Sebelum kita bahas cara menghitung kebutuhan CON BLOCK, sudahkah kita tahu apakah CON BLOCK itu?

Con Block itu bata semen yang dipake untuk trotoar jalan. Con Block itu material yang digunakan untuk melapisi tanah di depan carport di depan garasi.

 

Oke. Mari kita bahas hal ini dulu…

Con Block atau CONCRETE BLOCK adalah material pelapis jalan (paving) area eksterior yang terbuat dari beton (concrete). Pelapis tanah ini sudah digunakan sejak zaman Romawi kuno. Seperti kita tahu peribahasa ini, “Semua jalan menuju ke Roma,” bangsa Romawi kuno dikenal sebagai pembuat banyak ruas jalan sebagai bentuk sarana penunjang logistik ekonomi dan pertahanan militer mereka. Beberapa ruas jalan Romawi itu masih ada hingga kini. Material paving yang mereka gunakan adalah batu solid, batu kapur, kerikil dan kerakal (kerakal: batuan kerikil yang agak besar).

 

 

Con Block juga kita kenal sebagai Paving Block. Concrete Block ini mulai digunakan pada pertengahan 1940-an di Negeri Belanda untuk melapisi jalan. Hal ini disebabkan oleh karena struktur tanah Negeri Belanda yang berada di bawah ketinggian permukaan laut sehingga cenderung mudah bergeser dan mudah amblas. Jika jalan dibuat dari beton cor, maka jalan tersebut nantinya akan pecah dan retak-retak. Oleh sebab itu mereka menggunakan paving block sehingga lebih fleksibel. Sebelum menggunakan concrete paving block, mereka menggunakan paving block yang terbuat dari batu alam ataupun batu bata merah.

Ukuran con block dibuat menyerupai batu bata merah, yaitu 10x20 cm sehingga sangat ekonomis dalam penggunaan dan juga kuat.

Walaupun concrete paving block atau con block saat ini dipasarkan dalam berbagai bentuk, mari kita bahas cara menghitung kebutuhan con block yang berbentuk balok persegi panjang sebagai gambaran tentang cara umum menghitung kebutuhan con block.

Cara umum menghitung kebutuhan con block adalah dengan membagi luas area yang akan dipasangi con block dengan luas dari satu con block.

Kita ukur dulu area yang akan dipasangi con block: misalkan area yang berfungsi sebagai carport berukuran panjang 5 meter dan lebar 3 meter.

Luas area tersebut: 5 m x 3 m = 15 m2.

Luas satu con block: 10 cm x 20 cm =200 cm2 = 0,02 m2.

Kebutuhan Con Block: 15 m2 : 0,02 m2 = 750 buah.

Harga con block misalkan sekitar Rp 80.000/ m2. Berarti biaya pembelian con block untuk area seluas 15 m2 adalah: 15 x 80.000 = Rp 1.200.000,-

Nah, sekarang kita sudah mengetahui cara menghitung kebutuhan con block.

  • By Admin
  • 11/10/2018

Recent Article

7 CARA MERAWAT MATA BOR

Kita perlu merawat mata bor yang kita pergunakan. Setiap benda buatan ...

7 CHECK POINT MENGHADAPI MUSIM HUJAN

7 Check Point Menghadapi Musim Hujan Musim hujan tiba, terlepas kit ...

MERAWAT RUMAH SELAMA MUSIM HUJAN

Karena musim hujan sudah tiba, berikut beberapa tips merawat rumah yan ...

JENIS-JENIS MATA BOR

Setelah kita mengerti cara memilih mesin bor yang tepat sesuai keperlu ...

Trending Article

7 CARA MERAWAT MATA BOR

Kita perlu merawat mata bor yang kita pergunakan. Setiap benda buatan ...

7 CHECK POINT MENGHADAPI MUSIM HUJAN

7 Check Point Menghadapi Musim Hujan Musim hujan tiba, terlepas kit ...

MERAWAT RUMAH SELAMA MUSIM HUJAN

Karena musim hujan sudah tiba, berikut beberapa tips merawat rumah yan ...

JENIS-JENIS MATA BOR

Setelah kita mengerti cara memilih mesin bor yang tepat sesuai keperlu ...