di atas keramik, melainkan muncul dari tanah di bawah keramik melalui sela-sela keramik (nat keramik). Jika ada retakan atau nat yang sudah habis terkikis, maka ada celah bagi cacing untuk lewat. Baik melalui dinding ataupun lantai keramik.
  2. Lubang pembuangan atau lubang drainase. Cacing menggunakan jalur ini karena biasanya tidak tertutup.
  3. Hal ini diperburuk dengan kondisi kamar mandi yang kotor dan becek. Kondisi ini mengundang cacing untuk masuk ke kamar mandi dan mencari sarang untuk meletakkan telurnya.
  4. Kondisi air kamar mandi yang kurang bersih. Jika menggunakan air dari PDAM, biasanya air sudah diproses dengan bahan kimia, sehingga dapat menghambat kehidupan cacing, tetapi itu juga bukan jaminan, karena belum konsistennya standar pengolahan air.

 

Bagaimana menghilangkan atau membasmi cacing dari kamar mandi?

  1. Orangtua kita dan orang tua di sekitar kita umumnya menaburkan garam dapur di area-area yang biasanya menjadi tempat munculnya para cacing tadi. Selaput lender pada kulit cacing tidak tahan terhadap garam ini, sehingga biasanya mereka keluar dari sarangnya.
  2. Setelah cacing banyak yang keluar, kita guyur dengan air bersih dan membuangnya melalui saluran drainase.
  3. Gunakan karbol untuk membunuh cacing dan telur-telur cacing yang tertinggal.
  4. Bersihkan kamar mandi dengan deterjen secara rutin
  5. Usahakan kamar mandi selalu dalam kondisi kering jika tidak sedang dipakai.
  6. Usahakan tutup saluran drainase, saat kamar mandi tidak digunakan. Minimal gunakan saringan kawat pada mulut lubangnya.
  7. Tambal keramik yang retak dan ganti keramik yang pecah. Periksa kondisi nat keramik khususnya pada lantai dan area dinding yang sering terkena air. Jika nat keramik sudah habis, lapiskan semen putih atau semen anti bocor pada celah antar keramik.

 

Dengan cara-cara ini umumnya cacing akan enggan kembali lagi ke kamar mandi. Good luck!

Dirangkum dan ditulis kembali dari berbagai sumber.

Cek harga klik disini

Untuk menerima update harga secara berkala

Share Post :

Latest Article

Trending Article

Related Article


RELATED PRODUCT

AM 152 Stone Coating Natural

AM 152 Stone Coating Natural

Rating :

Harga : Rp. 68.580

Wasser BN-630T

Wasser BN-630T

Rating :

Harga : Rp. 680.400

Wasser MBT-S610

Wasser MBT-S610

Rating :

Harga : Rp. 535.500

Propan Impra Bond IBW-630

Propan Impra Bond IBW-630

Rating :

Harga : Rp. 7.100

Rucika CAP (D)

Rucika CAP (D)

Rating :

Harga : Rp. 2.880

Toto Shower TX471SI

Toto Shower TX471SI

Rating :

Harga : Rp. 4.282.500

Toto Wastafel LW211CJ

Toto Wastafel LW211CJ

Rating :

Harga : Rp. 480.000

Toto Kran TX115LQBR

Toto Kran TX115LQBR

Rating :

Harga : Rp. 2.790.000

MAKITA 9227 C

MAKITA 9227 C

Rating :

Harga : Rp. 4.462.500

Onda A 803 CB

Onda A 803 CB

Rating :

Harga : Rp. 139.000